Article Categories

Gerai Dinar

Sumber Daya Bebas Bea Untuk Pendidikan, Pelatihan dan Pendampingan Usaha dan Kewirausahaan.
Selasa, 24 April 2018

Harga Dinar per 6 jam

Harga Dinar

Harga Dinar
  • Harga Dinar Emas per Tue, 24 Apr 2018 12:30:00 +0700 Jual Rp. 2,311,269 Beli Rp. 2,218,818

  • Harga Dinar Emas per Tue, 24 Apr 2018 06:30:00 +0700 Jual Rp. 2,307,670 Beli Rp. 2,215,363

  • Harga Dinar Emas per Tue, 24 Apr 2018 00:30:00 +0700 Jual Rp. 2,309,812 Beli Rp. 2,217,420

  • Harga Dinar Emas per Mon, 23 Apr 2018 18:30:00 +0700 Jual Rp. 2,317,362 Beli Rp. 2,224,668

  • Harga Dinar Emas per Mon, 23 Apr 2018 12:30:00 +0700 Jual Rp. 2,323,082 Beli Rp. 2,230,159

Entrepreneurship

Kebangkitan Cengkeh

Dahulu bangsa barat menempuh perjalanan yang sangat jauh ke Nusantara dan kemudian menjajahnya karena melihat sesuatu yang sangat berharga di negeri ini, yaitu antara lain cengkeh dan lada. Ironinya ketika berabad-abad kemudian negeri ini merdeka, komoditi yang sangat berharga ini malah tidak menjadi andalan kita. Negara-negara Eropa kini memvisikan Bioeconomy 2030, sumber daya hayati akan kembali menjadi buruan mereka. Agar kita tidak kembali ‘terjajah’ secara ekonomi, maka sumber daya hayati itu harus kita sendiri yang menguasainya. Kita harus memimpin kebangkitan sumberdaya hayati ini, dan salah satu titik awalnya juga rempah-rempah, yaitu cengkeh !

Read more...

Anak Soleh Era Digital

Meskipun mayoritas kaum muslimin tahu dan yakin bahwa bekal yang abadi, yang akan menyertainya ketika tidak lagi berada di dunia ini hanya tiga yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak soleh yang mendo’akannya – masih teramat sedikit focus kita rata-rata dalam menyiapkannya. Maka kami di Indonesia Startup Center ingin memfasilitasi persiapan kita dalam tiga hal tersebut, sesuai jamannya – yaitu menggunakan teknologi digital saat ini.

Read more...

Impact Economy

Ada kekuatan baru di pasar dalam beberapa tahun belakangan ini yang digerakkan oleh individu dan korporasi yang ingin berbuat baik dalam ekonomi. Mereka ingin menyelaraskan antara tujuan untuk mencari untung dengan niat yang dianggap mulia. Bila di dunia pada umumnya hal ini dianggap pilihan baru dalam ber-ekonomi, di dunia Islam ini adalah keharusan. Bahkan ada petunjuk bagi kita agar pengelolaan harta kita itu berdampak bukan hanya pada diri dan keluarga kita, tetapi juga terhadap orang lain. Harta kita itu seperti roda gigi atau gear dalam system rotary gear yang menggerakkan mesin besar yang disebut Impact Economy.

Read more...

Corporate Waqf As Blue Ocean Strategy

Kejamnya persaingan usaha itu terpotret dengan baik dalam buku yang sangat terkenal Blue Ocean Strategy karya W Chan Kim (Harvard Business Review, 2004). Pasar digambarkan sebagai samudra yang merah oleh pertumpahan darah karena penghuninya saling membunuh satu sama lain, maka perusahaan yang cerdas akan menghindar dari ini dan mencari samudranya sendiri yang masih biru. Samudra biru itu salah satunya adalah dengan berbuat baik.

Read more...

Ketika Cinta Diuji

Ketika turun ayat ‘Kamu tidak akan bisa memperoleh Al-Birr (Surga) sampai kamu menginfaqkan dari apa yang kamu cintai...’(QS 3:92), serta merta Abu Talhah yaitu orang yang paling banyak hartanya dari kaum Anshar – menginfaqkan  kebun Bayruha – kebun terbaik yang dimilikinya yang berada di depan Masjid Nabi. Dengan ayat yang sama Umar bin Khattab menginfaqkan kebun terbaik yang pernah diperolehnya, yaitu kebun di Khaybar. Ayat ini semacam batu uji, yang menguji cinta kita atas harta – lulus kah kita seperti Abu Talhah dan Umar bin Khattab ?

Read more...