Net-Zero Marketing Challenge
Di era Net-Zero hanya ada dua cara carbon removal yang bisa dilakukan untuk menyerap CO2 yang masih terpaksa keluar dari industri vital dan dari transportasi berat seperti kapal terbang dan kapal laut.
Dua cara ini adalah dengan teknologi yang menyerap CO2 dari udara kemudian membenamkannya ke dalam tanah. Tetapi ini mahal dan mungkin akan ada dampak lingkungannya yang saat ini belum diketahui.
Cara kedua adalah dengan menanam pohon di tempat-tempat yang semula gersang. Inilah ikhtiar
karena selain murah, bisa dilakukan siapapun, menghijaukan bumi, dia juga memberdayakan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi baru di daerah-daerah yang semula gersang.
terbaik
Namun cara kedua ini juga belum akan menarik masyarakat luas untuk mau menanam pohon di tempat-tempat gersang, bila hanya berharap pendapatannya dari carbon removal business model - karena prosesnya ribet dan harga carbon credit-nya belum terlalu menarik untuk saat ini.
Maka harus ada insentif yang sustainable agar masyarakat mau bergerak menanam pohon. Insentif yang sustainable ini bisa dibangun melalui produk-produk hilir bernilai tinggi yang bisa dihasilkan dari buah pohon yang kita tanam tersebut.
Alhamdulillah produk bernilai tinggi ini sekarang sudah benar-benar bisa kita hadirkan dengan bahan baku utama berupa minyak biji nyamplung - yaitu pohon penghijauan yang kami gunakan untuk daerah kritis dan sangat kritis.
Selain non-alcoholic perfume yang sudah kami perkenalkan sebelumnya, produk jaman now yang satu ini bahkan sudah resmi terdaftar di BPOM, yaitu berupa produk yang secara umum dikenal sebagai antiaging.
Yang kami butuhkan sekarang adalah jawara-jawara pemasaran yang punya passion untuk memasarkan green product seperti Nu Age Antiaging ini.
Sebanyak produk ini terjual, sebanyak itu pula pohon kita tanam. Masyarakat menjadi awet muda karena tinggal di bumi yang terpelihara. Andakah yang kami cari untuk mewujudkan ini semua?