Diantara perbuatan ihsan - perbuatan baik yg lebih dari seharusnya - adalah memahami tanda-tanda kekuasaanNya di bumi, pada diri kita dan meyakini rezeki kita ada di langit (QS 51:20-22). Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya itu ada di makhluk yg amat sangat kecil yg tidak terlhat langsung oleh mata kita.
Makhluk ini tidak terhitung jumlahnya dan macam jenisnya - tetapi memiliki karakter yg mirip satu sama lain, yaitu mampu meproduksi senyawa yg saling menopang satu sama lain - menjadi orkestrasi kehidupan di alam yg sangat indah. Manusia modern menyebut semyawa tersebut adalah enzim.
Dengan enzim inilah bangsa jamur yg sangat kecil dan lemah mampu mengurai bebatuan gunung menjadi mineral yg dibutuhkan tabaman, hewan dan manusia. Dengan enzim yang diproduksinya bangsa bakteri membantu pencernaan di perut kita. Dan dengan enzim pula mikroalga tertentu bisa merubah limbah biomasa menjadi renewable hydrocarbon - energi bersih yg terbarukan.
Kuncinya ada pada mengenal ciptaanNya yang sangat kecil tersebut, tugas apa yang diembankan kepadanya dan kemudian mengelolanya untuk nemakmurkan bumi seperti yang diperintahkanNya (QS 11:61).
Produk dari makhluk kecil tersebut seperti kunci yang sangat specific, dia hanya bisa membuka pintu yang diperuntukannya. Maka apapun ‘pintu’ persoalan kehidupan di bumi ini - bisa diselesaikan bila kita temukan ‘kunci’- nya yang sesuai.
Mulai dari urusan pangan, kesehatan, energi, kelestarian lingkungan, perubahan iklim dlsb. ada enzim ‘kunci’ yang sesuai untuk pintu atau jalan keluarnya. InsyaAllah.