Introducing BioHC, the Sustainable Hydrocarbon
Satu benda yang begitu banyak dikambing-hitamkan oleh umat manusia modern, sebagai penyebab pencemaran udara sampai perubahan iklim global - itulah hydrocarbon. Padahal disisi lain manusia paling modern sekalipun tidak bisa terlepas darinya. Yang terbesarnya tentu untuk energi , tetapi juga untuk kebutuhan bahan baku industri dan segala kebutuhan kita lainnya.
Jadi yang salah bukan hydrocarbon-nya, tetapi dari mana hydrocarbon tersebut diperoleh. Karena energi dari hydrocarbon dalam bentuk biomasa ( QS 36:80; 56:71-73) dan dalam bentuk buah ( QS 24:35) keduanya diisyaratkan di petunjuk umat akhir zaman, maka bahan bakar hydrocarbon inipun akan ada hingga hari kiamat.
Semua kendaraan yang baru Anda beli sekarang akan ada di bumi setidaknya hingga 30 tahun yang akan datang, untuk kapal-kapal dan pesawat hingga 50 tahun yang akan datang, bahkan bila sebagian kendaraan kecil akan berganti dengan listrik sekalipun, tetap saja mayoritas penghasil listriknya dari hydrocarbon juga.
Maka yang paling logis bukan mengganti hydrocarbon ini, melainkan mengganti sumber perolehannya. Bila selama ini hampir keseluruhannya diperoleh dari fosil - kini waktunya mengganti secara bertahap dengan hydrocarbon yang berasal dari tanaman sekarang. Sehingga emisi yang tetap keluar ketika dia dibakar akan ter-offset oleh serapan CO2 pada saat tanamannya tumbuh - inilah yang disebut carbon neutral.
Apapun hydrocarbon - rantai carbon dan hydrogen - yang kita butuhkan untuk bahan bakar maupun kebutuhan lainnya, kini dapat diproduksi dari tanaman dengan menggunakan mesin-mesin yang kami buat. Bila bahan baku yang digunakan sudah berupa minyak nabati, satu mesin di bawah cukup. Bila bahan bakunya biomasa - butuh satu mesin lagi yang bahkan sudah kami buat sebelumnya yaitu yang kami sebut Gasification Reactor (GR),
Sedangkan mesin pada ilustrasi ini kami sebut TCat - untuk menggambarkan proses utamanya (Thrrmo Catalytic). Intinya dia melakukan tiga hal saja, yaitu melepas gugus hidroksil (OH) termasuk glycerol, memecah double bond C=C kemudian memilah -milah campuran hydrocarbon dengan berbagai ukuran menjadi kelompok yang sesuai kebutuhan. Ada yang kelompok BioGasoline, BioJet, Green Diesel bahkan juga BioLPG.
Dengan Bio Hydrocarbon (BioHC) inilah apapun bahan bakar yang dibutuhkan dunia, bisa kita buat lebih hijau, renewable, sustainable dan tentu juga carbon neutral. Kami hanya akan memproduksi generiknya yang kami sebut BioHC ini, silahkan para produsen BBM yang kemudian nge-blend BioHC ini menjadi BBM yang dikehendaki. Khususnya untuk masyarakat pulau/daerah terpencil -BioHC ini bisa juga langsung digunakan meskipun tanpa di-blend dengan apapun.