BioLite Commercialization Opportunity
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 843
BioLite Commercialization Opportunity
Fosil khususnya minyak bumi adalah zat alam yang paling banyak dikambing-hitamkan sekaligus juga paling banyak dibutuhkan. Dikambing-hitamkan sebagai penyebab emisi CO2, pemanasan global sampai perubahan iklim. Pada saat bersamaan sangat banyak dibutuhkan karena jutaan kendaraan, kapal dan pesawat terbang yang diproduksi setiap tahun hingga kinipun masih mengandalkan minyak bumi dari fosil ini sebagai bahan bakar utamanya.
Transisi energi yang menjadi agenda pembicaraan para pemimpin dunia, hanya akan berjalan efektif dan cepat - bila kita bisa menggantikan Bahan Bskar Minyak tersebut dengan bahan bakar sejenis namun yang bersifat renewable, sustainable dan carbon neutral. Hanya dengan bahan bakar baru inilah jutaan kendaraan, kapal dan pedawat terbang baru tersebut bisa tetap terus digunakan tanpa perubahan apapun pada mesinnya.
Toward Net-Zero World
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 916
Toward Net-Zero World
Tahun 2050 masih jauh, tetapi apa yang telah disepakati lebih dari 100 pemimpin dunia November tahun lalu akan segera berdampak (mungkin malah sudah) pada organisasi Anda.
Seperti vaksin di masa pandemi, Anda tidak bisa kemana-mana tanpanya. Demikian pula Net-Zero compliance, akan segera diperlukan bila usaha Anda butuh dukungan perbankan, asuransi dan bahkan juga untuk bisa masuk pasar tertentu.
Net-Zero compliance tidak harus menjadi beban, malah sebaliknya, bisa menjadi peluang bagi organisasi yang bergerak ke arah sana. Perhatikan 8 langkah menuju Net-Zero yang kami siapkan di New Energy Asia untuk mitra-mitra kami di bawah.
Mayoritas dari 8 langkah tersebut akan berdampak positif bagi internal organisasi itu sendiri. Akan beroperasi lebih efisien pada penggunaan energi awalnya, dan akan berdampak luas pada operasi perusahaan secara keseluruhan akhirnya.
Limbah Dari Limbah Yang Lebih Mahal Dari Produk Aslinya
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 901
Limbah Dari Limbah Yang Lebih Mahal Dari Produk Aslinya
Believe it or not, tetapi inilah kenyataannya. Kelapa kita dijual gelondongan ke pasar ekspor di kisaran harga Rp 3,500/ butir. Kalau diolah jadi minyak goreng sekitar Rp 30,000,-/liter. Limbah batoknya kalau dijadikan arang berharga sekitar Rp 7,500/kg.
Tetapi limbah dari limbahnya, yaitu asap cair yang ditampung dari proses pembuatan batok arang kelapa, setelah dimurnikan seperti dalam foto, harganya sangat variatif dari puluhan ribu sampai ratusan ribu rupiah! Jadi limbah dari limbahnya ternyata justru paling mahal.
Itulah proses valorization dari limbah atau limbah dari limbah di sekitar kita, yang bila dilakukan akan membentuk ekonomi sirkuler yang berlipat nilainya dari satu sumber daya yang sama.
Mengapa asap cair kelapa ini berharga? Didalamnya terdapat antara lain senyawa phenols yang diciptakan Allah untuk melindungi sang jabang bayi kelapa (buah adalah calon jabang bayi tanaman), agar dia bisa survive dari segala macam penyakit yang ada di alam.
Green Waqf Support for Energy Transition Project
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 817
Green Waqf Support for Energy Transition Project
Sering dipersepsikan kalau lembaga wakaf mendatangi korporasi besar atau institusi, itu dalam konteks mencari dana. Tidak harus demikian, bisa sebaliknya juga - Green Waqf misalnya, kami siap nendatangi Anda untuk menawarkan solusi pendanaan atas project-project Anda! Wah, keren bukan?
Begini kriteria projectnya - utamanya industri oil & gas, industri pertambangan dan industri besar yang nembutuhkan banyak energi. Kedua industri Anda punya visi energy transition, yaitu pingin berubah menjadi industri yang hijau, tidak lagi mencemari udara dengan emisi CO2, tetapi mentargetksn menjadi carbon neutral minimal, syukur-syukur menjadi carbon negative.
Toward the Cleanest the Cheapest
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 1394
Toward the Cleanest the Cheapest
Bila sekarang energi bersih itu cenderung lebih mahal dari energi fosil yang kotor, bisa jadi itu karena kepentingan segelintir orang atau kelompok, bisa jadi pula karena kekurang-dalaman riset kita akibat biaya riset yang hanya sekitar 0.23% dari GDP.
Energi yang kita gunakan sekarang adalah fosil yaitu berupa hydrocarbon, hydrocarbon yang sama melimpah di sekitar kita berupa sskam dan limbah pertanian lainnya, limbah hutan dan bahkan limbah perkotaan.
Perhatikan grafik di bawah contohnya, hampir separuh dari kandungan sekam adalah hydrocarbon (atom H dan C), biomasa lain pada umumnya sedikit lebih tinggi dari ini. Kalau kita bisa mengambil separuh saja dari ini sebagai bahan bakar baru berupa Bio-Hydrocarbon, bukankah kita akan dapat bahan bakar yang sangat murah?




