Article Categories

Gerai Dinar

Sumber Daya Bebas Bea Untuk Pendidikan, Pelatihan dan Pendampingan Usaha dan Kewirausahaan.
Sabtu, 20 Juli 2019

Entrepreneurship

Bila Terpaksa Harus Berhutang, Kemana…?.

Kafalah

Pada tulisan saya tanggal 17 Maret 2009 lalu saya menganjurkan agar kita tidak mengandalkan hutang dalam mengatasi krisis (ekonomi) atau membangun kekuatan ekonomi umat. Untuk kegiatan produktif, banyak solusi Islam yang lebih adil bagi kedua belah pihak seperti qirad atau mudharabah, musyarakah dan lain sebagainya.

 

Namun ada kalanya kita terpaksa harus berhutang untuk hal-hal yang bersifat dharurat dan memang tidak mungkin diatasi dengan aqad –aqad tersebut diatas. Contohnya adalah ketika terkena musibah keluarga sakit yang perlu biaya besar, kecelakaan, bencana alam, kebakaran, banjir dlsb.

 

Dalam kondisi terkena musibah seperti ini, orang yang sehari-harinya mampu-pun bisa jadi terpaksa harus berhutang. Pertanyaannya adalah kemana kita harus berhutang ketika kondisi memaksa kita untuk itu ?.

 

Di jalan-jalan, di koran-koran bahkan sering via sms para ‘pemberi pinjaman’ menawarkan jasanya dengan iming-iming tanpa jaminan, atau cukup dengan jaminan BPKB dan sejenisnya. Bukan hanya oleh lembaga keuangan kecil saja, tetapi hal demikian juga ditawarkan oleh bank-bank asing besar.

 

Motifnya apa mereka menawarkan pinjaman ke orang-orang yang sebenarnya tidak terlalu  membutuhkan pinjaman ini ?; tidak lain adalah kerena mereka berharap memiliki penghasilan dari bunga pinjaman alias riba.

 

Pinjaman-pinjaman semacam ini bukan merupakan solusi bagi kebutuhan dana dharurat seperti yang saya uraikan diatas. Pertama karena pinjaman mereka mencekik dari sisi bunganya dan kedua karena pinjaman ini berbasis riba yang mendatangkan dosa bagi pemberi dan penerimanya.

 

Read more...

Jalan Keluar Itu Memang Pasti Ada, Tetapi Bagi Siapa..?

Masjid

“… Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar ” (QS 65:2)

 

“Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya… ” (QS 65:3)

 

“… Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” (QS 65:4)

 

“… Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya.” (QS 65:5)

 

Dalam berbagai tulisan saya, biasanya saya tidak menggunakan kata “pasti” karena hanya Allah Ta’ala yang bisa memastikan sesuatu itu terjadi atau tidak. Namun karena judul tulisan ini saya ambilkan dari janji Allah Ta’ala dalam Al-Qur’anul Karim, maka saya berani menggunakan kata “pasti” ini – janji Allah pasti benarnya!.

 

Adalah lumrah dalam kehidupan kita sehari-hari, baik sebagai individu, rumah tangga, masyarakat sampai negara kita memiliki masalah. Dan sesungguhnya untuk setiap masyalah tersebut, Allah Ta’ala sudah menjanjikan pasti ada jalan keluarnya. Namun untuk siapa jalan keluar ini diberikan ? ternyata kepastian akan jalan keluar tersebut hanya diperuntukkan bagi yang bertakwa.

 

Bahkan bagi yang bertakwa, bukan hanya jalan keluar yang diberikan, tetapi juga rizki dari arah yang tidak disangka-sangka, kemudahan dalam segala urusan, dan yang lebih menggembirakan lagi adalah dihapuskannya kesalahan dan dilipat gandakannya pahala.

Read more...

Pengaruh Obama’s Plan Terhadap Investasi Anda…

barakPekan lalu negeri ini seolah tersihir oleh tamu negara yang sebenarnya ‘hanya’ menteri luar negeri AS yaitu Hillary Clinton. Di seluruh Negara yang dikunjunginya, ibu menteri ini nampaknya disambut lebih dari sekedar menteri. Dia di posisikan ‘diatas’ seolah-olah mempunyai kemampuan lebih, dan bisa berbuat banyak untuk bangsa-bangsa di Asia.

 

Ironinya, sebenarnya tamu Negara yang satu ini diantara misinya adalah ‘mencari hutang’ ke Negara-negara yang dikunjunginya. Betapa tidak, di negeri asalnya - bos Ibu menteri yang bekas pesaingnya dalam perebutan kursi presiden – lagi pusing tujuh keliling memikirkan upya penyelamatan negerinya yang sedang dalam proses tenggelam.

 

Rencana-rencana penyelamatan yang dilakukan Barack Obama bisa jadi malah akan menenggelamkan negeri itu sampai beberapa generasi yang akan datang. Angka terakhir yang saya kutip dari Casey Report menujukkan bahwa biaya total penyelamatan ekonomi Amerika (Total Cost of Bailout) akan mencapai lebih dari US$ 10 trilyun. Perinciannya adalah : Federal Reserve Programs (US$ 6.5 trilyun); FDIC Programs (US$ 1.5 trilyun) ; Treasury Department Programs (US$ 0.9 trilyun) ; FHA Programs (US$ 0.9 trilyun) dan terakhir American Recovery Bill (US$ 0.8 trilyun).

 

Read more...

Financial Check-Up : Apakah Kita Sehat Secara Finansial ?...

StressMedical Check-Up mungkin mayoritas kita sudah biasa, apalagi kalau yang bekerja pada perusahaan besar – secara berkala wajib menjalani ini. Untuk apa ?, agar kita tahu kondisi kesehatan kita yang sesungguhnya – dan untuk dapat melakukan langkah-langkah pencegahan atau penyembuhan bila ditemukan gejala yang kurang baik pada kesehatan kita.

 

Lantas apa itu Financial Check-Up ?, sama dengan Medical Check-Up – hanya gunanya bukan untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh kita – tetapi untuk mengetahui kesehatan keuangan kita.

 

Sama dengan Medical Check-Up, Financial Check-Up ini juga perlu untuk mengetahui kondisi keuangan kita yang sesungguhnya – dan diambil tindakan-tindakan perbaikan bila ada yang kurang beres.

 

Untuk melakukan Medical Check-Up kita membutuhkan (team) dokter yang masing-masing memiliki kompetensi dibidangnya. Demikian halnya dengan Financial Check-Up kita juga membutuhkan bantuan dari orang yang competent dibidangnya seperti para Financial Planner, Wealth Management Specialist dlsb.

 

Read more...

Antara Damascus, Dubai dan Depok...

UmayyadAlhamdulillah hari ini adalah hari kesepuluh saya melakukan perjalanan ke Damascus dan Dubai, insyaallah besuk sudah kembali ke Depok. Maksud perjalanan ini adalah dalam rangka mengidentifikasi 'bukit' untuk 'pohon zaitun' yang kita tanam agar bisa memberikan hasil yang terbaik karena tumbuh 'tidak di timur dan tidak pula di barat'.


'Pohon zaitun' ini bisa berupa pendidikan untuk anak-anak kita, usaha yang kita bagun, amal islami yang kita persiapkan untuk akhirat kita atau apa saja yang memerlukan lingkungan pertumbuhan yang baik.


Dari kunjungan ini saya membuat analisa dari dua kota Damascus dan Dubai, relatif bila dibandingkan dengan Depok dimana saya tinggal. Yang saya sajikan disini hanya summary dari analisa tersebut.

Read more...