Generasi Yang Menanam Kelapa Kembali
Hampir seluruh makanan asli kita yang enak-enak, semuanya menggunakan kelapa. Apa jadinya soro betawi, gule, sayur lodeh, seluruh masakan di rumah makan Padang dan lain sebagainya bila tanpa kelapa? Makanan kita menjadi hambar ketika tidak ada kelapa. Tetapi siapa yang menanam kelapa?
Tanaman kelapa yang ada di negeri ini tumbuh liar di pantai-pantai pulau kecil yang jarang dijamah manusia. Ada juga yang sengaja ditanam, tetapi rata-rata oleh dua generasi sebelum ini. Dua generasi terakhir jarang yang menanam kelapa. Akibatnya pohon kelapa kita sudah terlalu tinggi, buahnya jarang dan kecil-kecil - karena usia pohon yang tidak lagi produktif.
Maka seluruh makanan enak tersebut akan punah bila generasi ini tidak lagi ada yang mau menanam kelapa. Atas kesadaran semacam inilah ssjak beberapa tahun lalu kami merintis kebun pembenihan kelapa di Banten, saat ini sudah mulai belajar berbuah.
Ada dua jenis kelaoa unggul yang kami tanam di sini. Pertama kelapa santan, yang buahnya besar, dagingnya tebal dan pohonnya pendek-pendek. Yang kedua kelapa aromatik, yang airnya wangi dan buahnya kecil - yang biasa dijual di supermarket modern - ini jenis kelapa yang memang untuk dinikmati airnya dan buahnya selagi muda.
Ketika kami menunggu kelapa-kelapa tersebut mulai berproduksi, ternyata ada kebutuhan industri raksasa atas kelapa-kelapa tersebut , karena masifnya kebutuhan ini - bila seluruh pantai gersang kita ditanami kelapa-pun mungkin belum akan cukup.
Kebutuhan ini adalah untuk Oleo Food (MCT yang saya unggah kemarin), tepung DC (Dessicated Coconut) dan yang terbesarnya untuk SAF (Sustainable Aviation Fuel). Ketiganya ini tidak berebut satu sama lain, bisa dipenuhi bersamaan dari hasil satu buah yang sama.
MCT diambil dari rantai C8-C10, SAF diambil dari C12-C14 dan DC diambil dari ampas pembuatan minyak kdlapa. Bahkan Bio-Oil yang diolah dari batok kelapa banyak menghasilkan rantai aromatic hydrocarbon yang dibutuhkan juga untuk blending SAF tersebut. Nah yang tertarik untuk ikut menjadi generasi yang menanam kelapa kembali dan menangkap peluang besar tersebut, Anda dapat menghubungi kami.