Planet Jamur : Lets Do It Together…
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 9816

Sejak kami gagas bersama salah satu angkatan Pesantren Wirausaha, alhamdulillah Project Planet Jamur untuk mengolah rizky dari langit ini terus mengalami kemajuan. Selain sudah bisa menghasilkan jamur yang dijual mentah, proses pembibitan jamur juga sudah mulai bisa dilakukan sendiri di lokasi Pesantren Wirausaha Daarul Muttaqiin - Jonggol.
Namun melihat potensi jamur yang luar biasa sebagai sumber protein yang sehat dan murah bagi umat ini, kami ingin gerakan jamur ini bisa bersifat massal dan cepat. Kami berharap pepatah yang kita kenal sejak SD dahulu “Bagaikan Jamur Di Musim Hujan…” benar-benar bisa kita aktualisasikan secara harfiah dengan munculnya jamur dimana-mana.
Mengapa kita pilih Jamur sebagai bentuk kontribusi kita bagi pemenuhan kebutuhan protein yang sehat dan murah untuk umat ini ?, berikut adalah beberapa alasan diantaranya :
1. Jamur mengandung kombinasi yang komplit antara protein, vitamin dan mineral. Lebih komplit dari tempe dan ayam.
2. Jamur mengandung 9 asam amino esensial yang tidak bisa dihasilkan sendiri di dalam tubuh kita.
3. Jamur berserat tinggi sehingga bagus untuk pencernaan.
4. Kandungan protein jamur (19%- 35% dari berat kering) lebih tinggi dari beras (7.3%) , gandum (13.2%) dan bahkan bisa lebih tinggi dari susu sapi (25.6%).
Déjà vu: Membumikan Ide Menjadi Realitas…
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 7345

Déjà vu adalah sebuah frasa Perancis yang artinya secara harfiah adalah "pernah lihat". Maksudnya mengalami sesuatu pengalaman yang dirasakan pernah dialami sebelumnya. Fenomena ini juga disebut dengan istilah paramnesia dari bahasa Yunani para yang artinya adalah "sejajar" dan mnimi yang artinya "ingatan".
Ketika di akhir pekan ini saya menemukan buku dengan judul Your Idea, Inc. (Adamsmedia, 2010) karya orang biasa yang kemudian menjadi pengusaha Sandy Abrams setelah mendirikan dan mengkomandoi sendiri perusahaan yang kini raksasa bernama Mositure Jamzz – saya seperti mengalami déjà vu tersebut. Dua belas langkah yang diuraikan Sandy yang menuturkan pengalamannya dalam mengaktualisasikan ide besar dia menjadi sebuah realitas pasar – bagi saya istilah anak betawinya “gue banget” – karena hampir keseluruhan hal yang dia tuturkan tersebut juga pernah saya alami/lakukan.
Kalau langkah-langkah ini cocok untuk Sandy Abrams, cocok untuk saya – maka barangkali langkah-langkah inipun bisa memandu Anda dalam membumikan ide besar Anda menjadi realitas. Berikut 12 langkah yang dilakukan oleh Sandy tersebut setelah saya fine-tune dengan pengalaman saya.
1) Langkah Pertama adalah berani melompat untuk menjadi entrepreneur. Tidak ada waktu yang salah dalam memulai usaha. Tidak sedikit perusahaan-perusahaan raksasa dunia yang ada sekarang lahir di masa krisis. Tidak juga diharuskan kemampuan akademis tertentu untuk menjadi pengusaha yang sukses, bahkan banyak raksasa-raksasa industri modern berbasis teknologipun – seperti Microsoft, Dell dan Apple – semuanya didirikan oleh orang-orang yang tidak berhasil menyelesaikan kuliah dibidangnya.
Menakar Kekuatan Mata Uang Dengan Melihat Waktu Paruhnya Terhadap Emas…
- Details
- Category: Dinar/Emas
- Hits: 13888

Dalam tulisan saya beberapa hari lalu dengan judul Menduga Sisa Nilai Mata Uang Dengan Teori Peluruhan, telah saya perkenalkan konsep waktu paruh (half-life) yaitu waktu yang diperlukan materi subjek peluruhan eksponensial untuk menjadi tinggal separuhnya dari materi semula. Nilai sisa dari materi subjek peluruhan eksponensial setelah waktu paruh ke T = 100%/2^T.
Konsep waktu paruh ini yang berdasarkan statistik nampaknya juga berlaku pada nilai daya beli mata uang kertas terhadap emas. Kita gunakan emas sebagai referensi karena emas-lah yang terbukti memiliki daya beli tetap selama 1400 tahun lebih, disamping juga data statistik harga emas tersedia secara lengkap untuk waktu yang sangat panjang – sampai ratusan tahun.
Hanya saja untuk keperluan ini saya gunakan statistik sepuluh tahun saja karena ada salah satu mata uang yaitu Euro yang berusia sangat muda - baru sekitar 11 tahun. Mata uang yang saya sajikan disini adalah mata uang besar Dunia yang kita familiar seperti Rupiah, US$, Singapore Dollar, Japan Yen , British Pound, Euro dan mata uang yang selama ini kita anggap daya belinya stabil yaitu Riyal.
Antara Yaknizuun, Yukhsinuun dan Duullatan…
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 11149

Setidaknya saya menemukan 3 istilah yang terkait dengan pengelolaan harta di Al-Qur’an yang berbeda hukumnya satu sama lain. Istilah pertama adalah Yaknizuun yang artinya menimbun di ayat berikut :
“… Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih…” (QS 9 :34)
Istilah kedua Yukhsinuun (di alqur’an Tukhsinuun karena untuk orang kedua) yang artinya menyimpan dalam konteks ketahanan ekonomi dalam ayat berikut :
“Yusuf berkata: "Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan. Kemudian sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari (bibit gandum) yang kamu simpan.” (QS 12:47-48)
Dan yang ketiga Duullatan yang artinya beredar di ayat berikut :
“… supaya harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu...” (QS 59 :7)
Dinar Untuk Transaksi Modal : Bagaimana Lapangan Kerja Dan Kemakmuran Tercipta…
- Details
- Category: Dinar/Emas
- Hits: 9967

Sejak tulisan saya tanggal 30 September 2009 lalu dengan judul Susu Bersih Diantara Kotoran Dan Darah ; di susul dengan tulisan tanggal 23 October tahun yang sama dengan judul Investasi Sehat Untuk Minuman Sehat, tidak hentinya kami berusaha merealisasikan ide-ide tersebut untuk menjadikan karya nyata yang dapat menciptakan lapangan kerja dan membangun kemakmuran.
Meskipun belum bisa dikatakan berhasil sepenuhnya, namun patut di syukuri bahwa upaya tersebut kini - 7 bulan setelah ide pertama muncul - sudah mulai memberikan hasil. Kambing-kambing yang kami ternakkan di Pesantren Wirausaha Daarul Muttaqiin – kini sudah puluhan yang beranak dan otomatis menghasilkan susu. Insyallah dalam lima bulan kedepan akan ada ratusan kambing yang menghasilkan susu di lokasi ini.
Saat ini di Pesantren Wirausaha ada sekitar 25 orang bekerja dalam berbagai bidang mulai membangun kandang dan infrastruktur lainnya, memelihara kambing, mencari rumput dlsb. Namun kalau hanya satu lokasi produksi susu kambing ini yang kami gerakkan dengan modal Dinar; maka lapangan kerja dan kemakmuran yang tercipta tidak akan banyak – ya hanya sekitar 25 orang tersebut yang dapat pekerjaan dan meningkatkan taraf hidup keluarganya.