Kelapa Dua Raya 189 Depok, Jawa Barat 16951 Indonesia
+(62) 856-93-010101 admin@geraidinar.com
Mon - Fri 8.30 - 16.00 National Holiday Closed

Sumberdaya Baru, Buruan Baru

Kekayaan alam kita sangat bisa jadi sudah lama diteropong dan diperdagangkan bangsa lain, tanpa sepengatahuan kita. Di INCI (International Nomenclature Cosmetic Ingredients) misalnya, yang mendaftarkan Nyamplung Oil adalah perusahaan raksasa Eropa, padahal namanya saja Jawa banget - karena istilah Nyamplung memang istilah Jawa untuk Tamanu.



Tahun lalu saya juga mendapatkan hasil riset dari para peneliti di Department of Dermatology, University of Health Sciences - Turkey, tentang potensi Tamanu tersebut terutama untuk bahan-bahan obat dan perawatan yang terkait dengan kulit.

Hasil riset mereka ini menyimpulkan bahwa “Tamanu oil generally increased cell proliferation, collagen and glucoaminoglycan (GAG) production, and wound healing”.

Hasil penelitian mereka inilah yang antra lain menginspirasi kami untuk memproduksi NuAge Tamanu Anti Aging lebih dahulu karena bahannya memang ada di kita. Bahkan Anti Aging ini sudah kami daftarkan di BPOM dan insyaAllah memasuki tahapan produksi komersial bulan ini, yang tertarik jadi distributor atau agen sudah pula bisa menghubungi kami.

Di pasar bahan baku dunia, ada setidaknya 20-an pemain besar yang menguasai pasar Tamanu/Nyamplung Oil tersebut. Ada sekitar 3,700-an produk yang sudah diformulasikan dengan minyak Tamanu sebagai active ingredient-nya untuk industri kosmetik dan kesehatan.

Dua jenis bahan dalam foto ini yang umumnya digunakan - yaitu Virgin Tamanu Oil dan Refined Tamanu Oil. Keduanya bisa kita produksi dengan sangat baik dari biji-biji buah Nyamplung yang rata-rata masih berserakan di seluruh wilayah negeri ini.

Sebelum menjadi buruan orang lain, mengapa tidak kita yang membangun value chain-nya dari hulu ke hilir?