Kelapa Dua Raya 189 Depok, Jawa Barat 16951 Indonesia
+(62) 856-93-010101 admin@geraidinar.com
Mon - Fri 8.30 - 16.00 National Holiday Closed

Road 2 Mecca 2.0

Hikmah di balik pergi ke Mekah dengan berjalan kaki dan naik unta yang kurus (kendaraan darat) sudah saya unggah kemarin, hikmah tersebut telah menjadi cita-cita ulama sejak Ibnu Abbas - generasi sahabat, hingga ulama Qur'an yang menjadi salah satu guru saya hingga saat ini. Lantas bagaimana kita insyaallah akan bisa melakukannya di zaman yang ultra modern ini? Berikut kurang lebih detilnya.

Di era teknologi internet yang tengah memasuki babak baru, interaksi virtual akan lebih terintegrasi dengan dunia nyata melalui penghubung yang disebut digital twin, dia bisa menjembatani dari yang nyata ke yang maya dan sebaliknya. Transaksi dan identitas diri juga tersambung antara dua dunia ini melalui blockchain dan NFT.

Karena kita akan melakukan perjalanan jauh, sekitar 24,000 km (pergi/pulang), melalui belasan negara - yang bisa jadi tidak semua kondusif untuk perjalanan ini, maka seluruh perencanaan yang sangat detil harus disusun sebelum perjalanan riil dilakukan. Perencanaan detil lengkap dengan perbagai seknario-nya inilah yang dengan teknologi sekarang bisa dilakukan dengan memanfaatkan metaverse - dunia bayangan yang tersambung ke dunia nyata melalui digital twin tersebut di atas..



Pertama tentu bahan bakar, butuh sekitar 2,500 liter setiap mobilnya - dan tentu mahal bila harus bawa truk tangki sendiri untuk perjalanan ini. Bahan bakar setempat belum tentu ada dan kalau ada belum tentu cocok dengan kendaraan kita. Maka bahan bakar ini yang datanya harus terolah dan tersajikan dengan akurat melalui digital twin.

Di negara-negara tertentu sepanjang perjalanan sangat bisa jadi kita butuh provider bahan bakar setempat yang secara khusus memenuhi kebutuhan kita. Di dunia metaverse provider tersebut adalah aset yang harus kita bangun, yang kemudian melalui digital twinnya dikonversi menjadi aset nyata di dunia nyata. Dari sini perjalanan haji ini sudah memberi manfaat bagi masyarakat setempat, di luar kebutuhan perjalanan haji ini, aset tersebut bisa menyediakan local fuels bagi masyarakat setempat.

Begitu setersunya aset-aset yang lain terus di bangun di metaverse dan kembarannya di dunia nyata. Ada aset perdagangan dan keuangan - dengan apa kita akan transaksi, rumah singgah untuk istirahat, kebutuhan makan dan minum, petunjuk jalan dan penerjemah bahasa setempat, layanan kesehatan, legal dan keamanan - karena tidak semua daerah yang kita lalui aman, dukungan diplomatik bila ada masalah serius dan untuk akses visa haji dari negara yang jatah visa-nya tidak terpakai, dan sampai juga solusi kedaruratan bila diperlukan.

Semua ini harus siap sebelum perjalanan nyatanya dilakukan. Seperti perjalanan antariksa yang perlu ribuan jam simulasi sebelum roket dinyalakan, demikianlah perjalanan darat untuk berhaji jaman now itu insyaallah akan bisa diwujudkan. Yang tertarik untuk terlibat langsung, bisa mendaftar di link berikut, untuk mengikuti paparan detailnya : https://forms.gle/e2wZv2MMGXB9DFWB7