Kelapa Dua Raya 189 Depok, Jawa Barat 16951 Indonesia
+(62) 856-93-010101 admin@geraidinar.com
Mon - Fri 8.30 - 16.00 National Holiday Closed

Sudah kurang lebih setengah abad penduduk negeri ini makan beraneka ragam makanan yang berbahan baku impor seperti gandum. Ini seharusnya menggelitik pikiran kita, mengapa kita memilih bahan makanan impor ini ? Kalau memang karena rasa atau keunggulan lainnya, mengapa kita tidak menanamnya sendiri selama ini ? dan berbagai pertanyaan lainnya. Pertanyaan-pertanyaan ini sesungguhnya terjawab dengan sejumlah kasus korupsi yang melibatkan petinggi negeri ini – yang terkait dengan impor pangan.

Sekitar tiga tahun lalu saya mulai banyak sekali menulis tentang zaitun, termasuk memperkenalkan cara-cara pembibitannya dengan teknik yang disebut micro-cutting. Tidak terhitung jumlahnya pohon zaitun yang dibiakkan dengan cara tersebut yang hingga kini sudah ditanam masyarakat. Hingga saat ini memang zaitun-zaitun tersebut belum berbuah, namun sebagi pohon yang dikabarkan keberkahannya dalam Al-Qur’an (QS 24:35) – insyaAllah Anda sudah bisa merasakan keberkahannya kini. Bagaimana caranya ?

Beberapa tahun lalu Bloomberg mengolah data dari PBB, WHO dan Worldbank untuk kesehatan, hasilnya dituangkan dalam bentuk ranking negeri-negeri yang paling sehat sampai negeri yang paling tidak sehat. Dari 145 negara yang di-rangking, yang paling sehat adalah Singapore dan yang paling tidak sehat adalah Swaziland. Indonesia berada di urutan 90 dan Amerika Serikat berada di urutan no 33, yang menarik sekali adalah ternyata urusan sehat ini tidak terkait dengan besarnya biaya kesehatan yang kita keluarkan.

Kehadiran bahasa peradaban keempat itu kini benar-benar sudah di depan pintu, Anda kini sudah bisa menyampaikan pesan-pesan penting dalam bentuk aroma alami yang dirancang khusus untuk itu. Tidak kurang dari perusahaan telekomunikasi terbesar negeri ini, bank dan bahkan holding company dari negeri jiran terdekat kita kini tengah bersiap memasuki era komunikasi peradaban keempat, melalui kantor-kantor mereka yang diberi aroma khusus sebagai salah satu dari bagian dari corporate identity mereka. Dan Andapun bisa melakukannya.

Sudah ribuan tahun ketaatan Nabi Ibrahim ‘Alaihi Salam menjadi contoh bagi ketaatan umat-umat sesudahnya, bahkan secara specifik Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-pun diperintahkan untuk mengikuti agama Ibrahim yang hanif (QS 16:123). Maka tidak habis-habisnya kisah Ibrahim itu menjadi inspirasi, juga bagi umat akhir jaman yang hidup dalam perkembangan teknologi yang sudah sangat maju ini. Salah satu inspirasi itu adalah apa yang saya sebut Visi Ibrahim.