Article Categories

Gerai Dinar

Sumber Daya Bebas Bea Untuk Pendidikan, Pelatihan dan Pendampingan Usaha dan Kewirausahaan.
Selasa, 23 Januari 2018

Harga Dinar per 6 jam

Harga Dinar

Harga Dinar
  • Harga Dinar Emas per Tue, 23 Jan 2018 12:30:00 +0700 Jual Rp. 2,227,154 Beli Rp. 2,138,068

  • Harga Dinar Emas per Tue, 23 Jan 2018 06:30:00 +0700 Jual Rp. 2,227,879 Beli Rp. 2,138,764

  • Harga Dinar Emas per Tue, 23 Jan 2018 00:30:00 +0700 Jual Rp. 2,227,034 Beli Rp. 2,137,953

  • Harga Dinar Emas per Mon, 22 Jan 2018 18:30:00 +0700 Jual Rp. 2,228,331 Beli Rp. 2,139,198

  • Harga Dinar Emas per Mon, 22 Jan 2018 12:30:00 +0700 Jual Rp. 2,224,225 Beli Rp. 2,135,256

Entrepreneurship

Food, Feed and Fuel

Tiga kebutuhan pokok ini mestinya menjadi peluang keunggulan kita dalam memproduksinya yaitu pangan (food), pakan (feed) dan bahan bakar (fuel). Mengapa demikian ? Ketiganya membutuhkan air dan sinar matahari yang banyak untuk proses produksinya. Dalam hal kombinasi ketersediaan air dan matahari ini, tidak ada negeri besar di dunia yang lebih baik dari kita. Maka mengapa kita belum menjadi produsen terbesar dalam tiga hal tersebut ? Saatnya kita menguasai betul (mastering) hal-hal ini agar negeri yang diberi kekayaan melimpah ini bisa bener-bener unggul.

Read more...

Dari BBM ke BBF - Biomass-Based Fuel

Bahwasanya solusi bahan bakar itu dari tanaman mungkin tidak langsung tertangkap oleh kita, tetapi memang demikianlah kebenarannya sepanjang jaman. Ketika orang masih jalan kaki dan naik kuda, dia butuh suluh api dari kayu untuk menerangi jalan di malam hari. Awal adanya kereta api, bahan bakarnya menggunakan kayu untuk menghasilkan uap yang menggerakkan mesin kereta. Di Perang Dunia II banyak mobil menggunakan kayu pula dengan proses gasifikasi untuk menggerakkan mesinnya. Di jaman ini orang menggunakan tanaman dari jutaan tahun silam yang telah menjadi fossil untuk Bahan Bakar Minyak atau BBM.

Read more...

After Oil : To Save Or To Replace ?

Dalam menyikapi cadangan minyak kita yang akan habis sekitar tahun 2027 atau zaman yang saya sebut After Oil, pemerintah sebenarnya sudah punya rencana. Bahwa secara bertahap sebagian kebutuan bensin akan diganti dengan bioethanol sampai mencapai 20% tahun 2025, dan biodiesel akan menggantikan sebagian diesel sampai 30% tahun 2020 dst. Namun rencana ini amat sangat kecil peluangnya untuk dapat direalisir karena banyak hal, diantaranya ketiadaan anggaran untuk implementasinya. Ketika Plan A unlikely bisa jalan, bukankah kita butuh Plan B ?

Read more...

Bioadditive Open Source

Hingga kini additive atau khususnya bioadditive adalah nice thing to have, bukan kebutuhan pokok tetapi akan menyenangkan kalau kita punya. Mobil kita bisa lebih efisien bahan bakar, performance-nya bisa meningkat, emisi lebih rendah dlsb. Tetapi manakala kesadaran akan habisnya sumber minyak kita sudah meluas di masyarakat, segala hal yang bisa menghematnya akan menjadi kebutuhan. Maka bioadditive yang semula nice to have bisa menjadi must have. Ketika ini menjadi must have dan agar secara massal kita bisa menghemat bahan bakar minyak yang tersisa, ilmunya harus harus dibuat open source.

Read more...

Fuel Mathematics

Mayoritas rakyat negeri ini akan tidur nyenyak manakala tidak usah memikirkan masa depan bahan bakar kita, karena begitu memikirkannya pasti puyeng dibuatnya. Betapa tidak, kebutuhan bahan bakar akan tumbuh seiiring dengan pertumbuhan ekonomi. Kalau ekonomi kita tumbuh sekitar 5 % per tahun misalnya, kebutuhan bahan bakar akan tumbuh sedikit saja dibawahnya – let say 4.9% per tahun. Dari mana tambahan bahan bakar ini kita peroleh ? di situlah masalah yang membuat puyeng itu.

Read more...