Biyadi Ka Al Khair : Cara Terbaik Dalam Mesikapi Masalah…
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 8007

Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)." (QS 3 :26-27)
Saya ada saudara yang memiliki penyakit langka sejak usia SMA. Konon penyakit ini timbul karena sewaktu SMP tahun 60-an, sebagai seorang muslim anak kyai dia sering dihajar dan kepalanya dibentur-benturkan ke tembok oleh anak-anak PKI yang waktu itu lebih kuat di daerahnya.
Penyakit ini menyebabkan dia sering tidak sadar diri secara mendadak, dimana saja dan kapan saja. Berpuluh tahun dia berobat dengan seluruh ahli terbaik yang ada di negeri ini (dia sendiri seorang dokter spesialis) tidak satupun yang bisa menjelaskan dengan pasti penyakit dia ini, dan tentu juga tidak bisa disembuhkan oleh dokter-dokter terbaik lha wong diketahui saja penyakitnya tidak.
New Business Model : Bisnis Yang Tidak Pernah Merugi…?
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 10650
Di dunia business modern, sukses tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan produk baik berupa barang atau jasa. Sukses bisnis bisa dilahirkan dari produk barang atau jasa yang ‘biasa-biasa’ saja tetapi yang dibawakan secara luar biasa.
Di masa kecil saya sampai SMA misalnya, tidak kebayang kita minum air putih harus beli. Di kantin sekolah yang harus beli kalau kita minum cendol, dawet, es sirup dan sejenisnya. Tetapi sejak air putih dikemas dalam botol dan kemudian juga dalam gelas, maka air putih yang biasanya gratis ini kini menjadi barang dagangan yang laris manis lebih laris dari kacang goreng.
Contoh lain business model yang dekat dengan kita adalah koin emas. Di pusat-pusat perdagangan emas di Jakarta, di Melawai, Cikini dan lain sebagainya – Anda bisa jumpai banyak koin emas dari berbagi model di toko-toko. Kalau Anda tanya si engkoh yang jaga toko – apakah koin-koin emas tersebut laris dibeli orang ?, jawabannya pasti tidak. Terkadang kolektor datang mencari koin tertentu, tetapi ini sangat jarang. Jadi tempatnya sudah berada di pusat perdagangan emas yang mudah dijangkau, produknya indah dengan kadar yang bagus – tetapi jarang dibeli orang.
Susu Bersih Diantara Kotoran dan Darah…
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 8677

Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara kotoran dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya. (QS 16 : 66)
Saya mungkin termasuk orang yang sangat kurang minum susu sepanjang hidup saya; waktu saya kecil di desa, saya hanya minum ASI ibu saya sampai usia satu tahun lebih sedikit karena keburu lahir adik saya. Selepas itu sebagai anak miskin desa, keluarga kita tidak biasa membeli susu karena terlalu mahal bagi keluarga-keluarga miskin di desa.
Setelah dewasa, dan alhamdulillah sebenarnya saya mampu membeli susu, namun inipun tidak saya lakukan – kecuali hanya untuk anak-anak kita – karena susu bukan-lah minuman yang popular bagi orang-orang segenarasi saya. Banyak orang dewasa seusia saya yang tidak suka minum susu, mungkin karena sedari kecil memang tidak dilatih minum susu, atau mungkin juga karena politik dagang yang tidak mengunggulkan susu (khususnya susu segar) sebagai pilihan minuman yang menyehatkan.
Beberapa tahun terakhir setiap kali i’tikaf di Masjidil Haram; saya menjadi terbiasa berbuka dengan susu segar, karena ketika menjelang magrib di Masjidil Haram selain air zamzam, susu segar inilah yang banyak dibagikan oleh para penyedia iftor. Saya sempat bertanya mengapa banyak sekali susu dibagikan gratis untuk berbuka para shaimin (orang yang berpuasa) ?, bukan aneka ragam juice atau soft drink misalnya yang rata-rata orang jaman ini lebih suka ?, ternyata memang susu inilah minuman terbaik yang disebutkan di Al-Qur’an seperti dalam ayat tersebut diatas.
Susu yang disebut sebagai minuman bersih yang mudah dicerna dalam ayat tersebut tentu yang dimaksud adalah susu murni yang belum dicampur oleh berbagai zat macam-macam , menjadi susu bubuk yang kita tidak tahu lagi riwayatnya - sudah diisi apa saja misalnya susu bubuk ini ? Wa Allahu hu A’lam.
Productivity Agent : Makmur Bersama Tetangga…
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 8197

Dari Aisyah Radhiyallahu 'anha berkata : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda. "Artinya : Jibril terus menerus berwasiat kepadaku untuk berbuat baik terhadap tetangga, sampai-sampai aku mengira dia akan menjadikannya sebagai ahli waris". Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (6014) dan Muslim (2624).
Keindahan Islam akan terasa semakin indah bila setiap detil ajaran agama ini bisa kita implementasikan/amalkan dalam berbagai kehidupan sehari-hari. Dalam hidup bertetangga sehari-hari misalnya, di hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mewasiatkan secara terus menerus (untuk menekankan keseriusan) agar kita berbuat baik kepada tetangga.
Dalam hadits lain dari Anas Radhiyallahu 'anhu dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda "Artinya : Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, tidaklah seorang hamba itu beriman, sehingga dia mencintai tetangganya -atau berkata : saudaranya- sebagaimana dia mencintai dirinya". Juga ada hadits lain lagi yag artinya “Tidaklah disebut mukmin orang yang kenyang sedangkan tetangga di sampingnya kelaparan".
Menurut jumhur ulama, dalam Islam yang disebut tetangga adalah tetangga dalam radius 40 rumah (ke kanan, kiri, depan dan belakang) atau berarti 160 rumah sekitar kita.
Dinar Untuk Investasi Korporasi …
- Details
- Category: Dinar/Emas
- Hits: 7808

Sejak IMF mentabukan penggunaan emas sebagai referensi mata uang dunia akhir 1971; emas seolah-olah menghilang dari khasanah investasi para pengelola dana korporasi. Namun kini perlahan tetapi pasti korporasi-korporasi dunia mulai melirik kembali emas sebagai investasi, setelah dunia babak belur dengan saham, depresiasi nilai mata uang kertas dan berbagai ketidak pastian investasi lainnya.
Sayangnya di negeri ini ‘ketabuan’ nampaknya masih mendominasi instrumen investasi yang satu ini, sampai-sampai berbagai peraturan pemerintah-pun luput dari mengaturnya. Contohnya belum lama ini teman-teman di industri asuransi diskusi dengan saya, ternyata tidak atau belum ada aturan yang mengatur bagaimana investasi emas ini diperlakukan kaitannya dengan pengelolaan Risk Based Capital (RBC) atau kalau di bank Capital Adequacy Ratio (CAR).
Seandainya diperkenankan, apakah investasi Dinar emas ini menarik bagi perusahaan asuransi misalnya ?; data riil yang kami kumpulkan dua tahun terakhir menunjukkan investasi ini sangat-sangat menarik.
Karena investasi asuransi harus liquid, maka mayoritas industri asuransi sampai saat ini masih meng-investasikan dananya di deposito dan diatur sedemikian rupa sehingga setiap saat ada yang bisa dicairkan untuk membayar klaim. Karena komposisi terbesarnya deposito, maka hasil investasi asuransi-pun rata-rata hanya sedikit diatas deposito. Artinya investasi dana asuransi saat ini hanya berada di kisaran hasil 9 % per tahun.
Bandingkan dengan kinerja Dinar dalam grafik diatas; setelah dipotong biaya jual beli 4 %-pun hasil Dinar masih jauh dari invesatsi rata-rata perusahaan asuransi. Lebih jauh lagi perbedaannya apabila investasi yang digunakan adalah investasi jangka panjang dua tahun misalnya; ketika investasi konvensional mereka hanya mendapatkan hasil belasan persen saja, Dinar bisa memberikan hasil sampai 45%.