Article Categories

Gerai Dinar

Sumber Daya Bebas Bea Untuk Pendidikan, Pelatihan dan Pendampingan Usaha dan Kewirausahaan.
Selasa, 25 September 2018

Dinar/Emas

Dinar : Proteksi Anda Terhadap Inflasi…

Inflasi - RI

Pemerintah sudah mengumumkan akan menaikkan gaji pegawai negeri dan pensiunan sebesar rata-rata 5% dalam waktu dekat. Tentu hal ini akan menggembirakan mereka yang saat ini berstatus sebagai pegawai negeri maupun pensiunan.

 

Masalahnya adalah apakah hal ini akan meningkatkan kemakmuran mereka dan masyarakat pada umumnya ? sayangnya jawabannya adalah belum tentu. Daya beli mereka dan masyarakat umumnya hanya akan meningkat bila kenaikan pendapatan ini lebih tinggi dari kenaikan angka inflasi.

 

Karena angka inflasi tahunan rata-rata sejak 2001 – 2008 lalu di Indonesia mencapai 8.98%, maka kenaikan pendapatan yang bisa meningkatkan daya beli harusnya melebihi angka inflasi ini. Atau kalau kenaikan demikian tidak dimungkinkan, maka pengendalian inflasi harus menjadi focus pemerintah.  Untuk jangka pendek tahun ini kemungkinan besar pemerintah akan mampu menekan inflasi seperti yang ditunjukkan pada angka inflasi yang hanya 0.66% per Juli lalu; namun perlu program jangka panjang untuk mempertahankannya pada angka yang rendah agar kemakmuran terjaga.

 

Sayangnya di dunia yang menganut rezim uang kertas, saya belum ketemu suatu negara yang berhasil mempertahankan inflasinya. Saudi Arabia-pun yang menjadi legenda cetita sejak bapak-ibu kita pergi haji bisa membeli makanan – minuman seharga 1 Riyal, kalau Anda pergi haji atau umrah sekarang akan semakin sulit memperoleh makanan-minuman seharga 1 Riyal .  Pasalnya sejak tahun lalu, inflasi juga menjadi momok negeri itu. Bulan Juli tahun lalu bahkan inflasi negeri itu sempat menyentuh angka 11.1%.

 

Read more...

Mana Yang Lebih Bisa Dipercaya : Data Inflasi Atau Data Harga Emas…?

Inflation vs. Gold Price

John Williams adalah seorang kakek dari lima cucu yang tinggal di Oakland, California. Kakek ini memiliki profesi yang aneh bagi sebagian orang – namun sangat diperlukan bagi sebagian yang lain. Dagangan si kakek adalah  hal yang tidak biasa yaitu statistik – diluar statistik resmi yang di release oleh pemerintah. John Williams memang bukan sembarang kakek, dulunya ia adalah praktisi bisnis dan juga consultant di perusahaan-perusahaan raksasa dunia.

 

Anda bisa kunjungi situsnya di Shadow Government Statistic, bahkan kalau ingin lebih detil memperoleh data statistik si kakek – Anda dapat berlangganan dengan biaya  US$ 175 / tahun – maka Anda sudah memiliki akses ke sumber statistik lain diluar statistik resmi pemerintah Amerika Serikat – sepanjang tahun.

 

Apakah data yang dikeluarkan oleh kakek Williams ini lebih akurat dibandingkan data resmi pemerintah ?, nampaknya sebagian orang berpendapat demikian – makanya kakek yang satu ini menjadi sangat terkenal sepanjang krisis satu setengah tahun terakhir. Para statistician pemerintah-pun pada kebakaran jenggot karena media masa nampaknya cenderung mempercayai teori konspirasi dalam bidang statistik yang dilontarkan kakek Williams. Teorinya demikian :

 

Awalnya para surveyor mengumpulkan data secara nasional, kemudian data ini diolah oleh para statistician – sampai disini masih ok. Namun sebelum di release untuk umum, para politisi menginginkan data yang keluar menunjukkan suatu kemajuan (yang sangat penting untuk citra mereka di masyarakat) , maka kalau-pun mereka tidak bisa mengubah fakta, maka target-nya mereka dapat ‘mengelola’ fakta . Inilah yang membuat seorang John Williams tidak pernah bisa percaya statistik resmi pemerintah.

 

Read more...

Dinarnomics : Keadilan Ekonomi Berbasis Dinar…

Just EconomyPertama kali saya menggunakan istilah Dinarnomics dalam tulisan saya awal pekan ini, istilah ini mungkin awalnya terasa aneh. Keanehan ini sebenarnya juga sama dirasakan ketika pertama kali kita mendengar istilah Reagennomics, Obamanomics, Wikinomics dan apalagi yang setengah berkelakar Burgernomics. 

Namun insyaallah keanehan ini akan segera menjadi biasa setelah kita perkenalkan secara luas; dua hari setelah istilah ini saya gunakan – saya coba test dengan searching di google dengan Dinarnomics keyword – ternyata sudah muncul puluhan blog dan web teman-teman yang ikut memnyebarluaskan istilah ini dengan membuat link ke tulisan saya tersebut.

Pada kesempatan ini saya jelaskan sedikit seperti apa konsep Dinarnomics yang saya maksud. 

Read more...

Apresiasi Nilai Dinar Dalam Hampir 2 Tahun…

Dinar 22 Months

Dalam berbagai kesempatan, saya banyak membuat analisa harga Dinar untuk jangka panjang bahkan sampai 40 tahun; harga-harga tersebut umumnya adalah harga Dinar teoritis yang dihitung berdasarkan harga emas dunia dan nilai tukar mata uang asing yang berlaku saat itu.  Meskipun data-data tersebut sangat akurat dan valid karena diambil dari sumber-sumber data yang terpercaya, tetap saja harga-harga jangka panjang tersebut adalah harga teoritis – bukan nilai tukar Dinar yang benar-benar ditransaksikan.

 

Nilai tukar Dinar yang benar-benar ditransaksikan baru kami kumpulkan secara systematis sejak bulan September 2007, bersamaan waktu itu dengan peluncuran layanan informasi harga Dinar via SMS yang kami berikan secara gratis ke masyarakat peminat/pengguna Dinar. Beberapa bulan kemudian, informasi ini kami tampilkan pula di web sehingga bisa lebih detil dan lebih mudah pengoperasiannya.

 

Menarik diikuti kalau kita tengok kebelakang sejak data tersebut terkumpul. Nilai tukar Dinar yang tampil pertama kali via sms gateway kami adalah Rp 940,000 pada tanggal 14/09/07, pada update terakhir tanggal 01/08/09 angka tersebut telah menjadi Rp 1,343,760 atau mengalami kenaikan 43% untuk waktu hampir dua tahun (23 bulan ).

 

Kenaikan ini adalah murni apresiasi nilai dari Dinar itu sendiri, bagi Dinar yang diinvestasikan lebih lanjut seperti dalam program Qirad – maka ada bagi hasil juga yang besarannya antara 3% - 4% diluar apresiasi nilai tersebut.

 

Dalam dua tahun terakhir, puncak harga emas tahunan keduanya terjadi di bulan Maret. Tanggal 17 Maret 2008 harga Dinar mencapai Rp 1,308,600 dan tanggal 2 Maret 2009 harga Dinar mencapai Rp 1,613,530. Dugaan saya ini tidak terlepas dari faktor musim yang pernah saya tulis sebelumnya.

 

Dengan hasil apresiasi nilai yang self-explanatory ini, insyaallah menjadi mudah bagi pengguna atau peminat Dinar untuk mengambil keputusan investasinya.

Future World Currency & Uang Yang Namanya Disebut di Al-Qur’an...

eurodollar

Di dunia yang didominasi oleh uang Fiat murni sejak Agustus 1971, uang emas menjadi seperti isi lagu tahun 1980-an – dibenci namun pada saat yang bersamaan juga banyak dirindukan.

 

Uang emas dibenci oleh bank-bank sentral dunia dengan alasan yang tidak jelas – konon kalau uang emas dibiarkan exist – uang fiat akan kelihatan tidak bernilainya. Bahkan bukan hanya dibenci, dalam Article of Agreement of the IMF ada larangan bagi negara-negara anggotanya untuk menggunakan emas sebagai dasar nilai tukar uangnya (Article IV, Section 2. B).

 

Lantas siapa yang merindukan uang emas ?, bagi kita umat Islam – uang emas ini bukan hanya sekedar uang untuk kepentingan transaksi, tetapi juga sebagai alat untuk implementasi beberapa ketentuan syariah seperti nishab zakat, nishab hukuman bagi pencuri, nilai uang diyat dlsb. Jadi kita tentu merindukan kehadiran  uang yang adil ini.

 

Namun ternyata umat diluar Islam-pun yang cerdas dan memahami betul problem yang terbawa dengan uang kertas, mereka juga mulai merindukan hadirnya kembali uang emas ini. Di Amerika ada Gold Anti Trust Action Committee (GATA) dan Foundation of Advance Monetary Education (FAME) , keduanya gencar mengkritisasi ketidak beresan uang kertas mereka dan pentingnya kembali ke emas.

 

Read more...