Kelapa Dua Raya 189 Depok, Jawa Barat 16951 Indonesia
+(62) 856-93-010101 admin@geraidinar.com
Mon - Fri 8.30 - 16.00 National Holiday Closed

Hiburan dan Liburan Terbaik

Hari ini adalah hari kerja pertama setelah musim libur, hari yang selalu berat untuk memulai. Orang enggan balik bekerja setelah menikmati kesenangannya dalam berlibur dan berhibur. Bahkan orang bersedia membayar mahal untuk bisa sering-seting berlibur dan berhibur.

Masyarakat dunia membelanjakan sekitar US$ 3.5 trilyun pertahun untuk berlibur dan berhibur (tourism and entertainment) ini, padahal kesenangan yang dihasilkan umumnya semu, sesaat dinikmati dan sesaat kemudian harus diakhiri.



Padahal sesungguhnya ada kesenangan yang tidak berakhir, dan untuk ini tidak harus dibayar mahal seperti kesenangan yang semu tersebut. Kesenangan yang satu ini bisa untuk siapa saja, yang kaya maupun yang miskin, yang sehat maupun yang sakit, rakyat maupun pejabat, bahkan kesenangan ini bisa dinikmati di alam bebas maupun dari dalam penjara sekalipun.

Itulah kesenangan yang dihadiahkan oleh Allah kepada Adam sesaat setelah dia diturunkan #dari surga. Kesenangan itu bernama Hudaaya - petunjukKu, yang dengan mengikutinya Adam dan keturunannya tidak akan petnah takut, tidak sedih, tidak tersesat dan tidak celaka. Bukankah empat hal ini esemsi kesenangan yang kita cari? Tidak takut berarti kita merasa aman, tidak sedih berarti kita senang/bahagia, tidak tersesat berarti kita di jalan yang benar, dan tidak celaka berarti kita selamat - apa ada kesenangan yang lain dari yang empat ini ?

Masalahnya adalah sahabat yang bernama Hudaaya tersebut tidak banyak kita kenal dan pahami, apalagi ikuti. Kita lebih suka mengikuti dan membelanjakan harta untuk kesenangan yang semu ketimbang yang hakiki. Silabus pendidikan kita - khususnya yang umum -tidak tuntas mengajarkannya di seluruh jenjang pendidikan.

Maka inilah program pendidikan Mastering Al-Qur’an & Al-Hadits termasuk bahasa yang dibutuhkan untuk memahsmi Hudaaya tersebut. Sampai ada 5 ayat di Al-Qur’an dimana Allah menjelaskan mengapa dia turun dalam bahasa Arab. Namun juga ada sekurangnya 4 ayat yang menjelaskan bahwa Al-Qur’an itu mudah untuk dijadikan pelajaran. Caranya adalah menggabungkan pemahaman langsung dari sumber utama Hudaaya yaitu Al-Qur’an, dengan contoh pemahaman dan pengamalannya yang sempurna (Al-Hadits), dan langsung dengan bahasa yang digunakan pada keduanya.

Bagi yang tertarik dan belum mendaftar, daoat mendaftar melalui link berikut : https://forms.gle/fRghJ57pb3CshEHw7