Minyak tamanu atau nama resminya Calophyllum iniphyllum Seed Ol memang secara kasat mata berwarna kehijauan, tetapi minyak ini sesungguhnya lebih hijau dari penampakanya. Yaitu dia bisa menjadi pemicu sejumlah industri hijau, yang bisa ikut terlahir bersama kehadirannya.
Pertama tentu di industri wellness seperti kosmetika, perawatan, perfumery dlsb. Minyak yang secara resmi terdaftar di International Nomenclature of Cosmetic Ingredients ini memiliki daftar panjang claim terkait khasiat yang dibawanya. Hampir semua produk wellness bisa menggunakan minyak ini sebagai bahan aktif-nya, menggantikan bahan-bahan fosil yang banyak digunakan hingga saat ini.
Industri kedua yang bisa dihijaukannya adalah industri energi. Industri ini menjadi kontributor terbesar hingga 3/4 dari pencemaran udara karena emisi yang dihasilkannya. Kehadiran bahan bakar berbasis tamanu yang carbon neutral tentu bisa menjadi game changer baru di industri ini.
Setelah diambil Virgin Tamanu Oil-nya untuk wellness dan Crude Tamanu Oil-nya untuk BBM, limbah tamanu adalah High Protein Concentrate (HPC), menghijaukan industri pakan ternak yang hingga kini mengambil sumber proteinnya dari negeri-negeri hingga separuh perjalanan bumi - yang membengkakkan carbon foot-print industri pakan.
Bahkan minyak hijau tamanu dapat menghijaukan industri keuangan di era SDG dan Net Zero. Dia bisa menjadi instrumen carbon trading yang sangat efektif, bahkan bisa menjadi Nu Currency di era Net Zero - ketika dunia harus mampu mengimbangi semua emisi yang masih terpaksa keluar dengan serapan yang sepadan.
Bagian mana saja dari industri hijau ini yang menjadi perhatian Anda, insyaAllah kami siap fasilitasi.