Kelapa Dua Raya 189 Depok, Jawa Barat 16951 Indonesia
+(62) 856-93-010101 admin@geraidinar.com
Mon - Fri 8.30 - 16.00 National Holiday Closed

Sebagian dari wilayah Indonesia saat ini masih mengalami kekeringan dan para petani berhenti bercocok tanam karena kekurangan air. Di perkotaan, masyarakat miskin yang tidak memiliki akses air tanah atau air PAM membayar jauh lebih mahal air-air dari tangki dan dalam jirigen-jirigen.  Di musim yang lain , dalam beberapa bulan kedepan masyarakat perkotaan akan mengkawatirkan hujan yang datang dan membanjiri wilayah mereka. Petani juga demikian, panenan bisa gagal karena kebanjiran. Lantas apa yang salah ?, tidak bisakah kita mengelola air sehingga tetap cukup di musim kering dan tidak banjir di musim hujan ?.

 

 Bagi peserta  mabit Post I’tikaf Follow Through hari ini, disampaikan agenda sebagai berikut :

 

Waktu

Acara

Sabtu 01/10/11

 

14 :00

Berangkat dari Citragrand D 3 no 28 Cibubur, bagi yang mau berangkat bareng.  Yang langsung ke lokasi silahkan lihat peta dibawah.

 

16:00 – 18:00

Registrasi Di Lokasi : Pesantren Wirausaha Daarul Muttaqiin – Jonggol Farm/Kebun Anggrek Rawagede – Singajaya - Jonggol

 

18:00 – 19:00

Ishoma dan Makan Malam

 

19:30 – 22:00

“Belajar Dari Sejarah : Pendaratan Thariq Bin Ziyad, Kebangkitan dan Keruntuhan Islam di Andalusia” . DR. Adian Husaini.

 

Ahad 02/10/11

 

03:00 – 04.00

Qiyamul lail

 

05:45 – 07:00

“Membangun Kemakmuran Berbasis Al-Qur’an, Sunnah dan Sirah – Mulai Dari Yang Kita Bisa…”. M. Iqbal

 

07:00 – 08 :00

Ishoma dan Makan Pagi

 

08:00 – 12:00

“Budidaya Alfalfa dan Potensinya…” . Prof. Reza ; M. Iqbal & Team.

 

12:30 – 14:00

Penutup, Makan Siang dan Pembagian Bibit Alfalfa

 

 

Peta Lokasi

 

Lihat Peta Besar di www.jonggolfarm.com/JF.jpg 

Ketika membaca bagaiamana Luqman menasihati anaknya : " …Wahai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya)…”, mungkin tidak mudah bagi kita untuk langsung menangkap dampak dari perbuatan seberat biji sawi tersebut. Tetapi bagi yang mau menekuni pertanian, dampak yang luar biasa dari sebuah biji (apapun) ini  akan lebih mudah dipahami. Bahkan problem yang sangat berat di dunia saat ini, yaitu krisis pangan yang bisa melanda lebih dari 1 milyar orang – insyaAllah bisa diatasi mulai dari  biji-biji ini.

 

Bulan April lalu IMF me-release perkiraannya tentang GDP per kapita negara-negara di dunia sampai lima tahun  mendatang atau 2016. Dari 183 negara anggota IMF, menurut mereka ini Indonesia pada tahun 2011 diperkirakan memiliki GDP per kapita sebesar US$ 4,657,- dan pada tahun 2016 meningkat menjadi US$ 6,556,-. Ini menjadikan Indonesia negara ‘termakmur’ nomor 118 dari 183 negara anggota IMF – bila diukur dari pendapatan per kapita-nya. Tetapi yang penting bukan angka-angka atau urutan ini, yang lebih penting adalah apakah kita bisa menjadikannya pelajaran ?.

 

Mungkin karena alamat email saya published di web ini antara lain, setiap hari saya kebanjiran email yang tidak semuanya diharapkan. Di antara email-email yang tidak diharapkan ini pada umumnya adalah spam yang menawarkan berbagai produk barang dan jasa.  Bahkan akhir-akhir ini ada trend baru email yang menawarkan rezeki nomplok dengan berbagai kemudahannya, kalau kita percaya email-email semacam ini – seolah kita semua tidak perlu bekerja. Tetapi layak-kah email-email semacam ini dipercaya ?. Dalam hal urusan rezeki ini hanya ada satu sumber yang sepenuhnya bisa dipercaya – yaitu dari Yang Maha Pemberi  rezeki itu sendiri. Hanya dengan memahami dan mengamalkan  petunjukNya, pencarian dan pengelolaan rezeki ini bisa optimal.