Kelapa Dua Raya 189 Depok, Jawa Barat 16951 Indonesia
+(62) 856-93-010101 admin@geraidinar.com
Mon - Fri 8.30 - 16.00 National Holiday Closed

Tanpa terasa sudah lebih dari lima tahun situs ini hadir sejak kemunculannya pertama dalam bentuk blog akhir 2007. Awalnya dimaksudkan untuk meng-edukasi masyarakat tentang Dinar – Dirham, Investasi dan Ekonomi Syariah. Namun dalam perkembangannya, mayoritas tulisan di situs ini berubah menjadi tentang entrepreneurship dan dunia usaha pada umumnya. Tentu ini bukan karena kebetulan, tetapi memang sudah seharusnya kesanalah kita menuju.

Bayangkan Anda berjalan atau mengemudikan mobil di jalan yang lurus dari A ke B, jalan yang tidak ada belokan dan tidak bercabang – mungkinkah Anda tersesat ?. Anda tidak mungkin tersesat, tetapi belum tentu Anda sampai ke tujuan. Sampai tidaknya Anda ke tujuan tergantung dengan fit tidaknya Anda untuk menempuh perjalanan itu dan perbekalan yang Anda miliki. Prinsip menempuh jalan lurus ini berlaku untuk seluruh aspek kehidupan kita.

Pada tahun 1952 Florence May Chadwick berusaha untuk menjadi wanita pertama yang berenang sejauh 26 miles  dari pantai California ke pulau Catalina - hampir sama dengan jarak Jakarta-Bogor !  Setelah berenang 15 jam di laut yang sangat dingin dan sesekali berpapasan dengan ikan hiu, dia mulai ragu apa bisa sampai ke pantai karena jarak pandangnya yang terhalang oleh kabut tebal. Dia terus berenang sampai satu jam kemudian dan akhirnya menyerah. Duduk termenung di kapal yang menyelamatkannya, dia menyesal setelah mengetahui pantai yang dituju sebenarnya hanya kurang dari 1 mile lagi - jarak pandang menghalanginya untuk sampai tujuan.

Seorang pendaki gunung nan gagah berani mendaki sendirian puncak yang sangat tinggi. Di tengah pendakiannya tiba-tiba kabut tebal menutupi jarak pandangnya, dia terperosok ke jurang sempit yang gelap gulita. Setelah sempat pingsang, dia tersadar sedang bergantung pada tali yang mengikat pinggangnya. Hal pertama yang dia ingat adalah untuk memohon pertolongan kepadaNya.

Meskipun bukunya Robert Kiyosaki CASHFLOW Quadrant dibaca puluhan jutaan orang, ternyata memang tidak mudah untuk pindah dari satu quadrant ke quadrant berikutnya.  Menjadi lebih sulit lagi dan belum tentu berguna manakala kita tidak memiliki motivasi yang benar dalam berpindah quadrant tersebut. Maka ada cara yang lebih mudah untuk pindah quadrant ini yaitu bila kita memiliki motivasi yang benar, salah satu yang bisa kita contoh adalah pindah quadrantnya Imam Abu Hanifah.