Kelapa Dua Raya 189 Depok, Jawa Barat 16951 Indonesia
+(62) 856-93-010101 admin@geraidinar.com
Mon - Fri 8.30 - 16.00 National Holiday Closed

Dalam dunia entrepreneurship ide itu murah, Anda bisa memiliki puluhan atau bahkan ratusan ide tanpa harus mengeluarkan uang satu sen-pun. Ide baru menjadi mahal harganya bila ide tersebut benar-benar diimplementasikan dengan sukses. Masalahnya adalah sering untuk mengimplementasikan ide diperlukan biaya yang mahal pula, lantas siapa yang bersedia keluar dana untuk membiayai ide-ide Anda ?. Anda beruntung bila ada 3 F (families, friend and fools) yang bersedia mendanai ide Anda, tetapi kalau tidak lantas siapa ?.

 

Jum’at lalu saya menulis cerita dari Al-Qur’an tentang umat Nabi Daud yang sudah memiliki 99 ekor kambing namun masih mau memperdaya saudaranya yang hanya memiliki seekor kambing melalui kepandaian berdebat  – sehingga kambing satu-satunya tersebut-pun harus diserahkan kepada saudaranya untuk menggenapkan kambingnya menjadi 100.  Akhir pekan ini saya selesai membaca satu buku yang isinya mirip sekali dengan cerita di Al-Qur’an tersebut, tetapi setting-nya di jaman ini.  Kitalah pemilik seekor kambing tersebut karena rata-rata kita hanya memiliki satu sumber penghasilan yaitu gaji kita dari kantor tempat kita bekerja. Lantas siapa pemilik 99 ekor kambing yang pandai berdebat tersebut ?.

 

Komputer notebook Anda bisa saja merek terkenal seperti Toshiba dan lain sebagainya, tetapi kebanyakan ada satu persamaan dari  merk yang satu  dengan merk lainnya yaitu tulisan di salah satu pojoknya yang berbunyi Intel Inside. Ini menandakan bahwa processor utamanya dari komputer-komputer tersebut adalah produk dari Intel Corporation. Mengapa perusahaan dengan nama besar seperti Toshiba misalnya tidak membuat processor-nya sendiri ?. Inilah salah satu bentuk fokus usaha.

 

Harga emas dunia semalam melambung melampaui level psikologis berikutnya yaitu angka US$ 1,400/Oz. Melambungnya harga emas ini tidak terlepas dari praktik ekonomi yang mendasarkan pada teori scarcity, yaitu anggapan bahwa benda-benda ekonomi tersedia terbatas untuk memenuhi keingingan atau kebutuhan manusia yang tidak terbatas.  Harga emas akan terus naik selama dia diperebutkan umat manusia untuk disimpan, tetapi tidak harus demikian bila umat manusia mau berbagi dan mau menciptakan nilai (value creation) secara bersama-sama.

 

Bila di jaman teknologi ini banyak ilmuwan muslim yang berhasil membuktikan kebenaran Islam dengan keselarasan temuan di bidang ilmu dan teknologi, tidak demikian halnya ketika awal Islam masuk di tanah jawa. Wali Songo yang menyebarkan Islam saat itu menjumpai masyarakat jawa sangat gemar wayang, maka konon para wali-pun kemudian sebagian menggunakan wayang untuk menyampaikan nilai-nilai ke- Islam-an di tanah jawa.