Penampakan ‘Abasa Diet
Setiap kita membeli kendaraan, mesin, komputer dan peralatan canggih lainnya - selalu dari pabriknya menyertakan user manual. Agar penggunanya tahu persis bagaimana memanfaatkan mesin-mesin tersebut secara optimal.
Maka demikian pula manusia, kita adalah makhluk yang super canggih yang selalu disertai ‘user manual’ yang sesuai jamannya masing-masing. ‘User manual’ kita berupa wahyu yang diturunkan ke Nabi dan RasulNya, yang selalu sesuai dengan jamannya. Wahyu terakhir turun 14 silam dan berlaku hingga akhir jaman.
Apa dampaknya ketika ‘user manual’ mesin-mesin tersebut diatas diabaikan? Selain tidak bisa bermanfaat secara optimal, mesin menjadi cepat rusak. Maka demikian pulalah yang terjadi dengan manusia ini.
Kita mudah sakit (cepat rusak!) dan tidak berfungsi secara optimal sebagai makhluk pemakmur bumi karena kita lalai dalam mengikuti petunjukNya tersebut. Dalam hal yang nampak sepele saja - yaitu dalam mengisi bahan bakar (untuk kita berarti makanan) kita kacau balau - maka tidak heran kita menjadi mudah sakit, dan karya kita kurang msksimal.
Lantas sedetil apa petunjukNya untuk makanan kita itu? Ternyata amat sangat detil. Komposisi makanan kita-pun di-breakdown dengan terinci, kalau kita lalai dalam memperhatikan ini saja - kita sudah termasuk orang yang tidak menjalankan perintahNya (QS 80:23-32). Bahkan untuk membumbui makanan kita inipun ada petunjuknya ( QS 23:20).
Jadinya makanan seperti aoa kalau kita ikuti petunjukNya yang detail tersebut sampai bumbu-bumbunya? Di jaman ini jadinya kurang lebih seperti foto di bawah. Orang sekarang menyebutnya salad, saya menyebutnya ‘Abasa Diet - makanan lezat, sehat dan bergizi yang diformulasikan berdasarkan Surat ‘Abasa tersebut di atas.