Kelapa Dua Raya 189 Depok, Jawa Barat 16951 Indonesia
+(62) 856-93-010101 admin@geraidinar.com
Mon - Fri 8.30 - 16.00 National Holiday Closed

Notice: Undefined offset: 181 in /DATA/geraidin/public_html/libraries/src/Access/Access.php on line 608

Notice: Trying to get property of non-object in /DATA/geraidin/public_html/libraries/src/Access/Access.php on line 608

Notice: Undefined offset: 181 in /DATA/geraidin/public_html/libraries/src/Access/Access.php on line 613

Notice: Trying to get property of non-object in /DATA/geraidin/public_html/libraries/src/Access/Access.php on line 613

Bahan Bakar Murah, Dari Mana Asalnya?

Indahnya ciptaanNya itu bisa kita baca dari ayat-ayat kebesaranNya yang ‘tertulis’ pada setiap benda dan peristiwa (QS 3:189-190). Hal inilah yang terbaca oleh team kami yang ngubek-obek biomassa dalam ikhtiar pencarian sumber bahan baku untuk Bahan Bakar Murah (BBM!).

Apapun biomassa yang kami teliti, mulai dari sekam, jerami, tongkol jagung, tangkai jagung, cangkang sawit, tandan kosong sawit sampai sampah padat perkotaan - selalu kami temukan komposisi utama yang sama yaitu CHO (Carbon, Hydrogen dan Oxygen).

Dua yang pertama yaitu Hydtogen dan Carbon atau diringkas nenjadi Hydrocarbon adalah unsur pembentuk seluruh jenis bahan bakar minyak yang dipakai di seluruh dunia hingga saat ini. Unsur ketiga yaitu Oxygen - disitulah letak tantangannya.



Hampir seluruh Hydrocarbon yang ada pada biomassa, terikat dengan Oxygen dalam bentuk Oxygenates yaitu senyawa-senyawa yang mengandung Oxygen seperti ester, alcohol, phenols dlsb. Jadi untuk menghadirkan BBM dari biomassa kita harus punya cara yang efektif untuk mengambil Hydrocarbon dari biomassa dengan menyingkirkan unsur Oxygennya.

Dan inilah esensi proprietary technologies BioLite yang kami patenkan, agar nasyarakat nantinya bisa mrmproduksi BBM -nya sendiri, yaitu Bahan Bakar Murah - dari biomassa apapun yang ada di sekitarnya. Masyarakat pedesaan menggunakan limbah pertanian, sedangkan yang hidup di kota menggunakan limbah padat perkotaan.

Dari sinilah akan ada akselerasi gaya hidup bersih yang sesungguhnya. Sampah dan limbah bukan lagi beban atau liability, tetapi menjadi aset yang berharga karena dari sanalah BBM akan dihasilkan. Hasil pembakaran BBM yang ini tentu masih juga meng-emisi CO2, tetapi emisi CO2 dari sumber biomass tersebut ter-offset habis oleh serapan CO2 tanamannya ketika tumbuh.

Jadi BBM baru ini bukan hanya akan murah tetapi juga carbon neutral, bukankah ini yang ditarget oleh para pemimpin dunia dalam SDGs maupun Net-Zero? Solusinya ternyata ada di sekitar kita. Maka yang dibutuhkan berikutnya adalah para pioner yang bisa melihat peluang di solusi ini, Andakah orangnya?