Kelapa Dua Raya 189 Depok, Jawa Barat 16951 Indonesia
+(62) 856-93-010101 admin@geraidinar.com
Mon - Fri 8.30 - 16.00 National Holiday Closed

Saat ini kita menggunakan Rupiah, Dollar, Euro, Riyal dlsb. dan mengira itulah uang. Apa yang kita kenal sebagai uang ini sesungguhnya hanyalah currency atau alat tukar sesaat. Untuk menjadi uang yang sesungguhnya, sesuatu itu harus bisa memerankan tiga hal sekaligus yaitu medium of exchange, unit of account dan store of value. Rupiah, Dollar, Euro dlsb, tidak bisa memerankan ketiga fungsi tersebut karena nilainya terus menyusut. Sesuatu yang menyusut tidak bisa menjadi unit of account, apalagi store of value. Jadi apa yang bisa berperan menjadi uang yang sesungguhnya ?

Hurun Project adalah project yang di-create Startup Center – Depok yang paling kolosal sejauh ini. Betapa tidak, untuk menyiapkan project ini saja saya sendiri harus berguru ke dua negara – yaitu Perancis untuk industri parfum-nya, dan Jepang untuk industri organic farming-nya. Sejumlah materials untuk project ini juga masih harus didatangkan dari dua negara tersebut dan sejumlah negara lainnya. Namun Alhamdulillah project yang persiapannya saja perlu waktu dua bulan sejak kami perkenalkan lewat tulisan Huurun Project : Productivity@Home  tersebut, kini insyaAllah siap diluncurkan.

Ada setidaknya dua jenis minuman beraroma harum di surga yang kabarnya sampai ke kita yang masih hidup di dunia ini yaitu minuman yang dicampur dengan kaafuur (QS 76:5), dan minuman dari nectar yang disegel dengan kesturi (QS 83 : 25-26). Yang kedua ini disebut Ar-Raheeq Al-Makhtum – The Sealed Nectar,  mengilhami Saifur-Rahman Al-Mubarakpuri untuk menulis siroh lengkap Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam – yang pada tahun 1979 dinilai oleh Muslim World League sebagai biography terbaik untuk uswah kita tersebut. Dari The Sealed Nectar yang sama saya melihat peluang untuk membawakan Islamic Agriculture To The Next Level.

Ketika kakek-nenek moyang kita yang pertama – Adam dan Hawa – masih di surga, mereka sudah dibekali ilmu dan peringatan yang kelak akan bisa menyelamatkannya di dunia. Ilmu yang dibekalkan antara lain adalah ilmu hayat atau ilmu kehidupan (QS 2:31), sedangkan peringatan yang diberikan adalah tentang adanya musuh abadi kita yaitu iblis ! Musuh Adam dan Hawa di surga ini  juga musuh kita di dunia, ternyata sangat dekat kaitannya dengan segala macam kesusahan ekonomi – dalam pengertian pemenuhan kebutuhan manusia yang paling mendasar seperti sandang, pangan dan papan.

Apa yang bisa Anda jual ke pasar ketika semuanya sudah ada ? apa yang bisa Anda berikan ke orang-orang yang sudah memiliki segalanya ? Jawabannya mungkin sama, yaitu sudut pandang yang berbeda. Barangnya secara fisik tetap sama dengan yang sudah ada di pasar, atau yang sudah  mereka miliki – hanya diberi sisi lain yang selama ini mungkin tidak terlihat. Itulah kurang lebih yang saya pelajari sekaligus tawarkan ke masyarakat pertanian dan teknologi Jepang, ketika mereka mengundang saya untuk datang ke negeri ini sepekan terakhir.