Article Categories

Gerai Dinar

Sumber Daya Bebas Bea Untuk Pendidikan, Pelatihan dan Pendampingan Usaha dan Kewirausahaan.
Selasa, 11 Desember 2018

Investasi

Mengapa Harga Emas (Akan Terus) Naik...?

Sudah lebih dari sebulan ini harga emas terus bergejolak, berfluktuasi sangat tinggi dengan range terendah di angka US$ 1,623/Ozt sampai sempat menyentuh angka US$ 1,900/Ozt minggu ketiga Agustus 2011 lalu. Saat artikel ini saya tulis harga emas dunia berada di kisaran US$ 1,885/Ozt – angka yang menurut saya sendiri sangat tinggi karena telah mengalami kenaikan lebih dari 51% selama 12 bulan terakhir. Posisi harga saat ini memang sedikit banyak dipengaruhi oleh sentimen sesaat – yaitu karena tingginya angka pengangguran di Amerika Serikat yang di release akhir pekan lalu, bila sentimen ini mereda ada kemungkinan harga emas dunia akan turun kembali dalam jangka pendek. Namun untuk jangka panjangnya – perkiraan saya harga emas memang  akan terus terdorong naik,  mengapa ?

Read more...

Indahnya Mulai Usaha Dengan Bootstrapping…

Dalam dunia entrepreneur, bootstrapping adalah istilah yang digunakan bila Anda memulai usaha sendiri  tanpa dukungan pendanaan dari pihak lain diluar diri atau organisasi Anda.  Menggunakan kekuatan sendiri pada umumnya jauh lebih realistik untuk pemula karena Andalah yang tahu seluk beluk usaha Anda dan tahu seluruh faktor-faktor risiko-nya, dengan bootstrapping Anda juga tidak harus mentargetkan hasil yang tinggi – yang biasa dituntut investor bila Anda menggunakan dana pihak lain untuk memulainya.

 

Read more...

Gold Based Capital : Menumbuhkan Sektor Riil Untuk Melawan Inflasi...

Di dunia perbankan ada istilah Capital Adequacy Ratio (CAR) atau Rasio Kecukupan Modal, yaitu suatu rasio yang menggambarkan perbandingan antara modal bersih yang dimiliki suatu bank dengan total asetnya – setelah memperhitungkan faktor risiko. Mirip dengan ini di dunia asuransi dikenal istilah Risk Based Capital (RBC), yaitu kekayaan bersih perusahaan juga setelah diperhitungkan dengan faktor-faktor risiko. Keduanya memiliki kesamaan yaitu aset perusahaan yang sesungguhnya yang dimiliki oleh bank atau asuransi – sangat bisa jadi tidak sebesar asset yang diperhitungkan berdasarkan standar akuntansi – setelah faktor-faktor risikonya dimasukkan dalam perhitungan. Lantas bagaimana dengan aset pribadi atau perusahaan Anda, berapa nilai yang sesungguhnya ?, tumbuhkah atau malah menyusut ?.

 

Read more...

Mengelola Wealth Producing Assets Dengan Gold Based Capital...

Penjelasan tentang Wealth Producing Assets (WPA) dan Gold Based Capital (GBC) keduanya sudah saya tulis sebelumnya, kali ini saya akan gunakan keduanya untuk day to day business practice. Ilustrasinya begini, bila Anda bekerja pada perusahaan yang asetnya Rp 100 Milyar 5 tahun lalu dan kini aset perusahaan tersebut meningkat dua kalinya menjadi Rp 200 Milyar – tetapi kok karyawan tidak merasakan adanya peningkatan kesejahteraan yang dua kalinya – mengapa ?. Karena dalam nilai daya beli riil Rp 200 Milyar sekarang sesungguhnya kurang dari Rp 100 Milyar lima tahun tahun lalu, dari teori peluruhan yang juga telah saya perkenalkan sebelumnya menunjukkan daya beli Rupiah terhadap emas menjadi separuhnya setiap 4.3 tahun !.

 

Read more...

Indonesia Kita, Siapa Lagi Yang Akan Memakmurkannya...?

Salah satu penyebab kemiskinan adalah bila kita mengkonsumsi sesuatu yang tidak bisa kita produksi sendiri – karena berarti kita harus membelinya dari luar – tetapi inilah yang terjadi di negeri ini selama 50 tahun terakhir. Lima puluh tahun lalu tepatnya 1961, Indonesia hanya mengimpor gandum sebanyak 153,000 ton , tetapi kini (data terakhir FAO baru 2007) impor itu menjadi 5.5 juta ton atau naik menjadi 36 kali-nya – padahal dalam rentang waktu tersebut jumlah penduduk kita ‘hanya’ menjadi 2.5 kalinya. Jadi untuk setiap penduduk negeri ini, ada peningkatan konsumsi bahan pangan yang tidak bisa kita produksi sendiri untuk gandum saja sebesar lebih dari 14 kali lipat selama setengah abad ini.

Read more...