Kelapa Dua Raya 189 Depok, Jawa Barat 16951 Indonesia
+(62) 856-93-010101 admin@geraidinar.com
Mon - Fri 8.30 - 16.00 National Holiday Closed

Mesopotamian Inspiration

Mesopotamia atau negeri diantara dua sungai (Bilad ar-Rafidayn) adalah negeri dimana awal peradaban bermula. Di sinilah letak Babylonia dan di kawasan ini pula Bapak para Nabi - Ibrahim ‘Alaihi Salam lahir. Negeri kuno ini membentang dari timur Teluk Persia, dan di barat Laut Tengah.

Dahulu daerah ini merupakan cadangan air tawar terbesar di Euroasia (sekarang Benua Eropa dan Asia), ada rawa-rawa diantara dua sungai tersebut dengan luasan mencapai 3.5 juta hektar, tetapi kini luasannya tinggal kurang dari 1/10-nya saja. Yang lebih miris lagi sampai setengah abad lalu air di sini masih air tawar, kini telah menjadi air asin. Kok bisa? Bagaimana ini terjadi? Apa yang bisa dilakukan untuk mengembalikannya?

Serentetan pertanyaan tersebut menghantui pikiran saya - karena berusaha menjawab pertanyaan saudara kita di sana, apa yang bisa dilakukan dengan kondisi ini. Jawabannya ternyata juga sangat berguna dan menjadi peluang besar bagi kita yang tinggal di NKRI ini.



Cadangan air yang begitu luas mengering karena tidak ada lagi pohon peneduhnya, akar pohon membangun cadangan air dan dedaunannya mencegah penguapan - menjadi naungan dan menurunkan suhu permukaan. Air yang tinggal sedikitpun menjadi asin - bisa dijelaskan oleh emak-emak dengan mudah! Ketika masak sayur kelamaan - jadinya menjadi asin, karena garam tertinnggal ketika air terus menguap.

Lantas apa solusinya? Tanam pohon banyak-banyak, tetapi tidak bisa lagi pohon asli daerah tersebut yang dahulunya terbiasa dengan air tawar. Harus pohon yang tahan salinitas tinggi mendekati salinitas air laut. Di sinilah peluang kita, kita punya sejumlah tanaman produktif yang tahan air asin ini. Ada tamanu/nyamplung, kelapa, jarak, pongam dlsb.

Tetapi sebelum jauh-jauh nanam tanaman tersebut di negeri Babylonia, bukankah hal yang sama terjadi di kita? Di kota-kota seperti Jakarta, Surabaya, Semarang dlsb. sudah semakin sulit ditrmukan air tanah yang tidak asin. Maka waktunya kita banyak-banyak menanam pohon yang tahan air asin ini. Selain menghadirkan kesejukan, mengembalikan cadangan air tawar dalam jangka panjang, dia menjadi sumber energi baru terbarukan yang tiada habisnya. InsyaAllah.