Peluang Industri Bagi Negeri Kepulauan
Berbeda dengan umumnya negeri-negeri maju di dunia, mayoritas wilayah Indonesia adalah lautan dan sedikit daratan. Maka industri yang bisa menghadirkan kemakmuran merata hingga pulau-pulau terkecil dan terpencil bisa jadi sangat berbeda dengan negeri-negeri industri maju lainnya.
Peluang yang merata di semua pulau ada antara lain adalah kelapa - yang sampai menjadi nickname negeri ini, yaitu negeri rayuan pulau kelapa. Tantangan terbesarnya juga sama hampir di seluruh pulau - yaitu energy security khususnya BBM.
Maka bila kita bisa olah peluang untuk menjawab tantangan yang ada, 17,500-an pulau akan bisa memiliki tingkat kemajuan industri yang sama. Dan ini sangat mungkin kita capai, bila kita pandai-pandai meng-industrialisasikan kelapa kita.
Bisa mulai dari industri nilai tinggi dari minyak kelapa. Berdasarkan komposisi asam lemak yang ada, saya melihat setidaknya 5 produk ini akan bisa men-trigger kemajuan industri yang ada di pulau yang paling kecil sekalipun.
Pertama adalah kandungan caprilic dan capric acids (C8 dan C10), dengan relatif mudah diproses untuk menghasilkan MCT (Medium-Chain Triglyceride) - untuk pasar kesehatan yang terus tumbuh.
Kedua yang terbesar adalah lauric acid (C12), bisa diambil maksimal untuk produksi monolaurin - untuk produk-produk perawatan. Yang tidak tertampung pasar monolaurin bisa dijadikan Bio Jet yang pasarnya sangat besar. Myristic acid (C14) bisa digabungkan untuk produk Bio Jet ini.
Selanjutnya masih ada C16 (palmitic acid) dan C18 jenuh (stearic acid), keduanya untuk menghadirkan green diesel yang dibutuhkan untuk kapal nelayan dan mesin atau alat berat yang dibutuhkan industri setempat. Selebihnya masih ada dua C18 tidak jenuh yaitu oleic acid dan linoleic acid, bila ikatan double bond-nya kita pecah dua ini akan menghasilkan BioGasoline dan sedikit Bio LPG, keduanya untuk motor dan mobil kecil yang dibutuhkan untuk transportasi di dalam pulau, dan Bio LPG untuk masak emak-emak setempat.
Dengan konsep ini, maka pulau tersebut bisa mandiri energi, dan langsung punya tiga produk ‘ekspor’ unggulan keluar pulau yang bernilai tinggi yaitu MCT, monolaurin dan Bio Jet. Yang tertarik dengan konsep ini bisa menghubungi kami.