Kelapa Dua Raya 189 Depok, Jawa Barat 16951 Indonesia
+(62) 856-93-010101 admin@geraidinar.com
Mon - Fri 8.30 - 16.00 National Holiday Closed

 

Kelompok masyarakat paling bawah di system ekonomi kapitalisme dunia saat ini mewakili lebih dari separuh penduduk bumi. Saat artikel ini saya tulis penduduk bumi ini sudah mencapai lebih dari 7.2 milyar orang, 4 milyar diantaranya berada di Bottom of the Pyramid (BOP) – yaitu kelompok masyarakat baling bawah yang daya belinya tidak lebih dari US$ 2 per hari. Kelompok inilah yang sering dianggap sebagai beban oleh pemerintah-pemerintah dan institusi dunia, pada saat yang bersamaan juga dijadikan korban. Waktunya kini untuk menyikapinya secara berbeda.

Bahwasanya klien Gerai Dinar sudah bisa bener-bener meminjam tanpa beban biaya apapun dengan jaminan Dinarnya, itu bukan barang baru. Tetapi mungkinkah para penyedia produk gadai komersial seperti PT. Pegadaian (Persero) dan bank-bank syariah penyedia gadai di negeri ini – menggratiskan layanan gadainya sama sekali ? Sangat mungkin bila mereka bener-bener menggunakan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sebagai Uswatun Hasanah-nya !

Sejak Allah menciptakan Anak cucu Adam tidak ada fitnah (cobaan) yang lebih dahsyat dari fitnah Dajjal, sehingga tidak ada satu nabi-pun yang diutus Allah melainkan telah mengingatkan umatnya atas fitnah yang satu ini. Bahkan secara lebih detil, berbagai bentuk fitnah Dajjal itupun sudah sampai ke kita kabarnya melalui hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘ Alaihi Wasallam agar kita bisa mewaspadainya. Diantara fitnahnya itu adalah yang menyangkut kebutuhan pokok kita sehari-hari yaitu khususnya fitnah pangan dan air.

India adalah negeri yang unique, profesi yang pada umumnya dianggap paling aman di dunia – yaitu petani – ternyata menjadi profesi yang mengerikan di negeri itu. Pasalnya adalah setiap 30 menit rata-rata, satu orang petani bunuh diri di negeri itu. Ribuan kilometer dari India, sebuah gudang super aman sedang dibangun di laut Barents dekat Arctic – 1,100 km dari kutub utara. Apa hubungan kedua cerita ini ?

Ketika kami merantau pertama kali di akhir tahun 1970-an, satu media pentrasferan uang yang umum adalah  dengan pos wesel. Karena uang tidak selalu bisa datang pada saat dibutuhkan, maka anak-anak kost di era itu umumnya familiar dengan solusi krisis keuangan yang jitu yaitu dengan gadai. Apa saja bisa digadaikan mulai dari sepeda, radio, jam tangan dlsb. Tidak terbayang saat itu bila tidak ada system gadai, lha wong anak kost pada umumnya susah mencari pinjaman di kala butuh – maka dengan system gadai-lah jalan keluar yang aman itu terbangun.