Article Categories

Gerai Dinar

Sumber Daya Bebas Bea Untuk Pendidikan, Pelatihan dan Pendampingan Usaha dan Kewirausahaan.
Selasa, 23 Januari 2018

Harga Dinar per 6 jam

Harga Dinar

Harga Dinar
  • Harga Dinar Emas per Tue, 23 Jan 2018 12:30:00 +0700 Jual Rp. 2,227,154 Beli Rp. 2,138,068

  • Harga Dinar Emas per Tue, 23 Jan 2018 06:30:00 +0700 Jual Rp. 2,227,879 Beli Rp. 2,138,764

  • Harga Dinar Emas per Tue, 23 Jan 2018 00:30:00 +0700 Jual Rp. 2,227,034 Beli Rp. 2,137,953

  • Harga Dinar Emas per Mon, 22 Jan 2018 18:30:00 +0700 Jual Rp. 2,228,331 Beli Rp. 2,139,198

  • Harga Dinar Emas per Mon, 22 Jan 2018 12:30:00 +0700 Jual Rp. 2,224,225 Beli Rp. 2,135,256

Entrepreneurship

Mobile Number, The New Identity…

number

Dalam bidang pengembangan teknologi dan layanan, kita nampaknya harus belajar banyak dari industri telekomunikasi.

 

Bayangkan, 20 tahun lalu saya harus mengantri di kantor telkom Jakarta untuk memperoleh sambungan telepon. Itupun akhirnya baru tersambung 2 tahun kemudian.

 

Karena lamanya memperoleh sambungan telepon rumah, bos saya yang bule waktu itu terpaksa membelikan saya mobile phone yang gedenya sebesar aki mobil !. Harganya-pun tidak tanggung-tanggung, lebih mahal dari harga mobil dinas saya waktu itu. !.

 

Kini dua puluh tahun kemudian, pembantu rumah tangga kita bisa memperoleh nomor telepon hanya dengan mengunjungi kios di depan komplek. Langsung dapat nomor, langsung sambung.

 

Yang namanya mobile phone sekarang bener-bener mobile dan nomornya bisa diperoleh oleh siapa saja dengan harga hanya seharga sepiring nasi. Sehingga jangan heran kalau anda berjalan-jalan ke pasar Beringhardjo Jogjakarta, Anda akan mudah menemukan mbok-mbok pedagang pasar yang bersila di pasar dan  (ma’af) nyelipin handphone-nya dibalik kutang bersama tumpukan uang hasil jualannya. Benar-benar mobile, dan benar-benar untuk semua orang…

 

Read more...

Positioning Riba Dalam Masyarakat Islam…

market

Sama dengan kemungkaran besar lainnya seperti pelacuran , perjudian dan minuman keras ,  riba adalah kemungkaran besar yang usianya seusia sejarah manusia itu sendiri.

 

Juga jangan dikira di jaman Rasulullah SAW hidup tidak ada riba; ada riba saat itu dan justru itulah ditimbulkan larangannya. Demikian pula di jaman-jaman nabi sebelumnya, ada riba tetapi selalu dilarang.

 

Di jaman keemasan Islam sesudah Rasulullah SAW pun demikian. Pelaku-pelaku riba tetap ada di masyarakat meskipun itu terus dilarang.

 

Di jaman-jaman kekhalifahan, pedagang dimuliakan apalagi kalau pedagang ini dari jauh. Pedagang-pedagang antar kota ini dijamu sebagai tamunya kaum mukminin di kota tujuan.

 

Kepada mereka disediakan rumah-rumah singgah yang terbaik – Anda masih bisa melihat bekas-bekas rumah singgah ini bila Anda datang ke Damskus sekarang. Para pedagang luar kota ini belum boleh berdagang sebelum mengamati pasar selama tiga hari. Agar ketika mulai berjualan  mereka tahu harga yang wajar , sehingga tidak dirugikan atau merugikan orang lain.

 

Lantas dimana posisi para rentenir ?, mereka beroperasi  secara sembunyi-sembunyi dengan mencegat para pedagang dan orang-orang yang akan ke pasar – untuk menawarkan jasa ribawinya (seperti calo karcis kereta di musim lebaran). Bila ketahuan petugas pengawas pasar (hisbah) mereka ini dikejar-kejar dan lari tunggang langgang.

 

Dengan positioning sebagi produk yang tercela – karena dosa besar dan diperangi Allah dan RasulNya (QS 2:279) – maka meskipun para rentenir ini tidak bisa dihilangkan keberadaannya dalam masyarakat, pertumbuhan dan perkembangannya dicegah.

 

Read more...

Aslim Taslam, Then…Gold is Antidote To The Crisis…

Aslim-Taslam

Bahan tulisan saya kali ini adalah gabungan dari Khutbah Iedul Adha 08/12/08 pagi dari Ustadz Ihsan Tanjung dan acara televisi di Business News Network malamnya yang membahas fenomena Gold Backwardation di pasar emas internasional.

 

Dalam   khutbah Iedhul Adha tersebut Ustadz Ihsan mengingatkan kita semua atas kewajiban berdakwah, yaitu secara khusus mengajak kaum non-muslim di sekitar kita untuk ikut masuk Islam.

 

Hal ini dicontohkan langsung dengan ucapan Rasulullah yang sangat terkenal yaitu  Aslim Taslam yang artinya “Masuk Islam-lah engkau, niscaya engkau bakal selamat (dunia dan akhirat)”. (HR. Bukhari).

 

Selama ini kita mungkin ada perasaan nggak enak untuk mengajak masuk Islam temen-temen dekat kita, tetangga dekat, staff di kantor dlsb. yang beragama non-muslim.  Tetapi khutbah Ustadz Ihsan tersebut memberi perspektif lain tentang kewajiban berdakwah ini.

 

Karena kita yakin bahwa agama Islam ini yang benar dan kita yakin bahwa dengan jalan ini kita akan selamat di dunia dan akhirat; bukankah kita terlalu egois kalau kita ingin menikmatinya sendiri – tanpa mengajak orang-orang yang kita kenal (yang belum muslim) untuk mengikutinya pula ?.

Read more...

Dari Local Max Ke Big Max…

local-max

Tulisan saya kali ini saya ambilkan dari materi Entrepreneurship Training untuk kalangan pegawai dan professional yang kami kembangkan bersama Center for Islmic Entrepreneurship Development (CIED).

 

Perjalanan karir sukses seorang karyawan atau professional yang paling umum dapat kami gambarkan seperti grafik disamping yang disebut grafik Local Max. Karyawan atau professional muda, mulai dari titik A kemudian yang sukses menanjak karirnya sampai puncak di titik B.

 

Titik B ini adalah titik Local Max dimana sesorang karyawan atau professional stuck dengan apa yang dicapainya; bisa jadi dia sudah menjadi eksekutif puncak atau professional yang diakui dibidangnya. Tetapi yang dia lihat kemanapun adalah penurunan.

 

Karena penurunan ini menyakitkan, sedikit saja yang mau menempuh perjalanan dari B ke C, sehingga mayoritas karyawan dan professional berhenti di titik B ini.

 

Kalau Anda puas dengan grafik Local Max Anda, maka Anda-pun berhenti disini.

 

Read more...

Prediksi Harga Emas Dari Citigroup…

gold-bar

Saya lagi di Perkebunan Gunung Ringgit ketika harian the Telegraph - Inggris me-released prediksi harga emas dari Citigroup pekan lalu sehingga saya tidak bisa menurunkan tulisan ketika berita ini lagi hangat-hangatnya di pasar emas dunia.

 

Namun karena anailsa-analisa yang dibuatnya cukup valid dan dikeluarkan  oleh pihak yang juga cukup competent, maka meskipun terlambat saya kutip juga prediksi tersebut.

 

Prediksi ini sebenarnya bemula dari nota internal Citigroup kepada kliennya yang intinya menyatakan bahwa harga emas akan dapat mencapai US$ 2,000/troy oz dalam dua tahun mendatang, dan kemungkinannya adalah akhir tahun 2009.

 

Prediksi ini kemudian tidak dibantah, malah ditegaskan oleh Tom Fitzpatrick – Chief Technical Strategist dari bank tersebut.

 

Menurut Tom, ini tidak lain karena bank-bank sentral dunia telah membanjiri sistim moneter dengan likuiditas – uang kertas. Saat ini uang kertas ber-trilyun Dolllar tersebut ibarat debu beterbangan – mencari tempat untuk jatuh. Setelah jatuh akan menjadi tumpukan uang kertas dan guncangan inflasi yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

 

Read more...