Kelapa Dua Raya 189 Depok, Jawa Barat 16951 Indonesia
+(62) 856-93-010101 admin@geraidinar.com
Mon - Fri 8.30 - 16.00 National Holiday Closed

B50 Moment of Truth

Moment of truth bagi 'tukang insinyur' adalah ketika karyanya diuji di lapangan dan melihat hasilnya, inilah yang kami alami kemarin dengan B50 yang kami produksi sendiri. Setelah dua pekan diuji dalam kota, kemarin kami menguji perjalanan luar kota sejauh 917 km lebih - dan inilah hasilnya.

Dengan tangki penuh B50 berangkat dari Jakarta habis subuh menuju ke Semarang, mutar-mutar dalam kota untuk makan Lumpia Semarang dan langsung balik Jakarta. Pada kilometer 513 perjalanan, bahan bakar B50 tinggal 1/4 tangki dan konsumsi menunjukkan 11.3 km/liter. Karena tidak membawa cadangan B50, tangki keumudian diisi dengan Pertamina Dex penuh kembali. Di akhir perjalanan speedometer Kijang Diesel seri terbaru yang digunakan untuk menguji B50 ini menunjukkan konsumsi 11.4 km/liter dengan jarak tempuh 405 km sejak pengisian.



Dari angka-angka ini kita bisa melihat bahwa perbedaan konsumsi dalam liter nyaris sama antara B50 dengan Pertamina Dex, dengan perbedaan hanya 0.88% B50 lebih rendah dari Pertamina Dex. Namun karena energy density Pertamina Dex yang lebih besar yaitu 38.6 MegaJoules/liter, dibanding dengan B50 yang hanya 35.8 MegaJoules/liter, per satuan energi yang sama B50 menempuh jarak yang lebih jauh dari Pertamina Dex. B50 menempuh 0.32 km/MJ, yaitu 6.88% lebih jauh dari yang ditempuh Pertamina Dex 0.30 km/MJ.

Apa makna dari angka-angka tersebut? saya tidak berani mengatakan bahwa B50 kami ini lebih baik atau lebih efisien energi dibandingkan Pertamina Dex, terlalu dini dan butuh serangkaian uji lain untuk bisa mengetahui apa penyebab jarak tempuh B50 ini 6.88% lebih jauh dari Pertamina Dex tersebut. Tetapi yang jelas uji perjalanan sepanjang 917 km ini membuat seluruh team berbinar-binar bahwa B50 kita tidak lebih buruk dari bahan bakar diesel terbaik negeri ini.

Bagaimana dengan harga? Sangat tergantung dengan berapa harga perolehan minyak jelantah yang menjadi bahan baku utama B50 tersebut. Kalau kami membeli minyak jelantah pada harga Rp 6,000/liter, maka overal cost untuk B50 adalah sekitar Rp 10,000/liter. Bila dibandingkan dengan Pertamina Dex yang Rp 13,750/liter - maka B50 adalah 27% lebih murah, dan tentu tidak perlu subsidi pemerintah!

Hasil ini tentu saja sangat menggembirakan, dan dapat menjadi inspirasi bagi Anda yang ingin membuat DIY bio-diesal Anda sendiri. Kami belum bisa menjual B50 yang kami buat ini karena peraturan, namun kami sudah bisa membantu Anda yang ingin membuatnya sendiri.

Terutama bagi masyarakat pulau/daerah terpencil, para pengelola project pertambangan, perkebunan dlsb. yang sudah sangat membutuhkan bahan bakarnya sendiri. Yang bisa kami sediakan adalah ekosistem yang memungkinkan untuk hadirya DIY biodiesel B50 ini, mulai dari ilmu dan ketrampilannya, mesin-mesinnya, bahan baku utamanya, bahan penunjangnya dlsb. InsyaAllah.