Peluang Bagi Yang Mau Kembali
Ketika Allah berfirman : “Telah nampak kerusakan di darat dan laut oleh sebab perbuatan tangan-tangan manusia, untuk dirasakan oleh mereka sebagian dari perbuatan mereka agar mereka kembali” ( QS 30:41), saat itu kerusakan alam tentu belum seperti yang kita saksikan saat ini. Bila saat ini kerusakan di darat telah begitu terang benderang, lantas seperti apa kerusakan yang di laut?
Tidak banyak yang tahu kalau pencemaran udara di laut itu beratus atau bahkan beribu kali pencemaran udara di darat. Bia pemerintah nemberlakukan BBM Diesel standar Euro 4 dengan kandungan sulphur 50 ppm April nanti, kapal- kapal besar di laut masih menggunakan marine fuel dengan kandungan sulphur 0.5% atau 5,000 ppm. Inipun baru dipaksakan berlaku di dunia perkapalan sehak 2020 lalu, sebelumnya kandungan sulphur marine fuel adalah 3.5% atau 35,000 ppm!
Mengapa BBM kapal begitu tinggi sulphur-nya? Karena BBM kapal harus sangat murah, maka dalam industri perminyakan, BBM kapal diambilkan dari sisa penyulingan terakhir yang masih liquid, dibawahnya lagi sudah berupa padatan - yaitu aspal.
Lantas apa ikhtiar kembali seperti yang diingatkan di ayat tersebut di atas, agar kita kembali memperbaiki alam ini - termasuk yang di lautan? Bila di daratan kita berusaha menanam pohon di lahan-lahan kritis dan mengganti fossil fuels dengan biofuels. Di laut justru sumber renewable energy itu tidak terbatas, diantaranya adalah angin. Angin akan selalu ada selama bumi berputar, demikian pula dengan sinar matahari - keduanya tidak ada penghalangnya di laut - jadi full bisa dimanfaatkan secara optimal.
Hanya saja pemanfaatan angin-pun perlu kecerdasan zaman. Tentu kita tidak cukup lagi menggunakan kapal layar untuk menggantikan kapal-kapal modern sekarang, tetapi mengganti marine fuel dengan hydrogen misalnya - maka ini baru solusi bagi zaman ini.
Dan teknologi kearah sana sebagian besarnya sudah matang, tinggal dirangkai saja. Intinya seperti ilustrasi di bawah. Angin dan matahari yang melimpah di laut bisa diubah menjadi listrik yang murah, kemudian listriknya digunakan untuk distilasi dan elektrolisa air laut menjadi hidrogen.
Keseluruhan pekerjaanya membutuhkan 7 keahlian yang saya cantumkan dalam angka di ilustrasi tersebut. Maka bila Anda termasuk salah satu dari 7 ahli yang kami butuhkan untuk kembali memperbaiki bumi ini, Anda bisa bergabung dengan ksmi melalui link ini : https://docs.google.com/.../1FAIpQLScD3Co44IhPsw.../viewform