Agromining : Potensi Sekam Padi
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 1262
Agromining : Potensi Sekam Padi
Tertulis dalam kitab pertanian kuno : Bila petani berhenti menanam, tukang kayu tidak bisa membangun rumah, tukang roti berhenti memasak. Bila kitab tersebut ditulis lagi di jaman bio-economy ini, daftarnya akan semakin panjang : ...produsen komputer dan handphone berhenti produksi, mobil-mobil berhenti berjalan, manusia yang sakit ridak bisa disembuhkan dst.
Mengapa profesi ini begitu penting? Karena disanalah awal kehidupan kita, yaitu ketika kita bisa makan. Sayangnya penghargaan kita ke mereka sangatlah kurang. Harga naik sedikit, supplynya kurang sedikit sudah dihantam dengan serbuan produk impor. Kerika para pemimpin dunia menegosiasikan trade agreement, kepentingan petani sering tidak terwakili.
Non-Carbo Hampers
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 1277
Non-Carbo Hampers
Di musim sliwerannya hampers atau parcel menjelang lebaran, selalu ada yang tidak bisa ikut menikmatinya, mengapa?
Mayoritas hampers berisi kue-kue yang high energy density, kaya carbo/gula dan sejenisnya. Sedangkan begitu banyak orang yang harus diet gula karena diabetes, overweight atau sekedar ingin mengontrol asupan energi yang dikonsumsinya.
Maka hampers yang satu ini bisa menjadi jawaban bagi Anda yang hendak mengirimkan hampers untuk eyang, mertua, pak de, bu de dan rekan kerja Anda - yang karena satu dan lain hal tidak bisa menikmati hampers yang biasa.
Divine Fuels
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 1251
Divine Fuels
Ketika Ibnu Katsir 7 abad silam berusaha menjelaskan kayu bakar yang menjadi mataa’al lil mukwin - kenikmatan bagi orang yang melakukan perjalanan, dia menjelaskan kayu yang dipakai untuk suluh dalam perjalanan di malam hari, atau kayu yang dibawa dipunggung unta/kuda untuk memasak ketika musafir beristirahat, dan itu benar sesuai jamannya. Kayu sebagai bahan bakar/energi yang disebut di Al-Qur’an (36:80 dan 56:71-73), selalu benar sesuai jamannya.
Di jaman kita saat ini, tentu interpretasinya berbeda. Kita tidak bisa ‘menikmati’ kayu yang kita taruh di mobil kita untuk suluh atau untuk memasak bekal di perjalanan, tetapi hakekat kayu atau bahasa umum kita sekarang biomasa/lignoselulosa sebagai energi tetap valid.
Transisi (Hijrah) Energi : Dari BBM Ke BBB
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 1168
Transisi (Hijrah) Energi : Dari BBM Ke BBB
Sebagai salah satu agenda KTT G20 di Bali akhir tahun ini, dimana Indonesia yang diamanahi untuk memimpin, Indonesia sebenarnya juga sangat berpeluang untuk memimpin arah transisi energi dunia.
Bukan hanya karena kita yang ketiban peran untuk memimpin sidang, tetapi segala sumber daya untuk transisi energi itu ada di negeri ini. Bahkan sumber daya terbaik yaitu sumber daya hayati itu paling melimpah di negeri ini.
Kalau kita mau hijrah dari ketergantungan pada BBM (Bahan Bakar Minyak) yang selain cadangannya terus menyusut, selagi masih adapun harus ditekan penggunaannya karena emisi CO2-nya, apa pengganti BBM yang ideal?
Energy and Poverty
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 1115
Energy and Poverty
Ada korelasi langsung antara konsumsi energi dengan kemakmuran penduduk negeri, secara umum semakin tinggi tingkat kemakmuran suatu negeri semakin tinggi pula konsumsi energinya.
Dari sisi konsumsi energi ini, kita tergolong sangat rendah saat ini. Konsumsi energi kita baru di kisaran 1,100 kWh/kapita/tahun. Bandingkan ini dengan tetangga terdekat kita seperti Malaysia (4,600) dan Singapore (8,900).
Namun di era sustainability, konsumsi energi yang rendah ini juga tidak berarti buruk, karena hikmahnya berarti rata-rata orang di negeri ini juga sangat rendah emisi CO2-nya dibandingkan dengan saudara-saudara kita di negeri jiran.
Di sisi lain ini juga menjadi kesempatan terbaik bagi kita untuk menumbuhkan ekonomi dengan penyediaan energi yang terkendali, challenge-nya adalah bagaimana ekonomi tumbuh, energi tersedia dengan cukup, namun emisi tidak harus ikut tumbuh bersamanya.
Kesempatan untuk memperkenalkan energi bersih bagi mayoritas penduduk kita - mumpung kebutuhannya masih bisa dipenuhi dari energi bersih ini. Bahkan bila masyarakat dilibatkan dalam ekonomi energi ini sebagai subjek, bukan lagi hanya sebagsi objek - maka secara otomatis masyarakat akan mrnikmati pertumbuhan ekonomi bersamaan dengan peningkatan kebutuhan energi itu sendiri.
Di sinilah letak strategisnya BioHydrocarbon yang kami perkenalkan, masyarakatlah yang akan menanam pohonnya, mengolah hasilnya dan mereka sendiri yang akan menggunakan energi yang meteka hasilkan.
Daerah-daerah atau pulau paling terpencil-pun akan mampu memproduksi energi mereka sendiri, energi bersih yang tumbuh seiring pertumbuhan ekonomi mereka.




