Penampakan Fuzzy Logic Reactor
Karena benda-benda di alam itu tidak selalu binary seperti hitam atau putih, angka 0 atau 1, melainkan lebih sering berada diantara keduanya - antara hitam dan putih atau antara angka 1 dan 0 maka ketika kita memproses benda-benda alam idealnya selalu memperhatikan kesamaran ini, atau dalam bahasa logika matematika disebut logika fuzzy.
Logika fuzzy ini pulalah yang kami gunakan untuk merancang reaktor yang insyaAllah akan bisa memproses segala jenis minyak nabati maupun bio-oil (minyak dari biomasa) menjadi drop-in bio-hydrocarbon fuels - yaitu bahan bakar yang sama persis dengan petroleum fuels - tetapi renewable.
Karena beragamnya jenis bahan yang akan kami proses menjadi produk yang relatif seragam, logika fuzzy inilah yang bisa membantu memilih dan memilah suatu bahan untuk menjadi produk yang paling sesuai.
Penampakan reaktornya sepintas mirip Voyager - spacecraft-nya Star Trek ! dan kini kami sedang mencari pilot ujinya. Para calon sarjana (S1,S2 atau S3) yang tertarik untuk menjadi pilot uji-nya dalam skripsi atau thesis mereka dapat menghubungi kami.