<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' version='2.0'><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482</atom:id><lastBuildDate>Thu, 21 Aug 2008 10:36:36 +0000</lastBuildDate><title>Gerai Dinar</title><description/><link>http://geraidinar.com/index.php</link><managingEditor>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>167</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-991055751211082135</guid><pubDate>Wed, 20 Aug 2008 03:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-20T10:57:07.513+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Batu-Bata ; Wikinomics</category><title>Batu Bata Bangunan (Ekonomi) Islam...</title><description>Mujahid besar Mesir  Imam Al-Syahid Hasan Al Banna (1906 – 1949) membuat istilah yang pas pada target pembentukan pribadi muslim, yaitu agar kita menjadi &lt;B&gt;batu-bata&lt;/B&gt; yang kokoh dalam membentuk bangunan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa jadi batu-bata apa saja, guru , petani, pegawai, dokter, insinyur, politisi semua sama pentingnya asal kita benar-benar berfungsi secara optimal di tempat kita berada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana batu-bata yang menjadi unit terkecil dari suatu bangunan; diri kitapun merepresentasikan unit terkecil dari bangunan Islam keseluruhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau setiap diri kita baik, kokoh dan berfungsi maka akan indahlah bangunan Islam yang terbentuk – demikian pula sebaliknya – karena batu-bata batu-bata yang ada selama ini belum terbentuk secara baik – maka masih carut marutlah bangunan Islam saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep bangunan yang dimulai dari batu-bata yang kokoh ini bisa diterapkan dalam bidang apa saja dan dalam skala seberapa saja. Saya akan memberi ilustrasi yang kecil dan sederhana untuk konsep batu-bata yang kokoh ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh konsep yang saya pakai adalah contoh yang kita lakukan dengan Gerai Dinar dalam memperkenalkan Dinar dan Dirham di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/bata.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/bata.gif" border="0" alt="Konsep Batu Bata Yang Kokoh Dalam Bangunan Islam" /&gt;&lt;/a&gt;Perhatikan gambar disamping, gambar kotak yang yang diatas adalah ‘Bangunan Islam’  berupa ekonomi berbasis Dinar yang akan kita bangun – saya sederhanakan dalam dua dimensi saja yaitu modal dan waktu agar mudah dipahami, realitanya multi dimensi yang kita hadapi, tetapi insyaallah akan mudah memahaminya kalau kita sudah kuasai konsepnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pandangan dua dimensi modal dan waktu, upaya memperkenalkan Dinar secara luas di masyarakat akan dibutuhkan modal yang banyak dan waktu yang panjang. Kalau kita hanya bayangkan modal yang banyak dan waktu yang panjang ini, maka yang terlihat adalah bangunan kotak yang besar diatas.  Karena membayangkan sesuatu yang besar, diluar kemampuan kita , maka kita tidak bergerak kemana-mana – bahasa jawanya awang-awangen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan beda ceritanya apabila  bangunan yang besar tersebut kita pecah-pecah menjadi unit-unit kecil yang kita sebut batu-bata tadi.  Kebutuhan modal yang besar menjadi ringan karena bisa kita pecah-pecah menjadi unit-unit Qirad yang masing-masing di modali oleh para shahibul mal dari berbagai kalangan sesuai dengan kekuatn masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya umat yang terlibat juga insyaallah akan menjamin kelangsungan upaya gerakan Dinar ini dalam waktu yang panjang; tidak ada rahasia dalam pengetahuan dan system Dinar ini – pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukannya sederhana sehingga dengan mudah dikuasai oleh siapa saja yang berminat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep batu-bata ini juga bisa kita terapkan dalam projek besar lainnya yang insyaallah akan kita garap bersama yaitu konsep &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/07/muzaraah-cara-islami-untuk.php&gt; &lt;I&gt; Muzara’ah &lt;/I&gt; &lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya ada tiga kapling perkebunan swasta di Jawa Barat dan Banten yang insyaallah pas untuk projek percontohan &lt;I&gt;Muzara’ah&lt;/I&gt;  kita. Dibutuhkan modal yang tidak sedikit (puluhan milyar Rupiah) dan waktu yang lama untuk bisa mengembalikan ribuan hektar tanah-tanah perkebunan yang terbengkalai ini menjdi bumi subur dan produktif seperti yang seharusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau hanya kita bayangkan besarnya dana yang kita butuhkan dan waktu, maka bisa jadi kita tidak bergerak kemana-mana; ide &lt;I&gt;Muzara’ah&lt;/I&gt; tinggallah ide.  Tetapi ini insyaallah akan menjadi ringan kalau kita terapkan konsep batu-bata tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanah ribuan hektare bisa kita kapling-kapling dalam satuan  1 sampai 10 ha misalnya. Untuk menanam kayu Industri dibutuhkan investasi sekitar Rp 30 juta/ha dari tanam sampai panen. Untuk tanaman jati spesies baru dibutuhkan sekitar Rp 100 juta/ ha dari tanam sampai panen dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pemecahan ini, hanya dibutuhkan beberapa ratus orang dari kita untuk bisa menghijaukan ribuan hektar tanah perkebunan yang sekarang terlantar.  Bagaimana dari sisi waktu ? kan menanam pohon butuh waktu lama ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insyaallah tidak masalah juga; menjual pohon atau kebun adalah boleh dalam Islam asal jelas apa yang ada di kebun tersebut. Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW  meminta salah seorang sahabat menilai kebunnya dengan menjelaskan didalamnya ada pohon ini itu dan ada puing bangunannya. Bahkan &lt;I&gt;Asbabun Nuzhul&lt;/I&gt; surat &lt;I&gt;Al-Lail&lt;/I&gt; adalah antara lain cerita jual beli pohon yang disaksikan oleh  Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tidak boleh adalah jual beli yang mengandung &lt;I&gt;Gharar&lt;/I&gt; (ketidak pastian atau untung-untungan) seperti menjual buah ketika masih muda ditandan. Ini sangat berbeda dengan jual beli kebun atau pohon tersebut diatas. Jual beli buah objeknya adalah buah yang bisa saja menjadi tua dan mateng atau bisa juga rontok sebelum mateng.  Jual beli kebun atau pohon objeknya adalah kebun beserta isinya secara detil, atau pohon sesuai kondisi pohon saat jual beli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas apa kaitannya ini dengan rencana &lt;I&gt;Muzara'ah&lt;/I&gt; kita ?; kaitannya adalah kemudahan investasi di tanaman kayu industri atau jati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya adalah apabila kita punya anak yang di SMP kelas 2 sekarang, 5 tahun lagi kita akan butuh dana untuk anak kita masuk perguruan tinggi. Karena kita baru menanam kayu industri sekarang, maka panenan kayu kita paling cepat baru terjadi 6 tahun lagi. Maka kita bisa menjual kebun kayu kita sebelum masa panennya untuk keperluan anak masuk perguruan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, kita mungkin telat investasi di kayu ini. Kita mau invest yang sudah mulai nampak hasilnya, maka bisa saja kita membeli kebun dimana didalamnya sudah tumbuh kayu-kayu industri berumur 3, 4 tahun dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebun yang luas, dengan tanaman jangka panjangnya – tetap bisa dipecah-pecah menjadi unit investasi yang relatif kecil dengan &lt;I&gt;time-frame&lt;/I&gt; yang fleksibel sehingga bisa cocok dengan profil investasi dari siapa saja. Dengan demikian kita punya alternatif instrumen investasi lain di sektor riil yang jauh dari riba dan sejenisnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah inti dari konsep batu bata tadi; masing-masing batu-bata cocok dan berfungsi secara optimal di tempatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep ekonomi modern yang digandrungi barat saat ini ada yang mirip dengan konsep batu-bata ini yaitu yang disebut &lt;I&gt;Wikinomics &lt;/I&gt; mengikuti sukses &lt;I&gt; Wikipedia &lt;/I&gt;, bahkan ada buku laris &lt;I&gt;best seller&lt;/I&gt; tahun lalu dengan judul &lt;I&gt;Wikinomics &lt;/I&gt; ini. Insyaallah kalau ada waktu saya akan tulis ulasan tentang kemiripan prinsip-prinsip &lt;I&gt;Wikinomics &lt;/I&gt; yatitu Keterbukaan (Opennes), Berbagi (Sharing) , Kesetaraan (Peering) dan mendunia (Global)  dengan prinsip-prinsip Islam. Wallahu A’lam.</description><link>http://geraidinar.com/2008/08/batu-bata-bangunan-ekonomi-islam.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-8314444021501828379</guid><pubDate>Tue, 19 Aug 2008 09:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-19T16:51:43.211+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>prudent</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Syariah</category><title>Cerita Dibalik Rendahnya Harga Emas...</title><description>Cerita menarik ini bukan karangan saya, saya hanya mengambil intisari pelajarannya dari tulisan David Bond di &lt;I&gt;  Wall Street Journal &lt;/I&gt; terbitan kemarin 18/08/08.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh-tokohnya nyata yaitu Hunt bersaudara dari kisah yang nyata pula yang terjadi sekitar 30 tahun lalu – di negeri yang disamarkan olerh penulis cerita sebagi negeri &lt;I&gt;United Snakes&lt;/I&gt;  (betul, penulis David Bond menggunakan istilah United Snakes !).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1977, Hunt bersaudara dan beberapa orang Arab mitranya melihat hal yang aneh di pasar perak. Di pasar komoditi, diatas kertas perak diperdagangkan pada harga US$ 3.5 per ounce. Padahal dari survey di pasar fisik, mereka tahu betul bahwa tidak ada  satu ounce-pun perak yang dijual dengan harga ini secara fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui bahwa harga perak di bursa komoditi (COMEX) sangat murah dibandingkan harga fisik kalau ada di pasaran, maka Hunt bersaudara bersama mitranya yang dari Arab mulai membeli perak di bursa secara bertahap dalam dua tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan October 1979, jumlah perak yang mereka beli bertahap tersebut telah mencapai 192 juta ounces dan tiba saatnya mereka menagih janji barang yang dibelinya. Wajar bukan ?, orang membeli jeruk mendapatkan jeruknya. Demikian pula pikir Hunt bersaudara plus temannya yang Arab, beli perak harus mendapatkan perak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran yang wajar dan benar ini ternyata dilihat oleh pasar komoditi berjangka sebagai suatu malapetaka; seluruh pasar tidak siap memenuhi permintaan yang wajar dan benar ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa perusahaan bangkrut dan kegoncangan pasarpun terjadi, sampai-smpai presiden United Snakes saat itu harus turun tangan menggelontorkan cadangan peraknya ke pasar untuk menyelamatkan pasar perak dunia saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi yang dimanfaatkan oleh Hunt bersaudara 30 tahun lalu tersebut sebenarnya tidak berbeda dengan situasi sekarang; harga emas dan perak diats kertas di bursa komoditi  jatuh – tetapi kita tahu emas dan perak di pasar fisik harganya jauh lebih tinggi dari harga di atas kertas di bursa – inipun kalau barangnya ada..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan kertas saham, obligasi, uang kertas dan sejenisnya – hanya berharga ketika pihak yang berjanji masih bisa memenuhi janjinya; ketik mereka tidak mampu memenuhi janjinya maka benda-benda ini menjadi tidak berharga sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emas dan perak berharga bukan karena janji dari pihak tertentu, berharganya emas dan perak karena bendanya itu sendiri yang berharga. Jadi mau dijual dengan cara apapun, bendanya harus ada dan bisa diperoleh dengan harga yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita mengenai Hunt 30 tahun lalu seharusnya menjadi pelajaran bagi para pelaku pasar di bursa komoditi; jangan menjual barang ketika Anda belum memiliki barang yang Anda (akan) jual tersebut. Ini termasuk hal sederhana yang diatur di syariah yang kalau kita ikuti akan menjadi praktek perdagangan yang &lt;I&gt;prudent&lt;/I&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita dapat selalu berjalan diatas syariatNya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;I&gt;Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama) itu, maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.&lt;/I&gt; (QS 45 : 18)</description><link>http://geraidinar.com/2008/08/cerita-dibalik-rendahnya-harga-emas.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-3535016026042494792</guid><pubDate>Fri, 15 Aug 2008 01:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-15T08:55:53.150+07:00</atom:updated><title>How Low Can You Go...?</title><description>Kembali semalam harga emas dunia terkorekasi secara significant. Penyebabnya tidak lain adalah semakin perkasanya US$ yang dipakai untuk membeli emas saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda yang browsernya memiliki minimum &lt;I&gt;flash player-6&lt;/I&gt; akan dapat menyaksikan &lt;I&gt; US$ index speedometer &lt;/I&gt; yang mendekati &lt;I&gt;red zone &lt;/I&gt;. Saat saya tulis artikel ini angkanya menunjukkan 76.87 ; saat Anda baca kemungkinan besar angkanya berbeda karena &lt;I&gt;speedometer&lt;/I&gt; bekerja real time, akan selalu mengambil angka paling mutakhir saat Anda membukanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas pertanyaan yang sering sampai ke saya dalam situasi ini adalah sampai berapa rendah harga emas akan turun.... &lt;I&gt;How Low can You Go...? &lt;/I&gt;. Jujur ini adalah pertanyan yang tidak pernah bisa saya jawab; pengetahuan masa depan hanya milik Allah semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya tahu hanyalah sejarah, dimana dalam peradaban manusia zaman apapun di belahan dunia manapun – belum pernah terjadi emas dan perak menjadi barang yang tidak berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila uang kertas dari waktu ke waktu ada mencatatkan sejarah kegagalannya seperti di Indonesia (1965/1966 dan 1997/1998); Jerman 1923; Zimbabwe 2008 dan berbagai cerita kegagalan lainnya; maka tidak ditemukan sejarah kegagalan uang emas atau perak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, bisa saja harga Emas/Dinar turun sampai ke Angka yang rendah seperti sekarang ini atau bahkan lebih rendah lagi; namun Emas/Dinar tidak akan kehilangan nilai tukar atau daya belinya terhadap komoditi yang dibutuhkan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila sudah terbukti dari hadits Rasulullah SAW bahwa semasa beliau hidup harga kambing adalah dalam kisaran 1 Dinar; sekarang setelah lebih dari 1400 tahun 1 Dinar tetap dapat untuk membeli 1 kambing yang besar – maka tidak ada alasan yang sifatnya ilmiah apapun yang akan bisa membantah realita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping keyakinan kita, berangkat dari fakta-fakta tersebut saya secara pribadi tetap memilih Emas/Dinar sebagai pilihan investasi maupun sebagai uang masa depan kita. Harga emas internasional yang lagi rendah dapat kita manfaatkan sebaik mungkin untuk menyebar luaskan Dinar secara lebih merata – karena Dinar lagi sangat murah sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain emas/Dinar, tentu investasi sektor riil tetap menjadi pilahan saya dan akan terus saya &lt;I&gt;elaborate&lt;/I&gt; kemungkinan menyebar luaskannya. Sebaliknya investasi saham dan deposito sudah 10 tahun saya tinggalkan setelah kapok dengan peristiwa 1997/1998.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin juga ini yang dimaksud oleh hadits yang diriwayatkan oleh Abu Bakar ibnu Abi Maryam bahwa beliau mendengar Rasulullah SAW bersabda, &lt;I&gt;”Masanya akan tiba pada umat manusia, ketika tidak ada apapun yang berguna selain Dinar dan Dirham.”&lt;/I&gt; (Masnad Imam Ahmad Ibn Hanbal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A'lam bi Showab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Disclaimer : &lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;I&gt;Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun  yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya. &lt;/I&gt;</description><link>http://geraidinar.com/2008/08/how-low-can-you-go.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-7104925434341829518</guid><pubDate>Wed, 13 Aug 2008 02:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-13T09:26:04.924+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Harga Teoritis</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Harga Riil</category><title>Nilai Tukar Riil (Bukan Teoritis) Dinar Dari Gerai Dinar...</title><description>Beberapa minggu terakhir harga emas Dunia terus berfluktuasi dengan hebat, kadang fluktuasi ini terlalu tinggi dan terlalu cepat sehingga banyak yang bertanya-tanya apakah harga yang kita sajikan riil atau sebatas teoritis semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan ini saya jelaskan bahwa harga Dinar dan emas di Gerai Dinar adalah riil; artinya kita bisa benar-benar menjual dan membeli dengan harga yang ada di blog ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini yang kita tidak ada stok hanya emas lantakan karena memang bukan fokus kita; namun kadang ada yang menitipkan untuk dijual – dalam hal ini kita menggunakan harga yang ada di blog ini juga. Sedangkan Dinar, Dirham (Khamsa) insyaallah selalu tersedia dengan harga yang ada di blog ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sifatnya adalah harga riil, maka kadang fluktuasi yang ada di grafik kita tidak sepenuhnya sama dengan fluktuasi harga emas internasional; dari waktu ke waktu kita perlu melakukan &lt;I&gt;adjustment&lt;/I&gt; untuk menyesuaikan harga kita dengan harga ‘kulakan’ Dinar kita di Logam Mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga emas Logam Mulia ini lebih ‘landai’ perubahannya dibandingkan dengan pasar internasional – maka ini ikut mewarnai grafik dan harga-harga kita secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping harga  riil yang tersaji dan ter-update setiap enam jam untuk kepentingan transaksi, kami juga menyajikan harga teoritis tetapi sebatas untuk informasi yang terupdate setiap saat (real time).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh pada kesempatan ini juga saya perkenalkan komponen satu lagi yang berguna untuk memantau harga Dinar GeraiDinar , khususnya appresiasi nilainya terhadap Rupiah dan US$ setahun terakhir – grafiknya yang bersifat &lt;I&gt;realtime &lt;/I&gt; seperti termometer ada di &lt;I&gt;sidebar&lt;/I&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komponen baru ini akan sangat berguna bagi yang ingin tahu setiap saat appresiasi nilai Dinar setahun terakhir. Angka yang dibandingkan adalah harga jual Dinar dalam Rupiah dan US$ setahun lalu, dengan harga jual Dinar dalam Rupiah dan US$ yang berlaku detik ini juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga yang sifatnya masa lalu, adalah harga riil di statistik kita, sedangkan harga detik ini adalah harga teoritis yang kita ambil secara otomatis dari pasar internasional yang sedang berjalan pada saat browser anda membuka situs geraidinar.com ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.</description><link>http://geraidinar.com/2008/08/nilai-tukar-riil-bukan-teoritis-dinar.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-5650473957753445100</guid><pubDate>Mon, 11 Aug 2008 06:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-11T13:39:40.654+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Dow Gold Ratio</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>US$ Index</category><title>Komponen Baru di Dashboard Dinar...</title><description>Pengetahuan seluk beluk tentang emas dan Dinar sudah seharusnya tidak dimonopoli oleh sekelompok orang tertentu; tidak ada pihak yang bisa mengaku lebih tahu dari yang lain karena pengetahuan ini milik Allah semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar seperti ungkapan saudara saya yang tidak hentinya secara ‘lemah lembut’ ‘menyindir’ saya sebagai ‘anak kemarin sore’ dibidang ini, karena kenyataannya memang begitu – maka saya tidak membalas ‘sindiran’nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap saat saya berusaha belajar dan memahami ilmu yang dibutuhkan oleh umat ini, dan setiap saat saya mendapatkan sesuatu yang baru saya teruskan ke umat pula secepatnya melalui media ini – sehingga posisinya seperti air yang permukaannya selalu menuju ke sama tinggi, air dari tempat yang lebih tinggi akan selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah dalam upaya untuk mencapai keseimbanngan permukaan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya belajar hal baru yaitu belajar bagimana menyajikan informasi-informasi yang njlimet dengan alat dan cara yang sederhana sehingga mudah ditangkap oleh semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmunya para konsultan &lt;I&gt; Balance Score Card Implementer &lt;/I&gt; ini sering dijual mahal ke perusahaan-perusahaan besar, padahal intinya sederhana saja – asal kita tahu masalahnya, tahu &lt;I&gt;business process&lt;/I&gt;-nya, tahu &lt;I&gt; driver&lt;/I&gt;-nya – maka selebihnya hanyalah masalah penyajian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal Dinar misalnya, kita tahu daya beli Dinar sebenarnya tetap sepanjang zaman. Namun karena di pasar internasional Emas diperdagangkan utamanya dalam US $ - maka kinerja US$ menjadi &lt;I&gt;driver &lt;/I&gt; yang sangat penting dalam ‘mempengaruhi’ harga Emas yang berarti juga Dinar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana megetahui kekuatan US$  ini ?, banyak cara dilakukan orang, namun yang sudah luas digunakan dan relatif akurat adalah dengan menggunakan &lt;I&gt;US$ Index &lt;/I&gt; – yaitu nilai daya beli relatif US$ terhadap sekelompok mata uang kuat dunia. Biarlah para &lt;I&gt; statistician &lt;/I&gt; pasar uang yang mengumpulkan datanya, kita tinggal ambil saja data mereka dari berbagai bank data yang ada di dunia. Agar mudah dibaca gerak geriknya secara menarik, maka data-data tersebut saya sajikan &lt;I&gt;real-time &lt;/I&gt;  dalam bentuk komponen &lt;I&gt;dashboard &lt;/I&gt; disamping. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa artinya ini ?, sederhana saja – kalau US$ kuat – maka harga emas kemungkinan besar akan ‘kelihatan’ rendah. Tetapi US$ tidak bisa terlalu kuat – karena untuk menguatkannya &lt;I&gt;the Fed &lt;/I&gt; mereka perlu menaikkan suku bunga , sedangkan kalau ini dilakukan terus menerus  ekonomi mereka akan berhenti tumbuh dan dampaknya US$ akan kembali merosot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi berdasarkan kajian statistik kita, bisa saja US$ yang lagi kuat sekarang (US$ Index berada pada 76) akan menguat lagi dalam waktu dekat, mungkin akan sampai 77 – 80 (zone merah di dashboard), tetapi kalau toh ini terjadi – insyaallah tidak akan lama karena industri mereka akan menjerit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi komponen &lt;I&gt;dashboard&lt;/I&gt; yang ingin saya perkenalkan  adalah  &lt;I&gt; Dow/Gold Ratio &lt;/I&gt; atau DGR yang sudah juga saya bahas dua kali yaitu tulisan tanggal &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/04/dowgold-ratio-cara-lain-untuk-melihat.php&gt; 21/04/08 &lt;/a&gt;  dan tanggal &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/08/diluar-sektor-riil-pilihan-investasi.php&gt; 08/08/08 &lt;/a&gt; . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DGR ini membandingkan kinerja saham (yang direpresentasikan dalam Dow Jones Index) dengan harga emas dunia dalam &lt;I&gt;troy oz&lt;/I&gt;.  Pada saat tulisan ini saya buat DGR berada pada angka 13.64 dengan kecenderungan menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa bulan kedepan berdasarkan berbagai kajian analisa pasar yang saya baca angka ini akan terus menurun ke angka dibawah 13 – 10 bahkan bisa lebih rendah lagi ?, apa artinya kalau ini bener-bener terjadi ?,  Harga saham perusahaan menjadi sangat murah apabila dibeli dengan  Dinar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang punya duit banyak dalam bentuk Dinar, bisa jadi saat itu menjdi saat yang baik untuk membeli perusahaan-perusahaan yang sebenarnya masih bernilai tinggi, tetapi karena terbawa oleh kehancuran pasar saham – maka harganya akan menjadi sangat murah apabila dibeli dengan uang Dinar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan salah paham, saya tidak menganjurkan membeli saham untuk di spekulasikan– tetapi membeli perusahaan untuk dikembangkan demi kemakmuran umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua komponen &lt;I&gt;dashboard&lt;/I&gt; Dinar yang saya tambahkan ini mudah-mudahan dapat menambah wawasan kita tentang emas, Dinar dan lingkungan yang melingkupinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon maaf apabila &lt;I&gt;dashboard &lt;/I&gt; ini tidak muncul di browser Anda, kemungkinan Anda perlu mend-download &lt;I&gt;flash &lt;/I&gt; atau meng-updrade &lt;I&gt; flash&lt;/I&gt; Anda ke tingkat yang lebih tinggi. Dibutuhkan minimal &lt;a href="http://www.adobe.com/shockwave/download/download.cgi?P1_Prod_Version=ShockwaveFlash"&gt;&lt;I&gt;Flash Player-6 &lt;/I&gt; &lt;/a&gt; untuk dapat menampilkan dua komponen baru ini di &lt;I&gt;browser &lt;/I&gt; Anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon maaf pula bila tampilannnya kadang tidak sepenuhnya stabil, karena dampak peng-update-an data terus menerus dari sumber lain dengan teknologi XML – kadang harus mengorbankan stabilitas-ini; sederhana saja – kadang data yang sehrusnya diambil tidak ada. Wallahu A’lam.</description><link>http://geraidinar.com/2008/08/komponen-baru-di-dashboard-dinar.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-3572975325959819512</guid><pubDate>Fri, 08 Aug 2008 01:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-08T08:35:08.711+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Muzara'ah</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Dow/Gold Ratio</category><title>Diluar Sektor Riil, Pilihan Investasi Kita Memang Tidak Banyak...</title><description>Dalam sebuah diskusi di kelompok pengajian ibu-ibu di Cibubur kemarin, ada pertanyaan menarik dari seorang ibu yang nampaknya banyak pengalaman dibidang investasi baik saham, reksadana  maupun emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya pertanyaannya adalah saat-saat sekarang ini investasi saham dan reksadana lagi tidak baik; demikian pula dengan emas – lantas apa yang harus kita lakukan ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan ini sekarang mungkin di alami oleh mayoritas investor pribadi di negeri ini dan juga di seluruh dunia ; apa yang harus kita pilih ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deposito dan tabungan menurut saya sendiri adalah opsi terakhir dari pilihan investasi kita kalau kita sudah tidak ketemu hal-hal yang lebih menarik. Betapa tidak hasil bersih deposito saat ini yang rata-rata berada pada kisaran  6% - setelah potong pajak, kurang lebih hanya separuh dari perkiraan tingkat inflasi negeri ini untuk tahun 2008 yang bisa mencapai 12 %. Artinya uang kita tumbuh, tetapi kalah cepat dengan penurunan nilai daya beli riilnya yang menurun karena inflasi yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan pertamanya menurut saya tetap pada bisnis di sektor riil; pilihannnya banyak tergantung minat, pengetahuan dan pengalaman kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga hari lalu saya ketemu salah satu dari sekelompok temen-temen kuliah saya yang sekarang rata-rata telah menjadi milyarder.  Padahal tahun 2001 ketika mereka berkumpul di kantor saya di Kuningan – mereka belum punya ide mau berbuat apa, justru pertemuan tahun 2001 tersebutlah awal niatnya untuk berbuat sesuatu secara berjamaah sesama alumni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang mereka lakukan ? sekali lagi adalah sektor riil. Mereka mengelola tanah perkebunan yang sekarang telah menjadi milik mereka sendiri dengan luas lebih dari 1000 ha di Jawa Timur.  Dari perkebunan yang ditanami pohon karet dan kayu untuk industri inilah asset masing-masing kawan saya tersebut menggelembung menjadi puluhan milyar hanya dalam tujuh tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena keberhasilan kawan-kawan yang terjun di sektor riil tanaman perkebunan dan industri ini, insyaallah pada waktunya nanti pembaca yang berminat dapat mengikuti langkah mereka dengan konsep  &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/07/muzaraah-cara-islami-untuk.php&gt; muzara’ah &lt;/a&gt; yang sudah saya perkenalkan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deposito dan sektor riil adalah dua ekstrem, diantara keduanya ada saham, reksadana, dan emas. Diantara yang tengah-tengah ini mana yang kita pilih ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar empat bulan lalu saya menulis tentang &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/04/dowgold-ratio-cara-lain-untuk-melihat.php&gt;  &lt;I&gt;Dow/Gold Ratio &lt;/I&gt; &lt;/a&gt;  atau saya sebut DGR, yang intinya membandingkan harga saham di &lt;I&gt;Dow&lt;/I&gt; dengan harga emas dunia.  Saat saya menulis tersebut DGR masih berada pada angka 13.96; pagi ini DGR berada pada angka 13.17 jauh lebih rendah dibandingkan empat bulan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/dgr0808.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/dgr0808.gif" border="0" alt="Dow Jones Index  vs Gold Price" /&gt;&lt;/a&gt;Apa artinya ini ? Pada saat DGR berada pada angka 13.96; Dow Jones Index (DJI) berada pada angka 12 850 dan harga emas berada pada angka US$ 920/ troy oz. Pagi ini DGR berada pada angka 13.17 karena DJI berada pada angka 11 431 dan harga emas pada US$ 867.60./troy oz. Trend jangka panjang dari DGR ini dapat dilihat disamping, sehingga kita bisa menduga kearah mana kiranya harga saham dan emas akan bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi meskipun harga emas saat ini lagi rendah-rendahnya, emas masih berkinerja jauh lebih baik dari saham karena ternyata saham secara glogal turun lebih cepat ketimbang emas dalam empat bulan terakhir. Perbandingan ini memang tidak kita buat terhadap kinerja saham di Indonesia Stock Exchange (IDX), tetapi karena kinerja IDX pada umumnya juga sejalan dengan kinerja bursa saham secara global, maka indikasi ini bisa jadi juga merefleksikan kondisi di IDX. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi saya sendiri sebelum bisa mengikuti jejak-jejak kawan saya yang sukses di sektor rill, emas dan khusunya Dinar tetap menjadi pilihan saya. Wallahu A’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Disclaimer : &lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;I&gt;Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun  yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya. &lt;/I&gt;</description><link>http://geraidinar.com/2008/08/diluar-sektor-riil-pilihan-investasi.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-3204283058983602516</guid><pubDate>Wed, 06 Aug 2008 01:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-06T08:08:30.586+07:00</atom:updated><title>Harga Emas Turun Terus...Sampai Kapan ?</title><description>Pekan ini adalah pekan kedua harga emas mengalami serangkaian penurunan yang cukup tajam; sejak pekan lalu banyak pembaca yang menanyakan  hal ini ke saya. Sebagian sudah saya response langsung, sebagian lain saya respon secara umum melalui tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak membuat respon umum lebih awal tentang penurunan ini karena ingin mendahulukan tampilan &lt;I&gt; dashboard &lt;/I&gt; harga Dinar dari serangkaian grafik mingguan, bulanan, tahunan dan sepuluh tahunan. Grafik-grafik ini saya pentingkan untuk   didahulukan tampilnya karena dengan grafik ini pembaca dapat memperoleh wawasan yang lebih luas tentang posisi harga emas/Dinar saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, betul per pagi ini harga Dinar telah mengalami penurunan sampai 3.09% dibanding minggu lalu, atau 3.7 % dibandingkan sebulan lalu – namun kalau kita lihat jangka yang lebih panjang harga Dinar sekarang masih 22.33% dibandingkan dengan harga setahun lalu dan 279.67 % dibandingkan harga sepuluh tahun lalu !.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, realitanya untuk jangka pendek harga emas dan otomatis Dinar saat ini lagi rendah-rendahnya. Pertanyaan pertama, “Mengapa Demikian ?”  ; menurut saya setidaknya ada tiga penyebab untuk ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama adalah karena emas secara umum di pasar international dihargai dalam US$, &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/05/perilaku-us-terhadap-emas.php&gt; harga emas berbanding terbalik dengan kekuatan US$ &lt;/a&gt;. Hari-hari ini US$ lagi perkasa yang diindikasikan dari US$ Index mencapai 73.92.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua adalah kaitanya dengan harga komoditi lainnya yang terutama terwakili dengan &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/07/update-harga-minyak-kaitannya-dengan.php &gt; harga minyak mentah dunia. &lt;/a&gt; Sejak pekan lalu pula harga minyak mentah dunia turun, saat saya menulis artikel ini harga minyak mentah dunia berada pada angka US$ 118.47 per barrel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga adalah situasi geopolitik dunia &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/07/faktor-iran-dalam-harga-emas-dunia.php &gt; terutama terkait dengan perkembangan di Iran &lt;/a&gt; ; situasi yang lebih kondusif hari-hari ini ikut menurunkan kecemasan pasar terhadap harga-harga komoditi minyak dlsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga hal tersebutlah yang sekali lagi menurut saya menjadi pendorong utama turunnya harga emas dan Dinar sejak pekan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas pertanyaan selanjutnya adalah “Sampai Kapan ?” .  Ini pertanyaan yang lebih sulit untuk dijawab karena tidak ada seorangpun yang tahu masa depan.  Kalau berdasarkan statistik beberapa tahun terakhir seharusnya bulan ini sudah mulai naik lagi – &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/07/prediksi-harga-dinar-hingga-akhir-2008.php&gt; lihat tulisan saya pekan lalu  untuk ini. &lt;/a&gt; Jadi bisa-bisa saja emas naik kembali dalam satu dua bulan kedepan atau bahkan lebih cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun saya bisa saja keliru, posisi harga emas dan Dinar yang rendah bisa saja berlangsung lebih lama dari yang dapat saya perikirakan melalui statistik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau toh yang terakhir ini yang terjadi; kita dapat melihatnya dari dua sudut pandang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sudut pandang penyebaran Dinar di masyarakat luas akan baik, karena Dinar akan murah cukup lama – selagi uang kertas masih berharga baik; ini menjadi kesempatan yang baik pula untuk menukarnya dengan Dinar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua dari sudut pandang investasi; emas ditimbang dengan emas sebenarnya bukan investasi karena harganya akan tetap. Emas ditimbang dengan Rupiah bisa dianggap investasi karena harganya bisa naik (tetapi tentu bisa juga turun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian berbeda dengan uang kertas yang nilainya bisa habis sama sekali seperti yang terjadi di &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/07/uang-kertas-dengan-nilai-nominal.php&gt; Zimbabwe baru-baru ini &lt;/a&gt;– dalam sejarah manusia emas selalu tetap berharga; tidak pernah terjadi dalam sejarah manusia dimana emas menjadi barang yang tidak berharga. Jadi dengan daya beli riil yang stabil ‘investasi’ emas insyaallah juga tidak pernah keliru. Wallhu A’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Disclaimer : &lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;I&gt;Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun  yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya. &lt;/I&gt;</description><link>http://geraidinar.com/2008/08/harga-emas-turun-terussampai-kapan.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-8217507708459527717</guid><pubDate>Mon, 04 Aug 2008 00:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-04T07:58:02.372+07:00</atom:updated><title>Dashboard Untuk Memantau Harga Dinar...</title><description>Dalam upaya untuk terus menyempurnakan layanan ke masyarakat pengguna Dinar, mulai hari ini GeraiDinar.Com menambah &lt;I&gt; feature &lt;/I&gt; informasi berupa grafik-grafik otomatis untuk memantau harga Dinar selama seminggu terakhir, sebulan terakhir, setahun terakhir sampai sepuluh tahun terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahan &lt;I&gt; feature &lt;/I&gt; ini juga merupkan respon dari survey yang kami adakan ke pengunjung blog ini dengan pertanyaan “Informasi apa yang paling bermanfaat bagi Anda dari situs ini ?” .  61.9 % dari 860 reponden yang menyempatkan diri untuk memberi masukan menyatakan bahwa Data Harga Dinar adalah yang paling bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tampilan baru ini, maka setiap saat Anda membuka blog ini, yang akan langsung kelihatan tanpa perlu klik dan menggeser &lt;I &gt; scroll bar &lt;/I&gt; adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Grafik Harga Dinar yang di-update secara otomatis dengan &lt;I&gt;engine &lt;/I&gt; pelacak harga emas yang sedang berlaku di dunia setiap 10 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Garfik Trend Harga Dinar Mingguan, Bulanan, Tahunan dan Sepuluh Tahunan yang di update juga secara otomatis berdasarkan poin 1, tetapi hanya dilakukan setiap enam jam yaitu jam 7 , jam 13 , jam 19 dan jam 1 dini hari. Pada empat grafik ini juga disajikan persentase kenaikan/penurunannya dalam masing-masing rentang waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Daftar Harga Jual/Beli Dinar, Dirham, dan Emas dalam beberapa tingkat karat . Daftar harga ini juga di update otomatis setiap enam jam seperti di poin 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan serangkaian informasi yang langsung kelihatan setiap membuka GeraiDinar.Com tersebut diharapkan mayoritas pembaca dapat langsung mendapatkan informasi yang memadai    seperti harapan mereka yang tercermin dari hasil survey. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar harga-harga yang kami sajikan dalam angka maupun grafik, bisa saja berbeda dengan harga dari sumber lain dan banyak pembaca yang mempertanyakan hal ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan saya untuk hal ini adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Harga di GeraiDinar.Com adalah harga yang secara otomatis dihitung berdasarkan harga emas internbasional yang sedang berlaku tepat setiap jam 7, 13, 19 dan 1 dini hari. Harga Dinar di sumber lain di update pada jam yang berbeda ( saya tidak tahu tepatnya jam berapa karena tidak disebutkan jam update-nya). Kita tahu harga emas bergerak setiap detik, jadi perbedaan jam update tentu berdampak pada perbedaan harga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2)  Meskipun harga bahan bakunya sama (Dinar Emas Logam Mulia), struktur biaya bisa saja berbeda. Perbedaan struktur biaya, bisa membuat perbedaan harga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pembaca yang tertarik untuk mengetahui lebih detil mengenai berapa seharusnya Harga Dinar yang lebih akurat, dapat melakukan kajiannya sendiri secara lebih dalam dengan menghitung berdasarkan harga emas (sumbernya bisa Logam Mulia, Kitco.Com, GeraiDinar.Com dlsb), kemudian juga memasukkan unsur biaya cetak ( bisa nanya ke Logam Mulia) dan biaya yang wajar untuk pengelolaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kajian-kajian tersebut, kemudian dibandingkan dengan harga Dinar yang ada di pasaran baik dalam negeri maupun luar negeri maka insyaallah pembaca akan tahu bahwa harga Dinar GeriDinar.Com akan berada kurang lebih di tengah – bukan yang paling murah (karena ada yang lebih murah) dan juga bukan yang paling mahal (karena ada yang lebih mahal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu kami tidak berharap informasi-informasi yang komprehensif yang kami sajikan menjadi alat untuk spekulasi emas/Dinar, sebaliknya dengan menyajikan informasi harga Dinar yang komprehensif ini kami berharap pembaca dapat membuat keputusan-keputusannya secara &lt;I&gt; well informed &lt;/I&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.</description><link>http://geraidinar.com/2008/08/dashboard-untuk-memantau-harga-dinar.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-4838449922885611305</guid><pubDate>Tue, 29 Jul 2008 02:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-29T09:27:53.306+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Gold Price Prediction</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Prediksi</category><title>Prediksi Harga Dinar Hingga Akhir 2008...</title><description>Pertanyaan yang selalu sulit saya jawab dari para pembaca blog ini maupun peminat/pengguna Dinar yang menelpon kami, adalah akan kemana arah harga Dinar kedepan ?; jujur selalu saya katakan saya sendiri tidak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling banter kita hanya bisa membuat perkiraan-perkiraan berdasarkan statistik harga yang telah lewat; sedangkan pengetahuan masa depan hanyalah milik Allah semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/trend.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/trend.gif" border="0" alt=" Gold Price Prediction" /&gt;&lt;/a&gt; Setelah saya jawab demikian umumnya penanya tetap penasaran, lantas bagaimana perkiraan statistiknya ?.  Untuk menjawab pertanyaan lanjutan ini, berikut adalah penjelasan saya yang paling &lt;I&gt;up-to-date&lt;/I&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data harga Dinar yang dimiliki oleh Gerai Dinar sendiri baru untuk sekitar sepuluh bulan terakhir; namun karena data harga Dinar ini diolah langsung dari harga emas internasional – maka data-data untuk periode sebelumnya bisa diambilkan dari data harga emas internasional yang disajikan oleh banyak pihak seperti &lt;I&gt;kitco, goldseek &lt;/I&gt; dlsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grafik disamping misalnya menggambarkan trend harga emas tahunan sejak tahun 2001; trend ini saya ambilkan dari situsnya &lt;I&gt;goldseek.&lt;/I&gt;  Yang menarik dari grafik tersebut adalah nampaknya ada kenaikan harga emas yang bersifat musiman yaitu mulai bulan Agustus sampai Desember.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari data 7 tahun terakhir menunjukkan bahwa harga emas mulai Agustus sampai Desember secara umum selalu naik; kenaikan terendah terjadi di tahun 2001 dengan 2.8 % dan kenaikan tertinggi tahun lalu 2007 sebesar 26.7 %. Rata-rata kenaikan 7 tahun terakhir adalah sebesar 12.99%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan berikutnya adalah mengapa ada kenaikan harga musiman ini  ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tahu bahwa harga emas secara umum mengikuti trend harga komoditi; kalau harga-harga komoditi naik, maka harga emas juga naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang akhir tahun yang juga bersamaan dengan musim dingin di negara-negara sub tropis; orang membutuhkan lebih banyak energy untuk memanaskan ruangan. Membutuhkan lebih banyak konsumsi juga untuk memanaskan suhu badan, demikian juga lebih banyak pakaian untuk memepertahankan diri dari kedinginan. Ini semua mendorong harga –harga untuk naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu ini dengan asumsi hal-hal diluar energy, makanan dan pakaian adalah tetap. Apabila hal-hal lain ikut bergerak seperti situasi geo-politik, suku bunga perbankan dlsb, ikut bergerak – maka trend musiman tersebut akan ikut terpengaruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2007 lalu trend musiman diperkuat oleh adanya beberapa kali keputusan &lt;I&gt;the Fed &lt;/I&gt;-nya Amerika untuk menurunkan suku bunga – yang berdampak pada turunnya nilai Dollar dan naiknya harga emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana akhir tahun ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat banyak faktor yang masih akan berjalan bersama trend musiman tersebut.  Diantaranya adalah &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/07/faktor-iran-dalam-harga-emas-dunia.php&gt; faktor Iran &lt;/a&gt;, pemilihan presiden Amerika Serikat dlsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/2008ap.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/2008ap.png" border="0" alt="US$ Index vs Gold Price" /&gt;&lt;/a&gt; Untuk amannya paling gampang saya buat rata-rata saja; asumsinya adalah ada faktor yang memperkuat trend musiman, ada juga faktor yang mungkin melemahkannya seperti &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/07/turunnya-harga-emas-dunia-dan.php&gt; semangat pemerintahan Amerika untuk menahan laju inflasi &lt;/a&gt; yang sudah kelewat tinggi di negara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ini semua kita ambil angka rata-rata 7 tahun terakhir akan ketemu angka kenaikan harga emas internasional dikisaran 13 % (tepatnya (12.99%) untuk Agustus sampai Desember 2008 mendatang. Hasil prediksi ini saya sajikan dalam grafik di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi masa depan hanya milik Allah semata, yang kita lakukan hanya berusaha memahami pola-pola dari fenomena yang sudah terjadi. Wallahu A’lam .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Disclaimer : &lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;I&gt;Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun  yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya. &lt;/I&gt;</description><link>http://geraidinar.com/2008/07/prediksi-harga-dinar-hingga-akhir-2008.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-2820857458271889025</guid><pubDate>Mon, 28 Jul 2008 01:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-28T08:52:17.640+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Imam Ghazali</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>harga emas</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>James Turk</category><title>Harga Emas Dalam Perspective...</title><description>Setelah menulis sendiri lebih dari 160 artikel di blog ini sejak akhir Desember lalu...rasanya perlu juga sekali-kali saya menampilkan tulisan orang lain untuk memperluas wawasan kita semua...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini yang akan saya sarikan adalah tulisan &lt;B&gt;James Turk &lt;/B&gt; di kitco.com.  Beliau adalah pendiri dan &lt;I&gt;chairman&lt;/I&gt; dari GoldMoney.Com, juga  salah satu penulis (co-author) buku yang menghebohkan &lt;I&gt;The Coming Collapse of the Dollar &lt;/I&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah ringkasan dari tulisan &lt;B&gt;James Turk &lt;/B&gt; tersebut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang membeli emas atas pertimbangan harga, tetapi sayangnya ini bukan alasan yang tepat. Harga hanya merupakan pertimbangan penting kedua. Pertimbangan yang lebih penting adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Motivasi untuk strategi ketahanan financial ( bahasa saya adalah Yukhsinun, lihat tulisan – &lt;I&gt;pentj. &lt;/I&gt; tanggal &lt;a href=http://geraidinar.com/2007/12/bangun-ketahanan-ekonomi-keluarga.php&gt; 25 Desember 2007 &lt;/a&gt; ). Emas sudah terbukti dan teruji dalam rentang waktu yang sangat panjang dalam melawan inflasi. Orang cenderung membeli emas apabila ia tahu inflasi akan memburuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Emas sebenarnya bukanlah alat investasi yang sesungguhnya (lihat juga tulisan saya – &lt;I&gt;pentj.&lt;/I&gt; tanggal &lt;a href=http://geraidinar.com/2007/12/sebagai-instrumen-investasi-dinar-hanya.php&gt; 25 desember 2007 &lt;/a&gt; bahwa sebagai ‘investasi’ emas hanya nomor 2). Untuk membeli minyak yang sama dibutuhkan emas yang relatif sama dalam enam puluh tahun terakhir. Jadi berinvestasi emas untuk mengharapkan dapat membeli jumlah barang yang lebih banyak dalam beberapa tahun mendatang – pada umumnya bukanlah alasan yang tepat. Tetapi dengan emas pula ada jaminan bahwa kita akan dapat membeli jumlah barang yang sama (tidak berkurang) dalam beberapa puluh tahun kedepan – jadi emas saja adalah alat untuk mempertahankan kemakmuran tetapi bukan untuk meningkatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Uang kertas hanya dapat menyimpan nilai sementara – kalau kelamaan kita menyimpannya, maka daya belinya pasti turun. Sebaliknya emas terbukti menjadi penyimpan nilai yang bersifat permanen – daya belinya tidak menurun dengan berlalunya waktu. ( dari khazanah Islam kita tahu harga kambing zaman Rasulullah SAW 1 Dinar, demikian pula saat ini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan diatas mengundang pertanyaan kritis kepada &lt;B&gt;James Turk &lt;/B&gt; sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;I&gt; “ Saya tertarik dengan penjelasan tersebut; tetapi kalau saya membeli emas 1 troy oz awal 2008 seharga US$ 1000 kemudian dua tahun lagi ternyata harganya tinggal  US$ 500 mengapa saya tidak merasa nyaman dengan kondisi ini ?, tentu karena yang terjadi adalah sebaliknya, Anda membeli emas 1 troy oz US$ 280 pada tahun 2000 dan awal 2008 menjadi US$ 1000 maka Anda merasa nyaman, tetapi hidup kan tidak selalu demikian ?” &lt;/I&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban yang menarik dari &lt;B&gt; James Turk &lt;/B&gt; adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;I&gt;Anda berpendapat demikian karena Anda meliht emas dari perspective seorang pedagang, yaitu satu-satunya keuntungan Anda adalah ketika harganya naik. Padahal emas lebih dari sekedar ‘uang’, banyak manfaat lain dari kepemilikan emas secara fisik. &lt;/I&gt; – berikut hanyalah beberapa diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;B&gt;Tidak ada &lt;I&gt; counterparty risk &lt;/I&gt; dalam emas &lt;/B&gt;. Ketika Anda memegang emas, Anda memegang &lt;I&gt; tangible asset &lt;/I&gt; yang tidak tergantung pada janji orang lain. &lt;I&gt; Tangible asset &lt;/I&gt; dalam genggaman Anda ini menjadi semakin penting pada saat krisis keuangan melanda. Tanyakan pada orang yang menaruh uang di Northern Rock (Inggris) dan Bear Stearns (Amerika). Juga pada orang yang mengalami krisis finansial yang serius di negaranya ( contoh &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/07/uang-kertas-dengan-nilai-nominal.php &gt; Zimbabwe &lt;/a&gt; dalam tulisan saya minggu lalu) – maka Anda akan tahu betapa pentingnya &lt;I&gt; Tangible Asset &lt;/I&gt; berupa emas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;B&gt; Konsistensi dalam daya beli &lt;/B&gt;. Katakanlah harga emas turun menjadi US$ 500 / troy oz dua tahun lagi, pastilah harga komoditi yang lain seperti gandum, minyak dlsb juga ikut turun. Statistik berabad- abad (dalam Islam sudah terbukti lebih dari 14 abad - &lt;I&gt; pentj. &lt;/I&gt;) menunjukkan adanya korelasi yang nyata antara harga emas dengan harga komoditi-komoditi yang dibutuhkan manusia. Jadi seandainya harga emas turun, Anda juga tidak mengalami penurunan dalam kemakmuran Anda , karena Anda akan tetap dapat membeli barang-barang kebutuhan Anda dengan jumlah emas yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;B&gt; Tidak tergantung pada kepututusan pemerintah &lt;/B&gt;. Beda dengan uang kertas yang nilainya tergantung dari keputusan pemerintah dan birokrat masing-masing negara, emas nilainya sama sekali tidak tergantung oleh mereka. Dengan memegang emas, Anda tidak perlu mencemaskan keputusan pemerintah Anda tentang suku bunga dan sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;B&gt; Asset yang berada diluar system perbankan &lt;/B&gt;. Dengan emas Anda berkesempatan untuk memiliki asset yang diluar pengaruh system perbankan sama sekali. Kita tahu bahwa perbankan di seluruh dunia tanpa terkecuali negara maju sekalipun selalu dihantui krisis dari waktu ke waktu – Di Indonesia kita mengalaminya yang paling parah 1997/1998 &lt;I&gt; pentj. &lt;/I&gt; Dengan emas Anda akan terbebas dari pusaran krisis perbankan yang bisa muncul kapan saja dan dimana saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita umat Islam yang rajin membaca kitab-kitab ulama kita berabad silam, apa yang diungkapkan oleh &lt;I&gt; James Turk &lt;/I&gt; tersebut diatas sebenarnya sama sekali bukan hal baru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari 900 tahun lalu pun &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/01/dan-kehidupan-dunia-ini-tidak-lain.php&gt; Imam Ghazali &lt;/a&gt;  sudah mengingatkan bahwa hanya emas dan peraklah yang dapat menjadi hakim atau timbangan yang adil dalam bermuamalah. &lt;I&gt; James Turk &lt;/I&gt; hanyalah mengungkapkan salah satu kebenaran yang fitrah sifatnya untuk keuangan di zaman modern ini. Wallahu A’lam.</description><link>http://geraidinar.com/2008/07/harga-emas-dalam-perspective_28.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-3288414603122757798</guid><pubDate>Thu, 24 Jul 2008 00:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-24T08:19:07.825+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Gold Price Prediction</category><title>Turunnya Harga Emas Dunia dan Prediksinya Kedepan...</title><description>Dua hari terakhir harga emas dunia mengalami penurunan yang cukup tajam, penyebabnya sama dengan penyebab penyebab penurunan harga emas sebelumnya yaitu pamor daya beli Dollar Amerika yang lagi baik.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daya beli Dollar ini tolok ukurnya adalah Dollar Index, yaitu nilai relatif Dollar terhadap sekelompok mata uang kuat dunia. Saat saya tulis artikel ini Dollar Index berada pada angka 72.80.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama dengan kejadian-kejadian sebelumnya, tidak (belum) ada yang fundamental yang menyokong kenaikan daya tarik Dollar dua hari terakhir ini. Yang ada hanyalah angin surga yang dihembuskan oleh &lt;I&gt;Philadelphia Federal Reserve Bank President &lt;/I&gt;Charles Plosser dan &lt;I&gt;Treasury Secretary&lt;/I&gt; Amerika Henry Paulson bahwa kebijakan moneter Amerika akan mendorong menguatnya Dollar – kemungkinan besar melalui kenaikan suku bunga &lt;I&gt;the Fed&lt;/I&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenaikannya sendiri menjadi tidak terlalu penting karena issue-nya saja sudah cukup untuk menaikkan gengsi Dollar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini mengingatkan kita pada pola yang ditempuh IMF dengan &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/05/hikayat-imf-dan-rencana-penjualan.php&gt; issue penjualan emas yang dihembuskannya &lt;/a&gt; dalam beberapa kali kesempatan. Penjualannya sendiri tidak terlalu masalah kalau tidak benar-benar dilaksanakan – yang penting issuenya saja sudah cukup untuk merusak harga emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita yang menyadari bahwa daya beli riil hanya ada di emas/Dinar – bukan pada mata uang kertas, issue demikian menjadi waktu yang baik untuk membeli emas/Dinar karena lagi murah-murahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/pgold.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/pgold.png" border="0" alt="Gold Price Prediction" /&gt;&lt;/a&gt; Kesempatan seperti ini bisa jadi tidak berlangsung lama – karena hanya akan seumur issue yang dihembuskan, selama issue ini masih dipercayai pasar maka selama itu pula harga emas dunia akan bertahan rendah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu akan kembali merangkak naik mengikuti  trend dasarnya yang memang seharusnya naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan hanya prediksi saya; saya mendapatkan referensi lain dari pembaca juga untuk mengunjungi situs www.nowandfutures.com yang kurang lebih memprediksi hal yang sama. Lihat grafik di atas untuk prediksi harga emas menurut mereka sampai akhir tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/saham.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/saham.png" border="0" alt="Stock Exchange Prediction" /&gt;&lt;/a&gt; Mereka tidak hanya memprediksi harga emas, prediksi harga saham disamping juga hasil karya mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari rangkaian prediksi-prediksi yang mereka buat ini, paling tidak dari kacamata statistik – hasilnya boleh dibilang cukup akurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari naik turunnya harga emas ini, pindah dari mata uang yang tidak adil (nilainya terus menyusut) ke mata uang yang adil (daya beli riilnya terus bertahan) tidak pernah salah baik pada saat harga lagi tinggi ataupun harga lagi rendah, kita nikmati saja gelombang ini karena kita insyaallah berada di perahu yang terus mengapung di permukaan. Wallahu A’lam .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Disclaimer : &lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;I&gt;Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun  yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya. &lt;/I&gt;</description><link>http://geraidinar.com/2008/07/turunnya-harga-emas-dunia-dan.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-199036981834581379</guid><pubDate>Tue, 22 Jul 2008 00:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-22T07:42:41.634+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Zimbabwe Dollar</category><title>Uang Kertas Dengan Nilai Nominal $ 100,000,000,000 – Opo Tumon... ?</title><description>Ketika menyaksikan tayangan televisi baik nasional maupun internasional bahwa kemarin masyarakat keuangan internasional dikejutkan dengan keluarnya uang kertas Dollar Zimbabwe yang bernominal Z $ 100,000,000,000 ,  ungkapan pertama saya adalah &lt;I&gt;Opo Tumon...  ? &lt;/I&gt; karena saya nggak ketemu ungkapan yang pas dalam bahasa Indonesia-nya.  Dalam bahasa Inggris mungkin yang mirip ungkapan &lt;I&gt; Opo Tumon... &lt;/I&gt; ini adalah &lt;I&gt;What On Earth...? &lt;/I&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya adalah keheranan kita untuk sesuatu yang tidak seharusnya terjadi atau ada, tetapi buktinya ada. Uang kertas yang nilainya tidak tanggung-tanggung ini terpaksa dikeluarkan pemerintah Zimbabwe karena negara itu benar-benar dalam kesulitan kredibilitas uang kertas yang sangat dasyat. Bayangkan uang kertas yang nilainya Z$ 100 Milyar ini hanya cukup untuk membeli empat butir jeruk atau setangkup roti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mau ditukar dengan Dinar emas yang kita miliki, maka untuk setiap keping Dinar akan diperlukan Z$ 13,416,000,000,000,-.  Jadi praktis negeri Zimbabwe ini tidak memiliki uang yang bernilai sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/50b.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/50b.jpg" border="0" alt="Z$ 50 billion" /&gt;&lt;/a&gt;Tetapi ini bukan uang di dunia hiburan/permainan monopoli dan sejenisnya; ini uang nyata dari suau negeri yang berdaulat yang berlaku sejak Senin kemarin sampai 31 Desember 2008; setelah itu entah apa lagi yang akan terjadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya saya belum mendapat gambar dari uang tersebut, yang saya peroleh adalah gambar uang yang bernilai nominal  Z$ 50 Milyar yang dikeluarkan Zimbabwe bulan Mei lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini mengingatkan apa yang saya tulis &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/01/persiapan-menghadapi-yang-pasti-terjadi.php&gt;akhir Januari lalu &lt;/a&gt; untuk menceritakan kejadian di Jerman tahun 1923 - ketika orang disana lebih suka membakar uang untuk menghangatkan ruangan di musim dingin ketimbang membeli kayu bakar – karena harganya sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/moneycart.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/moneycart.jpg" border="0" alt="Cart With Full of Money" /&gt;&lt;/a&gt;Juga foto disamping yang diambil di Jerman pada tahun yang sama, jangan dikira Bapak yang mendorong uang dalam gerobak tersebut sedang memindahkan uang dari tempat penyimpanan di Bank Central. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia seorang buruh yang harus secepatnya membawa gaji yang baru diterimanya ke toko roti, karena kalau telat uang dalam gerobaknya tidak lagi cukup untuk membeli roti – saking cepatnya inflasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dilakukan oleh toko roti setelah menerima uang ? secepatnya dia membeli gandum untuk bahan baku, dan secepatnya membeli emas untuk bagian keuntungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini kita belajar dari realita lagi, bahwa suatu kepastian bahwa uang kertas akan mengalami penurunan nilai (karena tidak ada satu negarapun yang bisa mencegah inflasi dari uang kertasnya). Yang berbeda hanya tingkat kecepatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika inflasi menjadi terlalu cepat, maka memegang uang kertas seperti memegang bara api – secepatnya harus dilempar/dipindahkan ke orang lain – sebelum kita terbakar/bangkrut karena uang kita tidak dapat untuk membeli apa-apa lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ini tidak terjadi pada kita. Naudzubillahi min dzalik.</description><link>http://geraidinar.com/2008/07/uang-kertas-dengan-nilai-nominal.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-3645479566174864994</guid><pubDate>Sat, 19 Jul 2008 11:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-19T19:09:09.580+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Instrumen Investasi</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>dinar</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Program Emas Produktif</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Muzara'ah</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>emas</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Al - Sharf; Qirad</category><title>Sebagai Instrumen Investasi , Mana Lebih Baik : Emas Lantakan atau Dinar Emas ?</title><description>Tepat seminggu sejak saya tampilkan harga emas &lt;I&gt;real-time&lt;/I&gt; disamping harga Dinar &lt;I&gt;real-time &lt;/I&gt; yang sudah lebih dahulu tampil; ada pro dan kontra dari penampilan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagiamana biasa yang pro tentu lebih banyak dari yang kontra; namun saya coba menjelaskan kepada yang kontra dengan penjelasan tambahan yang panjang lebar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argumen yang kontra adalah dikawatirkan  penyajian harga emas &lt;I&gt;real-time&lt;/I&gt; ini akan mengalihkan perhatian pembaca dari pengenalan dan penyebar luasan Dinar sebagai alat tukar yang adil; ke arah emas sebagai investasi semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argumen saya untuk tetap menampilkan informasi yang insyaallah selalu &lt;I&gt;up-todate &lt;/I&gt; dan akurat ini adalah karena transparansi informasi ini akan selalu baik dalam mendorong muamalah yang adil dengan kesetaraan informasi; kedua adalah pembaca blog ini tentu melihat isi blog ini secara menyeluruh – bukan hanya sajian tentang harga-harga ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak tulisan saya antara lain mengenai, &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/01/agar-harta-itu-jangan-hanya-berputar.php&gt;harta yang seharusnya berputar &lt;/a&gt; , &lt;a href=http://geraidinar.com/2007/12/bangun-ketahanan-ekonomi-keluarga.php&gt; larangan menimbun &lt;/a&gt; dlsb. hendaklah juga dipandang menjadi satu kesatuan dari pesan yang ingin saya sampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betul bahwa pengenalan Dinar sebagai alat muamalah/timbangan yang adil harus lebih diutamakan dari sekedar instrumen investasi dan alat untuk mengamankan hasil jerih payah kita dari kehancuran nilai. Meskipun demikian juga tidak salah apabila pembaca menggunakan blog ini – khususnya pada tampilan pergerakan harga - untuk rujukan investasi Emas dan Dinarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitan dengan yang terakhir inilah (investasi) saya juga ingin mengingatkan pembaca untuk selalu ingat hak orang lain dalam harta kita – minimal dalam bentuk membayar zakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita disiplin membayar zakat; otomatis dorongan untuk menimbun emas akan berkurang karena emas yang hanya ditimbun akan berkurang dari waktu ke waktu  dipotong zakat. Belum lagi ancaman yang keras bagi penimbun harta, baik dalam bentuk emas maupun harta lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betul zakat juga harus dibayar dari harta kita yang lain, termasuk Dinar yang di Qiradkan, saham, deposito dlsb. Zakat untuk harta benda orang modern zaman ini pernah saya tulis ketika saya mengenalkan &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/02/tahap-berikutnya-dari-pengenalan-dinar.php&gt; Qirad &lt;/a&gt; ; namun harta yang berputar insyaallah akan cukup minimal mengimbangi zakat yang harus dibayar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Investasi-investasi seperti saham, deposito dlsb. apabila dibandingkan dengan Dinar dan Emas lantakan akan langsung kehilangan daya tariknya karena hasil yang rendah dan tidak memiliki sifat proteksi nilai – lihat tulisan saya mengenai &lt;a href= http://geraidinar.com/2008/05/gerai-dinar-investment-guide.php&gt; &lt;I&gt;GeraiDinar’s Investment Guide &lt;/I&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu kita juga akui bahwa investasi terbaik adalah investasi sektor riil, lihat tulisan saya tanggal &lt;a href= http://geraidinar.com/2007/12/sebagai-instrumen-investasi-dinar-hanya.php&gt; 25 Desember 2007 &lt;/a&gt; yang menjelaskan bahwa Dinar hanya nomor dua setelah sektor riil.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asumsinya dalam tulisan ini adalah kita belum bisa investasi di sektor riil sendiri, kemudian kita juga sudah tidak tertarik lagi dengan deposito, saham, reksa dana dan sejenisnya. Maka pilihan kita tinggal investasi emas lantakan atau Dinar ; dalam dua pilihan yang sama-sama baik dari sisi investasi ini, mana sekarang yang kita pilih ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut saya berikan illustrasinya sehingga pembaca bisa menentukan pilihannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambil contoh kasus imaginer pada awal tahun 2000, Pak Fulan memiliki uang Rp 53, 650,241.  Separuh dibelikan Dinar pada harga saat itu tepat mendapatkan 100 Dinar; separuh lagi dibelikan emas lantakan pada harga saat itu juga mendapatkan 428.54 gram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100 Dinar yang dibeli Fulan tersebut di Qiradkan (asumsinya saat itu sudah ada Qirad),&lt;br /&gt;sedangkan emas lantakan 428.54 gram disimpan saja karena emas lantakan sampai sekarang-pun belum bisa diQiradkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/DN0008.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/DN0008.png" border="0" alt="Dinar &amp; Gold Price 2000-2008" /&gt;&lt;/a&gt; Untuk membantu melihat lebih detil perbandingan ini, maka statistik harga Dinar dan emas sejak tahun 2000 sampai 2008 ini disajikan dalam  tabel disamping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Pak Fulan yang sholeh ini taat pada syariat agama ini, maka baik Dinar yang di qiradkan maupun emas yang disimpannya dia bayar terus zakatnya setiap tahun. Pak Fulan membayar setiap bulan Desember sebesar 2.58% dari emas dan Dinarnya (karena tahun Syamsiah 365 hari sedangkan tahun Qomariah 354 hari rata-rata, maka zakat yang dibayar pada hitungan tahun syamsiah adalah 2.5% x 365/354= 2.58%).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/dg1.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/dg1.png" border="0" alt="Dinar vs Gold  Investment" /&gt;&lt;/a&gt; Apa yang terjadi setelah lebih dari delapan tahun berlalu ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lihat grafik disamping. Emas yang semula 428.54 gram dan disimpan saja sejak tahun 2000, kini emas tersebut tinggal 338.71 gram setelah setiap tahun  dibayar zakatnya 2.58%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu 100 Dinar yang di qiradkan (asumsi hasilnya 4 % per tahun atau Dinar berputar sekali dalam tiga bulan dengan bagi hasil 1 % setiap putaran), saat ini telah menjadi 113.53 Dinar – setelah dibayari zakatnya 2.58% per tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya akan lebih baik lagi apabila Dinar yang diQiradkan bisa berputar sekali dalam dua bulan atau memberikan hasil 6% per tahun. Apabila ini yang dicapai maka 100 Dinar Pak Fulan akan menjadi 135.34 Dinar saat ini setelah dibayari zakatnya 2.58% per tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah pentingnya Dinar harus bisa berputar, memang Qirad saat ini baru terbatas pada Qirad untuk pembiayaan pencetakan Dinar yang akan disebar luaskan ke masyarakat. namun insyaallah dalam waktu yang tidak terlalu lama Qirad juga akan diarahkan untuk sektor riil yang insyaallah bisa memberikan hasil yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/dg2.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/dg2.png" border="0" alt="Dinar vs Gold  Investment" /&gt;&lt;/a&gt; Karena nilai emas/Dinar yang terus naik sepanjang 8 tahun terakhir, maka meskipun emas Pak Fulan turun  jumlahnya setelah dikurangi zakat – nilainya dalam Rupiah tetap masih terus naik – hanya tidak sebaik kenaikan Dinar yang diqiradkan – lihat grafik disamping sebagai ilustrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi meskipun dari kacamata uang kertas  emas dan Dinar sama-sama baik untuk investasi sejauh terus dibayari zakatnya; namun perlu diingat bahwa kalau kita hanya berinvestasi dalam bentuk emas yang disimpan saja – maka sesungguhnya emas tersebut (dari kacamata yang baku emas/Dinar) berkurang terus jumlahnya setiap tahun setelah dikurangi dengan zakatnya (asumsinya lagi emas tersebut masih melebihi nishab emas 20 Dinar atau 85 gram; setelah lebih kecil dari nishab baru berhenti berkurang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari permasalahan inilah bentuk-bentuk investasi riil yang bisa dilakukan dengan emas dan Dinar harus digalakkan terus menerus.  Qirad hanyalah awalnya, &lt;a href= http://geraidinar.com/2008/07/quantum-leap-geraidinar-goldcheck-dan.php&gt;Program Emas Produktif &lt;/a&gt; , &lt;a href= http://geraidinar.com/2008/07/muzaraah-cara-islami-untuk.php&gt;Muzaraah &lt;/a&gt; dan berbagai instrumen investasi yang adil berbasis emas dan Dinar insyaallah akan terus kita hasilkan. Amin.</description><link>http://geraidinar.com/2008/07/sebagai-instrumen-investasi-mana-lebih.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-3195834011668455200</guid><pubDate>Thu, 17 Jul 2008 00:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-17T07:53:27.664+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>bagi hasil pertanian</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Muzara'ah</category><title>Muzara’ah : Cara Islami Untuk Memproduktifkan Tanah dan Menghijaukan Bumi...</title><description>&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/Padalarang.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/Padalarang.jpg" border="0" alt="Bumi Gersang" /&gt;&lt;/a&gt; Dalam benak banyak orang kalau kita sebut kota Bandung, pertama yang terbayang kemungkinan besar adalah kota yang dingin (dibandingkan Jakarta) penuh pepohonan (karena dulu disebut kota bunga), hijau dlsb. Paling tidak itu yang selalu dibenak saya selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persepsi ini berubah kemarin setelah kami amati secara lebih teliti sepanjang perjalanan dari mulai masuk tol Cipularang sampai masuk kota Bandung. Gersang, panas, kering, tidak produktif – inilah yang lebih banyak muncul di benak saya sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesan demikian mungkin wajar kalau kita habis melakukan perjalanan darat di padang pasir dari Mekah ke Medinah atau sebaliknya, namun mestinya ada yang salah apabila kesan ini timbul dari suatu perjalanan darat di negeri subur loh ji nawi – yang terkenal tongkat kayu dan batu-pun jadi tanamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun alhamdulillah perjalanan kemarin adalah bersama Ustadz dan saudara-saudara saya se iman yang sholeh-sholeh, melihat kegersangan inipun kita bisa kembali ke tuntunan kita yang sempurna.  Ketika saya tanyakan ke pak Ustadz adakah solusi Islam untuk memproduktifkan dan menghijaukan (kembali) bumi ini ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Ustadz yang sangat &lt;I&gt;resourcefull&lt;/I&gt; inipun langsung menjawab ada , yaitu antara lain dengan konsep  &lt;I&gt;Muzara’ah &lt;/I&gt;. Saya pun kemudian sempat menggali lebih jauh dari beliau tentang konsep ini, kemudian saya tambahkan bacaan dari kitab &lt;I&gt;Fiqih Sunnah&lt;/I&gt;-nya Sayyid Sabiq dan &lt;I&gt;Islamic Financial Jurisprudence&lt;/I&gt;-nya DR. Wahbah Zuhayli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya saya tulis disini sebagai konsep awal dan kemungkinan implementasinya di era teknologi informasi ini, siapa tahu ada pembaca yang bisa menyempurnakan dan kemudian mengamalkan konsep ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara etimologis, &lt;I&gt;Muzara’ah&lt;/I&gt; adalah akad transaksi pengolahan tanah dan bagi hasil atas apa yang dihasilkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapapun yang menjadi dorongan kita untuk menghidupkan &lt;I&gt;Muzara’ah&lt;/I&gt; ini adalah hadits-hadits berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;I&gt;“Tak ada bagi seorang muslim yang menanam tanaman atau membuka persawahan kemudian ada burung, atau manusia atau hewan ternak memakannya, kecuali baginya itu sedeqah”&lt;/I&gt; HR. Bukhari dan Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;I&gt;”Hendaknya seseorang diantara kalian memberikan tanahnya (untuk digarap), itu lebih baik daripada ia memungut bayaran tertentu”&lt;/I&gt;. HR Lima Perawi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kenyataan sehari-hari, banyak orang-orang ataupun institusi/perusahaan yang punya tanah-tanah yang luas tetapi tidak mau, tidak merasa butuh atau tidak mampu untuk mengolah tanahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang tidak mau dan tidak merasa butuh mengolah tanahnya, maka hendaklah dia sadar bahwa dalam pandangan Islam tanah tersebut bisa jadi sudah bukan miliknya lagi sebagaimana hadits sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;I&gt;“Tanah-tanah lama yang pernah ditinggalkan maka menjadi milik Allah dan RasulNya, kemudian untuk kalian sesudah masa tersebut. Barang siapa yang membuka lahan (tanah) baru, maka tanah itu menjadi miliknya dan tidak memiliki hak lagi apabila selama tiga tahun diabaikannya” &lt;/I&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tanah-tanah menjadi gersang dan bumi menjadi tambah panas antara lain karena siapapun yang mengklaim memilikinya – telah mengabaikan tanah yang di klaimnya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas solusinya bagaimana agar dia tetap memilikinya ?; biarkanlah orang lain yang bisa mengolahnya – mengolah dengan bagi hasil. &lt;I&gt;Muzara’ah &lt;/I&gt; inilah akad bagi hasilnya untuk pemilik tanah dan yang menggarapnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Praktek demikian dilakukan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat sesudahnya. Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW mempekerjakan penduduk Khaibar dengan upah sebagian dari biji-bijian dan buah-buahan yang bisa dihasilkan dari tanah Khaibar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sekarang kita sudah ada contoh dan rujukannya, lantas bagaimana kita dapat menerapkan konsep Muzaraah ini sekarang ?. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya sederhana, lha wong nggarap tanah orang ini kan sudah biasa dilakukan di desa-desa oleh orang yang tidak memiliki tanah sendiri.  Hanya kalau praktek ini dibiarkan berjalan secara tradisionil, sebagian besar tanah tetap gersang dan tetap tidak tergarap – seperti sekarang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi harus ada praktek-praktek manajemen modern dan integrasi informasi sehingga sejumlah besar sumber daya dapat digerakkan untuk menggarap sejumlah besar tanah yang masih gersang karena ditelantarkan oleh pemiliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk ini diperlukan sejumlah ahli statistik pertanian, ahli agronomi, kehutanan, perkebunan, pemasaran hasil pertanian/perkebunan/kehutanan, ahli pembiayaan, ahli ekonomi syariah, ahli komputer dlsb.dlsb. Semua sumberdaya ini sebenarnya tersedia berlimpah di negeri ini – tinggal kita merangkaikannya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga dengan permodalan, dari pengalaman GeraiDinar memperkenalkan Qirad – banyak ternyata sumber pendanaan yang bisa diakses tanpa harus bersentuhan dengan kapitalism atau pembiayaan yang mengandung eksploitasi dan riba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam benak saya selanjutnya, Insyaallah apabila program &lt;I&gt;Muzaraah &lt;/I&gt; ini jalan para investor di Jakarta dapat melihat lewat Google Earth perkembangan tanaman mereka, para investor mengenal betul siapa pemilik tanah yang menyediakan tanah untuk digarapnya – bahkan akadnya adalah antara investor dengan para pemilik tanah langsung. Sehinggal ada keterikatan dan saling percaya yang lebih dari sekedar akad diatas kertas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan teknologi informasi yang ada kini, data-data perkembangan tanaman dimanapun berada akan dapat diikuti oleh pemiliknya baik melalui internet atau teknologi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar tidak sekedar menjadi ilmu dan wacana insyaallah dalam konteks ide ini saya akan fokus pada integrasi sumber daya dan informasi, seperti penyediaan data tanah-tanah yang bisa digarap, data pemiliknya, data tanaman yang cocok, data pemasaran, data pemodal dan pada waktunya insyaallah juga data progress tanaman dari waktu ke waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama dengan ide-ide saya yang lain, yang alhamdulillah sebagian sudah menjadi nyata setelah mendapat dukungn pembaca – semoga ide inipun dapat kita implementasikan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Amin.</description><link>http://geraidinar.com/2008/07/muzaraah-cara-islami-untuk.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-2566038049072297266</guid><pubDate>Wed, 16 Jul 2008 00:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-16T07:41:32.645+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Lira</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Euro</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Zimbabwe Dollar</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Rubles</category><title>Cerita Dari Uang-Uang Yang Gagal....</title><description>Kalau saya membahas kegagalan uang kertas dari abad sebelumnya baik di Amerika, Perancis, maupun &lt;a href= http://geraidinar.com/2008/01/persiapan-menghadapi-yang-pasti-terjadi.php&gt;Jerman selepas perang Dunia I &lt;/a&gt; dan Sanering Rupiah di Indonesia 1965/1966,  sebagian kita mungkin beranggapan bahwa itu zaman dahulu – nggak mungkin lagi terjadi sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi coba kita belajar lebih jauh dari dunia modern abad 21 ini. Dalam sepuluh tahun terakhir saja, tidak sulit bagi kita untuk mencari contoh mata uang yang gagal dari negara-negara yang kita kenal – bukan negeri antah berantah. Berikut adalah beberapa diantaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Rusia &amp; Belarus (1998-2000)&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika krisis moneter melanda Asia sepuluh tahun lalu, salah satu negara yang terkena dampaknay adalah Rusia. Mirip dengan uang Rupiah kita, uang mereka Ruble mengalami penurunan nilai sampai 70 % (Rupiah saat itu kehilangan nilai sekitar 77%).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bedanya bersamaan dengan krisis tersebut Rusia menggunakan kesempatan untuk merampingkan mata uangnya dengan membuang tiga angka nol dari mata uang Ruble sebelumnya (RUR),  menjadi mata uang Ruble yang baru (RUB). Hal yang sama juga terjadi pada Ruble Belarus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa kitanya Rusia dan Belarus melakukan ‘Sanering’ pada tahun 1998 tersebut – dan kita yang mengalami penurunan nilai yang sama kita tidak melakukannya dengan berbagai pertimbangan tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurs  Dinar dalam Ruble pagi ini adalah 1 Dinar = 3,129.86 Rubles.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Italy (2000-2003)&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun tergolong negara yang cukup maju, Italy juga negara yang kesulitan membuang angka nol yang terlalu banyak dari mata uangnya. Uang kertas terakhir yang mereka cetak tahun 1997 nilai nominalnya mencapai 500,000 Lira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung negara itu ketika  punya alasan baik untuk mengakhiri uang Lira-nya pada 28 Februari 2002 dan menggantinya dengan Euro. Saat digantikan oleh Euro tersebut nilai konversi terakhirnya adalah 1936.27 Lire (jamak dari Lira) untuk setiap  Euro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurs Dinar terhadap Euro pagi ini adalah 1 Dinar = 85.03 Euro&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Turkey (1 Januari 2005)&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/ Lira.jpg "&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/Lira.jpg" border="0" alt="Lira Turkey" /&gt;&lt;/a&gt; Tidak tanggung-tanggung, Turkey harus membuang 6 (enam) angka nol dari uang Lira-nya pada tanggal 1 Januari 2005. 1 Lira baru = 1,000,000,- Lira lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah dramatis ini terpaksa mereka lakukan karena inflasi kronis yang berjalan puluhan tahun terus menggelembungkan angka dalam mata uang Lira mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila pada tahun 1966  US$ 1 = 9 Lira; maka pada tahun 2004  US$ 1 = 1,350,000 Lira&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya Turkey mau menggunakan Dinar, maka pada saat artikel ini di tulis 1 Dinar = 164.90 Turkey Yeni Lira (Yeni bahasa Turkey artinya baru).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Zimbabwe(  2006 -2008)&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/ Zim.jpg "&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/Zim.jpg" border="0" alt="Zimbabwe Dollar" /&gt;&lt;/a&gt;Contoh paling mutakhir dan paling dramatis dari cerita kegagalan uang kertas dekade ini adalah Dollar Zimbabwe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 1 Agustus 2006 pemerintah negara ini mendevaluasi uangnya 60 % dan pada saat yang sama melakukan ‘Sanering’ dengan membuang tiga angka nol. Sebelumnya 1 US$ = ZWD 101,000 menjadi 1 US$= ZWD 250.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah langkah inipun ternyata uang mereka tetap tidak selamat; pada tahun berikutnya pemerintah sampai harus mebuat peraturan yang aneh yaitu menyatakan bahwa inflasi adalah melanggar hukum negeri itu, artinya tidak ada pihak yang boleh menaikkan harga. Beberapa eksekutif perusahaan harus masuk bui gara-gara menaikkan harga produknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah yang tidak biasa inipun tidak mempan juga; akhirnya pemerintah harus mendevaluasi lagi uangnya dengan ‘hanya’ dengan 11,900 % (sebelas ribu sembilan ratus percent !) menjadi 1 US$ = ZWD 30,000 – ini angka resmi; angka tidak resminya ada di pasar gelap yaitu 1 US$ = ZWD 600,000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah dengan demikian uang kertas tersebut dapat diselamatkan ?, tidak juga ; berita  terakhir dari &lt;I&gt;Zimbabwe Independent&lt;/I&gt; per Juni 08 lalu Zimbabwe mengalami inflasi 9,030,000 %( sembilan juta tiga puluh ribu percent !).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saking hancurnya uang Zimbabwe Dollar ini sampai saya kesulitan mengetahui nilai tukar yang berlaku sekarang. kalau toh di internet ada kursnya, itu belum tentu daya beli riilnya karena harga ini berpuluh lipat dari hara di pasar gelapnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironinya alat pembanding yang dipakai  mengalami inflasi yang significant juga ; betul US$ lebih baik dari Zimbabwe Dollar, tetapi tidak beratrti US$ dapat dipakai sebagai pembanding yang valid. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam 10 tahun terakhir saja daya beli US$ terhadap emas trurun sekitar 70%; dan dalam empat puluh tahun terakhir daya belinya turun lebih dari 96 % - US Dollar sekarang hanya bernilai 4% (terhadap emas) dibandingkan dengan US Dollar 40 tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memang bukan Zimbabwe, tetapi dibanding Rusia, Italy dan Turkey  kita juga nggak hebat-hebat amat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, kemarin untuk mengisi bensin mobil saya dalam perjalanan ke Bandung– saya harus membayar lebih dari Rp 500,000,- bukankah ini aneh ? Uang dengan angka yang sama waktu saya SD dapat untuk membeli 10 ekor sapi !.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi minimal tiga angka nol di uang kita harusnya sudah ditiadakan sepuluh tahun lalu – karena tidak memberi manfaat hanya menambah beban memori komputer untuk mengalokasikan digit angka yang tiga kali lebih banyak dari rata-rata uang dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan istilah jutawan di Indonesia yang dahulu berarti orang kaya – dalam arti harfiah bisa berarti orang miskin sekarang. Betapa tidak nishab zakat saja 20 Dinar atau saat ini setara sekitar Rp 24.7 juta; jadi kalau penghasilan kita Rp 2 juta sebulan – maka kita masuk kategori jutawan karena penghasilan kita sudah berjuta-juta – tetapi dalam pandangan Islam kita belum wajib bayar zakat, bahkan masih berhak menerima zakat.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya dengan angka uang Rupiah kita yang seperti sekarang, kita bisa menjadi jutawan tapi pada saat yang bersamaan kita juga masih masuk kategori miskin. Wallahu A’lam.</description><link>http://geraidinar.com/2008/07/cerita-dari-uang-uang-yang-gagal.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-3841428565969770384</guid><pubDate>Mon, 14 Jul 2008 00:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-14T07:35:45.887+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Freddie Mac</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Fannie Mae</category><title>Apa Yang Terjadi Dengan Harga Emas Pekan Lalu ?...</title><description>Menarik untuk disimak apa yang terjadi terhadap harga emas dunia pekan lalu. Kita tahu awal pekan harga dibuka pada kisaran  US$ 928/troy oz, kemudian turun dikisaran US$ 920/troy oz dan akhirnya pada perdagangan Jum’at melompat ke kisaran angka US$ 964/troy oz atau mengalami kenaikan lebih dari 3.6 % dalam sepekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang sesungguhnya terjadi ?. Ada dua hal yang paling menonjol dalam mendongkrak harga emas pekan lalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama adalah Faktor Iran yang sudah saya tulis pada tanggal &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/07/faktor-iran-dalam-harga-emas-dunia.php&gt; 10 Juli 2008 &lt;/a&gt; lalu. Kedua adalah faktor krisis keuangan dalam negeri Amerika Serikat yang semakin memburuk. Kali ini saya akan bahas yang kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir pekan lalu kepercayaan dunia terhadap US$ merosot seiring dengan (terancam ) runtuhnya dua lembaga keuangan besar yang lebih dikenal dengan sebutan Fannie Mae dan Freddie Mac, dua lembaga yang selama ini memiliki atau menjamin sekitar separuh dari sekitar US$ 12 trilyun pasar &lt;I&gt;mortgage&lt;/I&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fannie Mae yang tahun ini genap berusia 70 tahun (lahir tahun 1938), sebenarnya adalah sebutan untuk memudahkan lidah dalam mengucapkan nama yang panjang &lt;I&gt;The Federal National Mortgage Association&lt;/I&gt; (FNMA) (NYSE: FNM), jadi sama sekali bukan pemain baru dalam bidangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dengan Freddie Mac, penyederhanaan nama untuk &lt;I&gt;The Federal Home Loan Mortgage Corporation &lt;/I&gt;("FHLMC") NYSE: FRE. Meskipun lahir belakangan, saat ini usianya juga sudah 38 tahun (lahir tahun 1970). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya di Amerika masuk kategori  perusahaan yang di sponsori pemerintah federal atau &lt;I&gt; government-sponsored enterprise &lt;/I&gt;(GSE). Jadi melihat usianya, pangsa pasar yang dikelolanya serta dukungan yang dimilikinya – dalam benak investor tentu perusahaan semacam ini seharusnya sangat aman dan tidak seharusnya runtuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sampai hari Ahad kemarin – yang seharusnya hari libur – para petinggi &lt;I&gt; the US Treasury&lt;/I&gt; dan &lt;I&gt;the Federal Reserve&lt;/I&gt; nampaknya terus memutar otak untuk menyelamatkan kedua lembaga tersebut yang berarti juga menyelamatkan kepercayaan dunia pada stabilitas keuangan Amerika Serrikat. Ahad kemarin juga mereka mengumumkan pinjaman untuk menyelamatkan dua gajah yang lagi semaput tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya penyelamatan ini tentu saja akan menimbulkan banyak sikap dari pelaku pasar dalam pekan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang optimis dengan ekonomi Amerika mungkin akan bisa menjustifikasi keseriusan pemerintah federal dalam menyelamatkan ekonomi Amerika. Sebaliknya bagi yang kritis akan bisa melihat bahwa krisis Fannie Mae dan Freddie Mac hanyalah puncak gunung es dari krisis yang lebih besar – yang belum muncul di permukaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya cenderung pada pendapat yang kedua, dan perlu diingat diluar masalah Fannie Mae dan Freddie Mac ini tidak kalah seriusnya adalah (potensi) krisis Iran. Jadi pasar akan terus berguncang keras – dan emas yang berarti juga Dinar adalah proteksi yang aman untuk situasi yanmg demikian.  Wallahu A’lam.</description><link>http://geraidinar.com/2008/07/apa-yang-terjadi-dengan-harga-emas.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-3014377704833064572</guid><pubDate>Fri, 11 Jul 2008 00:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-11T07:29:07.363+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>EmasPro</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Program Emas Produktif</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>GoldCheck</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Spectrometer</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>X-Ray flurorescent</category><title>Quantum Leap GeraiDinar : GoldCheck dan Program Emas Produktif</title><description>Alhamdulillah berkat kemudahan yang selalu diberikan olehNya, kemudian juga dari dukungan pembaca dan pengguna Dinar – ada dua lompatan baru dalam layanan kami pada masyarakat pengguna Dinar khususnya – dan masyarakat pengguna emas pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lompatan layanan baru ini berawal dari keinginan kita semua untuk dapat setiap saat memastikan bahwa Dinar yang kita gunakan adalah Dinar dengan standar Karat dan Berat yang sangat akurat sesuai dengan yang disyariatkan dalam agama ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya sejak awal pengenalan Dinar kami ingin ada alat ukur yang akurat ini, sampai-sampai kita sempat diskusikan &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/01/test-keaslian-dinar-inspirasi-dari.php&gt;penggunaan hukum Archimedes&lt;/a&gt; segala. Alhamdulillah di zaman modern ini sudah ada alat yang sangat akurat untuk mengetes kadar emas ( atau kadar logam apapun sebenarnya) antara lain dengan teknology sinar-x.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/xrf.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/xrf.jpg" border="0" alt="X-Ray Fluorescent Spectrometer" /&gt;&lt;/a&gt; Alat yang nama teknisnya &lt;I&gt;X-Ray Fluorescent Spectrometer&lt;/I&gt; inilah yang sekarang sudah dimiliki oleh Gerai Dinar untuk bisa dimanfaatkan oleh masyarakat pengguna Dinar. Alat sejenis juga dimiliki  oleh Logam Mulia untuk keperluan pengetesan kadar emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/check2.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/check2.png" border="0" alt="GoldCheck" /&gt;&lt;/a&gt; Karena alat ini sangat mahal apabila hanya kita pakai secara pasif hanya untuk secara random mengecek Dinar yang beredar, maka alat ini juga kami sediakan bagi masyarakat yang ingin tahu  kadar emas  yang dimilikinya secara akurat. Layanan ini kita sebut layanan &lt;I&gt;GoldCheck&lt;/I&gt;. Masyarakat yang ingin mengetes-kan emasnya dapat datang ke GeraiDinar dan tentu saja dikenakan biaya yang wajar – sekedar untuk ikut berkontribusi dalam membayar penyusutan nilai alat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/emasprogreen.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/emasprogreen.png" border="0" alt="Emas Produktif" /&gt;&lt;/a&gt; Pengembangan berikutnya dari alat ini adalah mulai sekarang GeraiDinar – dengan dukungan Logam Mulia – PT. Aneka Tambang, Tbk. Juga memiliki program baru yang kita sebut sebagai &lt;B&gt;Program Emas Produktif&lt;/B&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya alat yang akurat kita bisa secara adil membeli emas-emas yang ada di masyarakat yang selama ini tersimpan dan kurang dimanfaatkan. Seperti kalung gelang anak kita waktu kecil yang sekarang sudah tidak dipakai lagi. Perhiasan yang kehilangan matanya, putus dlsb. Semua dapat kita nilai kadar emasnya secara akurat untuk kemudian dimurnikan kembali dan dicetakkan menjadi Dinar atau emas batangan di Logam Mulia – melalui kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain lagi adalah dengan alat ini pula kita bisa membeli emas langsung dari tambang rakyat, untuk kemudian dimurnikan dan dicetak menjadi Dinar di Logam Mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus kita akui bahwa yang bisa memurnikan emas dengan standar yang diakui internasional (LBMA) hanya Logam Mulia ; oleh karenanya alat yang kita miliki hanya kita gunakan untuk melakukan pengecekan emas secara mandiri dan akurat. Seluruh proses pemurnian dan pencetakan menjadi Dinar ataupun emas lantakan – hanya dilakukan di Logam Mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktunya nanti insyaallah saya akan jelaskan lebih detil mengenai mekanisme layanan GoldCheck dan Program Emas produktif (EmasPro). Sementara itu bagai yang sudah tertarik dengan dua layanan baru tersebut, dapat langsung menghubungi kami.  Semoga Allah terus memudahkan jalan kita yang ingin kembali ke ‘timbangan’ yang Adil dengan Dinr dan Dirham. Wallu A’lam.</description><link>http://geraidinar.com/2008/07/quantum-leap-geraidinar-goldcheck-dan.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-4887828490149890345</guid><pubDate>Thu, 10 Jul 2008 03:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-10T10:22:38.283+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Harga Minyak</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Iran</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>harga emas</category><title>Faktor Iran Dalam Harga Emas Dunia...</title><description>Lebih dari seperempat abad lalu tepatnya tahun 1979 ketika terjadi krisis penyanderaan warga negara Amerika di Iran, harga emas dunia melompat 59 %  dari harga tahun sebelumnya (1978) sebesar US$ 193.22 menjadi US$ 306.68 /troy oz (1979).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masalah ini berlarut sampai tahun berikutnya, dunia semakin kawatir terhadap ancaman krisis yang lebih besar lagi sehingga harga emas melompat dua kali-nya  yaitu menjadi US$ 612.56/troy oz pada tahun 1980.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari- hari ini kekawatiran yang sama muncul. Tidak mau kalah dengan latihan perang-perangan dalam skala besar yang dilakukan oleh Israel beberapa minggu lalu; Iran melakukan hal yang sama untuk menggetarkan musuh-musuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncaknya adalah Rabu pagi kemarin waktu setempat ketika Iran menguji coba 9 peluru kendalinya, termasuk versi terakhir dari peluru kendali &lt;B&gt;Shahab-3&lt;/B&gt; yang diyakini para pengamat akan mampu menjangkau wilayah musuh bebuyutan kita semua yaitu Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karuan saja hal ini membuat banyak pelaku pasar panik – dan mulai berjaga-jaga kalau-kalau terjadi sesuatu di wilayah tersebut. Bentuk kepanikan ini hampir selalu arahnya ke harga minyak dan harga emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar minyak yang tadinya sudah kearah penurunan, kini beranjak naik lagi. Pada saat artikel ini saya tulis harga minyak kembali ke angka diatas US$ 136 /barrel. Demikian pula harga emas, yang tadinya sempat turun dibawah US$ 920/troy oz – pagi ini angka tersebut sedang berada pada US$ 930 dengan trend keatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krisis bisa saja berakhir, tetapi kemudian sekian tahun berikutnya muncul lagi dengan alasan lain atau tempat yang lain. Dampaknya selalu sama, harga minyak naik dan demikian pula dengan emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana sikap kita seharusnya terhadap krisis-krisis sejenis ?. Hal sederhana yang bisa kita lakukan adalah merubah &lt;I&gt;default&lt;/I&gt; dari asset kita. Akan lebih aman apabila &lt;I&gt;default&lt;/I&gt; asset kita sudah berupa benda fisik yang memang memiliki nilai intrinsik-nya sendiri; tetapi juga dibutuhkan yang likwid. Maka Emas atau Dinar-lah yang memenuhi kriteria keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu kita masih butuh uang kertas Rupiah dan sejenisnya, tetapi ini secukupnya untuk memenuhi keperluan jangka pendek sampai 6 bulan misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara demikian kita juga melakukan langkah-langkah untuk membangun ketahanan ekonomi kita (yukhsinun) seperti yang pernah saya tulis di blog ini akhir tahun lalu &lt;a href= http://geraidinar.com/2007/12/bangun-ketahanan-ekonomi-keluarga.php&gt;Bangun Ketahanan Ekonomi Keluarga Tetapi jangan Menimbun &lt;/a&gt;. Wallhu A’lam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Disclaimer : &lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;I&gt;Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun  yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya. &lt;/I&gt;</description><link>http://geraidinar.com/2008/07/faktor-iran-dalam-harga-emas-dunia.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-611999850507982530</guid><pubDate>Tue, 08 Jul 2008 23:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-09T07:22:37.403+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>inflasi</category><title>9 Hal Yang Membuat Inflasi Bertahan...dan Satu Hal Yang Membuatnya Pergi Untuk Selamanya...</title><description>Ini untuk kesekian kalinya saya menulis tentang inflasi. Antara lain mulai dari tulisan-tulisan awal saya di blog ini seperti tulisan &lt;a href= http://geraidinar.com/2008/01/perbedaan-inflasi-yang-dhalim-dengan.php&gt; tanggal 12 Januari 2008 tentang “Inflasi yang Dhalim dan Naik Turunnya Harga yang Fitrah” &lt;/a&gt; ;&lt;a href= http://geraidinar.com/2008/01/inflasi-yang-menghanguskan-hasil-jerih.php&gt; tanggal 13 Januari 2008 tentang “Inflasi yang Menghanguskan Jerih Payah Kita...”&lt;/a&gt;; sampai tulisan akhir-akhir ini &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/06/perang-melawan-inflasi.php&gt; tanggal 13 Juni 2008 tentang “Perang Melawan Inflasi” &lt;/a&gt; dan &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/07/ketika-allah-berbicara-kepada-kita.php&gt; tanggal 3 Juli 2008 dengan judul “Ketika Allah Berbicara Dengan Kita” &lt;/a&gt; .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan dari seluruh tulisan-tulisan tersebut adalah senada yaitu inflasi itu buruk; karena inflasi menurunkan daya beli kita, menghanguskan nilai tabungan kita dan bahkan inflasi juga berjalan beriringan dengan bunga bank/  riba yang seharusnya sudah kita tinggalkan seluruhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya inflasi nampaknya belum akan menghilang dari negeri ini karena seluruh penyebabnya masih becokol di system perekonomian kita. Berikut adalah 9 hal dari sekian banyak hal yang menyebabkan inflasi akan tetap ada di negeri ini. Tulisan ini saya adopsi dari tulisan sejenis di situsnya &lt;a href=http://www.guildinvestment.com/&gt;Monty Guild&lt;/a&gt;, dengan beberapa perubahan yang saya pandang relevan untuk yang kita hadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Ekspansi ekonomi yang tidak terencana dengan baik yang menyebabkan meningkatnya kebutuhan barang dan jasa yang tidak diimbangi oleh ketersediaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Ibarat penyakit, inflasi menggerogoti ekonomi secara perlahan tetapi pasti. pemerintah pada umumnya fokus pada hal-hal yang mendesak dan kurang fokus terhadap problem yang sifatnya menahun seperti inflasi ini. Baru menjadi perhatian serius setelah segala sesuatunya sangat terlambat – misalnya setelah terjadi hyper inflasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Subsidi pemerintah terhadap kebutuhan tertentu, misalnya bahan bakar minyak – maka akan terjadi lonjakan inflasi manakala subsidi tersebut dicabut. Dalam beberapa tahun kedepan rakyat Indonesia masih akan terus dikejutkan dengan lonjakan-lonjakan inflasi setiap saat pemerintah mengurangi subsidi bahan bakan minyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Tarif dan Pengendalian harga untuk komoditi tertentu; mirip dengan subsidi – maka inflasi akan melonjak sata penyesuian harga dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) Pertumbuhan permintaan komoditi secara global tidak dibarengi dengan pertumbuhan suplynya; mirip dengan poin 1) tetapi untuk komoditi yang kita berebut memperolehnya bersama dengan warga dunia lainnya seperti minyak, tepung terigu dlsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6) Infrastruktur transportasi yang buruk akan terus membayangi inflasi untuk berbagai daerah; mahalnya ongkos kirim barang dengan sangat mudah melonjakkan hara barang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7) Kenaikan gaji pegawai; selalu menimbulkan inflasi di Indonesia bahkan sejak menjadi isu kenaikan gaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8) Uang yang dicetak terus seperti yang sering saya jelaskan di blog ini dengan formula MxV=PxQ ; Jumlah uang yang bertambah (M) namun tidak diputar dengan baik (V); tidak menghasilkan perumbuhan barang dan jasa (Q) – dampaknya harga (P) pasti naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9) Alat ukur yang bias sehingga kita selalu telat mendeteksi masalah. Mengukur nilai uang Rupiah kita dengan Dollar contohnya. Kita tidak sadar daya beli Rupiah kita turun karena kita membandingkannya dengan nilai tukar Dollar; dengan kacamata Dollar kita merasa lebih baik sekarang karena nilai tukar 1 Dollar ke Rupiah ‘hanya’; Rp 9,200 padahal waktu krisis 10 tahun lalu nilai tukar Dollar pernah mencapai Rp 16,000 – jadi apakah sekarang lebih baik ?. Tidak juga, karena Dollar-nya sendiri mengalami penyusutan lebih dari 60% terhadap emas selama 6 tahun terakhir saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya setidaknya sembilan masalah tersebut;  inflasi nampaknya memang tidak akan mudah menghilang dari negeri ini sejauh yang bisa kita lihat dengan kacamata uang kertas Rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi tidak berarti tanpa solusi; mengatasi inflasi hanya masalah kemauan sebenarnya. Kalau kita mau saja menggunakan uang Dinar – maka insyaallah inflasi akan otomatis menghilang. Sulitkah ini ? – belum tentu sulit kalau kita mau berpikir &lt;I&gt;out of the box.&lt;/I&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga tidak mau &lt;I&gt;reinvent the wheel&lt;/I&gt; dalam pemikiran mengganti uang kertas dengan Dinar dan Dirham. Ada yang sudah memikirknnya dengan cukup mendalam meskipun disampaikannya dengan jenaka, tinggal kita sempurnakan  saja agar pas untuk kita. Pemikiran yang tidak biasa ini dapat Anda baca di kutipan buku saya yang saya sajikan di blog lama saya akhir tahun lalu tentang&lt;a href=http://geraidinar.blogspot.com/2007/12/draft-pidato-presiden-amerika-serikat.html&gt; Pidato Presiden Amerika Serikat Untuk Pembubaran Dollar &lt;/a&gt;.  Siapa thu bermanfaat. Wallhu A’lam.</description><link>http://geraidinar.com/2008/07/9-hal-yang-membuat-inflasi-bertahandan.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-9109482877637689305</guid><pubDate>Mon, 07 Jul 2008 04:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-07T11:59:51.448+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Gold Oil Ratio</category><title>Update Harga Minyak Kaitannya Dengan Harga Emas...</title><description>Dalam tulisan saya hampir 2 bulan lalu tepatnya &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/05/mencermati-perkembangan-harga-emas.php&gt; 19 Mei 2008 &lt;/a&gt; saya sudah bahas mengenai Gold Oil Ratio pada harga emas dan minyak saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena perkembangan harga  minyak yang menggila akhir-akhir ini ( pagi ini pada angka US$ 144.13, lebih tinggi dibandingkan dengan harga dua bulan lalu yang berada pada US$ 125.65), maka rasanya saya perlu memperbarui tulisan saya sebelumnya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/GOR2.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/GOR2.png" border="0" alt="Gold Oil Ratio" /&gt;&lt;/a&gt;Per pagi ini rata-rata &lt;I&gt;Gold Oil Ratio&lt;/I&gt; (GOR) berada pada angka terendahnya yaitu 6.83; lebih rendah dari dua bulan lalu yang masih berada pada angka 7.15;  jauh lebih rendah dari rata-rata sejak tahun 2000 yang berada pada angka 10.36 – dan tentu saja amat jauh dari rata-rata 40 tahun terakhir yang berada pada kisaran angka 15.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Ketertinggalan’ harga emas dari harga minyak ini yang oleh sebagian pengamat pasar dianggap akan menjadi pendorong naiknya harga emas secara luar biasa ketika harga emas kembali ‘normal’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ian Williams, &lt;I&gt;Charteris Treasury Portfolio Managers&lt;/I&gt; dalam tulisannya yang dimuat di The Telegraph London pekan lalu misalnya, mengungkapkan bahwa harga emas bisa mencapai US$ 2,500/troy oz kalau dibiarkan menyesuaikan dengan tingkat inflasi. Artinya harga yang sekarang (pagi ini US$ 925/troy oz) menurutnya adalah harga yang kelewat rendah dibandingkan harga teoritis emas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ian William mendasarkan perhitungannya pada harga emas tertinggi tahun 1980 yang mencapai US$ 650/troy oz, kemudian di &lt;I&gt;adjust&lt;/I&gt; dengan tingkat inflasi sekarang dibandingkan dengan tahun 1980.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya gunakan pendekatan yang beberbeda, misalnya dengan menggunakan GOR rata-rata sejak tahun 2000 maka harga emas teoritis saat ini adalah 10.36xUS$ 144.13 = US$ 1493.20. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan apbila kalau saya gunakan angka GOR rata-rata 40 tahun terakhir, maka harga emas secara teoritis saat ini adalah 15xUS$144.13 = US$ 2,161.95.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktulah yang akan membuktikan benar/salahnya perhitungan saya ataupun perhitungan Ian William. Wallahu A’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Disclaimer : &lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;I&gt;Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun  yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya. &lt;/I&gt;</description><link>http://geraidinar.com/2008/07/update-harga-minyak-kaitannya-dengan.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-6969090724025012783</guid><pubDate>Fri, 04 Jul 2008 02:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-04T09:38:20.467+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>inflasi</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>qauliyah</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>qauniyah</category><title>Ketika Allah Berbicara Kepada Kita....</title><description>Waktu saya ikut-ikutan nonton film Ayat-Ayat Cinta gara-gara  nemani anak dan istri sekitar dua bulan lalu, ternyata ada juga hal yang  baik yang bisa saya ambil meskipun dari film. Bukan filmnya sendiri, tetapi dari dialognya ketika sang tokoh di penjara. Dia dinasihati oleh teman setahanannya bahwa   &lt;I&gt;“Allah sedang berbicara sama kamu....”.&lt;/I&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya betul, setiap saat Allah berbicara dengan sangat jelas &lt;I&gt; loud and clear &lt;/I&gt;  kepada kita baik secara &lt;I&gt;qauliyah&lt;/I&gt; maupun secara &lt;I&gt;qauniyah&lt;/I&gt;, hanya kita yang sering lalai tidak mau mendengarkatan pesan yang disampaikanNya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita lihat, kurang jelas apa pesan Allah dalam dua ayat berikut misalnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;I&gt;Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.&lt;/I&gt; (QS 2:276)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;I&gt;Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertobat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.&lt;/I&gt; (QS 2:279)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas secara &lt;I&gt;qauniyah&lt;/I&gt;-nya betapa jelas pesan Allah bahwa ekonomi ribawi dunia sedang dimusnahkanNya (maaf saya gunakan bahasa dimusnahkan – karena inilah bahasa Al-Quran). Berikut dalah beberapa indikatornya untuk kita yang di Indonesia :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Saat ini Indonesia (dan juga dunia) sedang dilanda inflasi yang sangat tinggi. Data dari BPS per Juni 2008 yang dikeluarkan tiga hari lalu menunjukkan inflasi kita tahun ini (year on year) sudah mencapai 11.03%. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini dampaknya luar biasa, karena kalau penghasilan kita naik 11% saja tahun ini, maka ini hanya cukup untuk mengimbangi naiknya harga-harga. Padahal mayoritas pegawai tidak naik penghasilannya, atau kalau toh naik - kenaikannya mayoritas lebih rendah dari angka inflasi tersebut. Artinya mayoritas kita – penduduk Indonesia, akan mengalami kemunduran dalam hal kemampuan ekonominya tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sayangnya, karena kita tidak mendengar pesan-pesan Allah tersebut diatas, ketika kita dalam keterpurukan inflasi – langkah yang diambil pihak yang punya authority negeri ini justru akan membenamkan kita lebih jauh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Indonesia kemarin menaikkan suku bunganya sebesar 25 basis poin dari 8.5% ke 8.75%. Artinya daya tarik riba bukannya dihilangkan malah ditingkatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dengan iming-iming bunga yang lebih tinggi, maka uang yang seharusnya beredar untuk mendorong sektor riil – ditarik masuk ke SBI, Depossito dan sejenisnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sektor riil yang sudah babak belur dihantam kenaikan biaya produksi yang di trigger oleh kenaikan bahan bakar bulan lalu – kini dihantam lagi dengan kenaikan &lt;I&gt;cost of  fund &lt;/I&gt;  dan harus bersaing dengan bunga perbankan yang semakin tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Inilah maju kena –mundur kena-nya ekonomi ribawi, langkah mana saja yang ditempuh – tidak akan bisa melawan kehendak Allah, sedangkan kehendak Allah sudah disampaikan ke kita secara  &lt;I&gt; loud and clear &lt;/I&gt; tersebut, yaitu tidak ada jalan lain selain meninggalkan ekonomi ribawi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Disisi lain Allah sudah bicara kepada kita pula melalui bukti sejarah yang sangat panjang. Bahwa lebih dari 1400 tahun ada pilihan mata uang yang tidak pernah terkena inflasi yaitu Dinar. Di Zaman Rasulullah SAW , satu Dinar cukup untuk membeli 1 – 2 kambing ; satu Dinar yang sama (saat tulisan ini dibuat sekitar Rp 1,2 juta) tetap dapat untuk membeli 1 – 2 ekor kambing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;I&gt;Itulah ayat-ayat Allah yang Kami membacakannya kepadamu dengan sebenarnya; maka dengan perkataan manakah lagi mereka akan beriman sesudah (kalam) Allah dan keterangan-keterangan-Nya.&lt;/I&gt; (QS 45:6). Maha  benar Allah dengan segala firmanNya.</description><link>http://geraidinar.com/2008/07/ketika-allah-berbicara-kepada-kita.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-8097078372618750047</guid><pubDate>Thu, 03 Jul 2008 01:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-04T08:10:17.730+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>dinar</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>nilai tukar</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>best practice</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>real-time</category><title>Nilai Tukar Dinar Real-Time...</title><description>Ada &lt;I&gt;best practice&lt;/I&gt; untuk berdagang yang sangat baik dari khasanah  Islam, yaitu kesetaraan informasi antar pelaku pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau di dunia perdagangan barat dikenal istilah &lt;I&gt; caveat emptor / let the buyer beware &lt;/I&gt; yaitu biarkan pembeli yang hati-hati (penjual bisa seenaknya); maka dalam Islam ada keharusan bagi penjual untuk menjelaskan secara detil kondisi barang yang akan dijualnya, termasuk cacat-cacatnya bila ada.  Dalam istilah ekonominya yang cukup mendekati (meskipun tidak sepenuhnya benar) adalah &lt;I&gt; caveat venditor / let the seller beware &lt;/I&gt; atau biarkan penjual yang hati-hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimasa-masa kejayaan perdagangan Islam, pedagang yang datang dari jauh ke suatu kota – dia dijamu sebagai tamunya kamum muslimin di kota tersebut. Kepadanya disediakan tempat tinggal untuk beberapa hari agar paham situasi pasar, tingkat harga dlsb.  sebelum yang bersangkutan mulai berdagang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam era teknologi informasi ini, informasi tentang harga barang (apapun) di seluruh dunia dapat diketahui setiap saat dalam sekejap. Oleh karenanya baik pembeli maupun penjual bisa dengan mudah mengakses informasi yang sama sebelum transaksi jual beli – sehingga dapat terjadi transaksi yang adil berdasarkan kesetaraan informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka mewujudkan kesetaraan informasi antara Gerai Dinar dan para nasabahnya, alhamdulillah mulai hari ini bisa kita sajikan harga Dinar yang dihitung berdasarkan harga emas dan nilai tukar mata uang besar dari hampir seluruh dunia secara &lt;I&gt;real-time&lt;/I&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua data yang kita sajakan adalah data yang up-to-date karena secara otomatis terus menerus di up-date setiap 10 menit. Dengan data yang sangat up-to-date ini diharapkan calon pembeli Dinar dapat mengetahui secara lebih akurat trend harga yang sedang berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grafik dan harga yang ter-up-date setiap 10 menit ini, tentu harus dilihat secara menyeluruh bersamaan dengan grafik bulanan, tahunan, 10 tahun dan bahkan 40 tahun yang sudah selama ini kami sajikan. Grafik-grafik yang kami sajikan ini adalah untuk mendukung keterbukaan informasi, dan tidak diharapkan menjadi alat untuk berspekulasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami di Gerai Dinar menggunakan grafik ini pula untuk mengambil harga jual dan beli kami. Hanya saja akan merepotkan para agen dan pembeli yang tidak setiap saat mengakses internet apabila kami gunakan harga &lt;I&gt;real time&lt;/I&gt;-nya; untuk memudahkannya situs ini akan mengupdate secara otomatis pula Nilai Tukar Gerai Dinar pada titik waktu jam 7 pagi ; jam 13 siang ; jam 19 malam dan jam 1 dini hari BBWI. Dua titik terakhir diperuntukkan bagi pembaca yang di Eropa dan Amerika - yang selisih waktunya dengan kami antara 7 - 12 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga jual dan harga beli kami tersebut kami sajikan di samping grafik Dinar dan kami beri keterangan Nilai Tukar Gerai Dinar (Saat Anda Baca Ini). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memenuhi harapan para pembaca gerai Dinar yang 18% -nya berasal dari luar negeri, Grafik juga kami sajikan dalam berbagai mata uang besar dunia – melalui &lt;I&gt;drop down list &lt;/I&gt;. Dengan demikian pembaca kami yang di Amerika, UAE, Jepang, Iran, Swedia dlsb. dapat langsung mengetahui harga Dinar Emas dalam mata uang mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu kami sampaiakan bahwa harga Dinar disini dibangun berdasarkan harga emas dan nilai tukar mata uang,  yang sedang berlaku saat &lt;I&gt;engine&lt;/I&gt; kami mengakses data dari seluruh bank data yang ada. Dari harga emas dan nilai tukar yang sedang berlaku tersebut kemudian kami tambahkan biaya-biaya yang wajar untuk mencetak Dinar (di Indonesia). Biaya-biaya ini meliputi biaya cetak, transportasi, penglolaan, asuransi, pajak dan biaya lain yang terkait dengan pengadaan/pengelolaan Dinar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pembaca yang lebih suka memantau harga emasnya dibandingkan dengan harga Dinar, grafik harga emas dalam berbagai mata uang juga dapat diakses di halaman khusus kami &lt;a href="http://go.ldfor.us"&gt; go.ldfor.us &lt;/a&gt; atau dibaca  &lt;I&gt;Gold For Us &lt;/I&gt; . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan harga Dinar yang sudah memasukkan seluruh unsur biaya, harga emas yang kami sajikan belum termasuk unsur biaya cetak dlsb. Hal ini karena biaya cetak sangat bervariasi tergantung dengan ukuran keping emas yang dibuatnya. Semakin kecil keping emas, semakin mahal biaya cetak per gramnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun engine yang kami buat ini insyaallah cukup canggih dan &lt;I&gt;reliable&lt;/I&gt;, untuk transaksi besar dengan Gerai Dinar (diatas 100 Dinar) kami tetap sarankan di konfirmasi dahulu sebelum transaksi dilakukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu karena orientasi kami menyediakan Dinar sebanyak mungkin yang dibutuhkan masyarakat, maka ketersediaan stock Dinar akan lebih kami prioritaskan dibandingkan dengan stock emas lantakan. Oleh karenanya seluruh pembelian emas lantakan berapapun ukurannya, harus dicek dahulu dengan kami ketersediaan stocknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga hal kecil yang kami tambahkan ini dapat membawa manfaat. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini Juga sudah kita update tanggal &lt;a href=http://geraidinar.com/2008/08/dashboard-untuk-memantau-harga-dinar.php&gt; 4 Agustus 2008 &lt;/a&gt;,  silahkan baca juga update ini.</description><link>http://geraidinar.com/2008/07/nilai-tukar-dinar-real-time.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-8138581272395792821</guid><pubDate>Tue, 01 Jul 2008 03:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-01T10:52:06.253+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>solar cell</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>koidun</category><title>Agar Kita Tidak Menjadi Koidun...</title><description>&lt;I&gt;Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak turut berperang) yang tidak mempunyai uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar. &lt;/I&gt; (QS 4:95)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;I&gt;Koidun&lt;/I&gt; adalah sebutan Al-Qur’an untuk orang yang duduk-duduk  (saja) tidak mau melibatkan diri dalam berjihad di jalan Allah. Meskipun mereka bisa jadi juga orang beriman, tetapi Allah membedakan derajat mereka dengan orang-orang beriman yang mau berjihad dengan harta dan jiwanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa ini khususnya dan umat manusia di seluruh dunia umumnya,  saat ini sedang dilanda begitu banyak krisis, krisis energy, krisis pangan, krisis keuangan dan berbagai krisis-krisis lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa bermaksud berpihak atau membenarkan apa yang dilakukan pemerintah saat ini, tetapi memang tidak ada pemerintahan di dunia yang mampu mengatasi seluruh persoalan yang diahadapi rakyatnya apabila tanpa didukung oleh rakyatnya itu sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dalam hal-hal tertentu ketika pemerintah tidak berbuat sesuatu untuk kepentingan rakyatnya, Kita sebagai rakyat tetap bisa berbuat untuk kepentingan  kita dan anak cucu kita kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika terjadi krismon tahun 1997/1998, harta rakyat terpangkas lebih dari 75 % dari standar nilai sebelumnya hanya karena mata uang kita nilainya jatuh dibandingkan mata uang lain di dunia. Karena krisis mata uang ini bukan tidak mungkin bisa berulang, dan tidak ada langkah pemerintah yang cukup untuk  memberikan proteksi nilai terhadap tabungan masyarakat – maka penyebaran  Dinar adalah salah satunya yang kita bisa lakukan untuk melindungi asset rakyat dari kehancuran nilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/solar.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/solar.jpg" border="0" alt="US$ Index vs Gold Price" /&gt;&lt;/a&gt; Begitu pula ketika krisis (harga) bahan bakar melanda negeri ini seperti yang kita hadapi sekarang, kita juga tidak yakin pemerintah mampu mengatasi masalah ini sendirian. Secara konstruktif rakyat yang mampu dengan harta, pengetahuan dan pengaruhnya dapat turut serta mencari solusi dari segala permasalahan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks mencari solusi masalah energy ini, seperti yang saya tulis tanggal &lt;a href=”http://geraidinar.com/2008/04/harga-minyak-melambung-tinggi-lantas.php”&gt;16 April &lt;/a&gt; lalu; alhamdulillah proyek pengembangan energy alternatif  &lt;B&gt;" s.olar.us " &lt;/B&gt; yang kita tangani terus berlanjut. &lt;I&gt;Proof Concept &lt;/I&gt; pertama alhamdulillah sudah bisa saya nikmati untuk riwa-riwi ke Masjid dengan kendaraan &lt;I&gt;solar cell&lt;/I&gt; seperti dalam foto disamping. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang &lt;I&gt;Proof Concept &lt;/I&gt; ini belum sempurna terutama dari sisi design , tetapi nddak apalah kan kita harus memulai &lt;I&gt; somewhere &lt;/I&gt;.  Bersamaan dengan kemajuan teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi &lt;I&gt;solar cell &lt;/I&gt;, teknologi material yang memungkinkan membuat mesin yang ringan dan efisien – maka insyaallah dalam beberapa tahun mendatang – generasi anak-cucu kita sudah tidak perlu lagi berdemo untuk penurunan harga minyak – yang nggak kebayang tingginya saat itu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/solar2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/solar2.jpg" border="0" alt="US$ Index vs Gold Price" /&gt;&lt;/a&gt;Dan yang dikendarai pun bukan mobil &lt;I&gt;solar cell&lt;/I&gt; kayak gerobak seperti dalam percobaan saya tersebut, tetapi sudah mobil masa depan seperti salah satu design disamping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/solar3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/solar3.jpg" border="0" alt="US$ Index vs Gold Price" /&gt;&lt;/a&gt;Sebagaimana Dinar yang saat ini sudah menyebar di masyarakat luas sebagai solusi dalam mengantisipasi krisis finansial, energy matahari insyaallah juga menjadi salah satu energy alternatif yang akan segera  bisa dinikmati (bahkan saya sudah benar-benar menikmatinya !). Insyaallah kita siap mengantisipsi krisis energy yang lebih dasyat kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalian promosi; bagi yang berminat mobil golf bertenaga surya ini dapat mulai pesan ke &lt;a href="mailto:president@s.olar.us"&gt; president@s.olar.us &lt;/a&gt;.  Kegunaanya sendiri sudah banyak, selain untuk golf  bisa juga menjadi kendaraan lingkungan, kendaraan pesantren, bisa untuk tempat wisata, hotel, cottage bahkan untuk kendaraan istana. Harganya memang masih agak mahal karena &lt;I&gt;solar cell &lt;/I&gt; yang baik masih harus kita impor dari luar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ini semua bisa terwujud kalau kita tidak menjadi &lt;I&gt;koidun &lt;/I&gt;, kita mulai apa yang bisa kita lakukan dengan harta dan jiwa kita – Insyaallah Allah akan menyempurnakan upaya kita. Amin.</description><link>http://geraidinar.com/2008/07/agar-kita-tidak-menjadi-koidun.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-8789350703237871662</guid><pubDate>Fri, 27 Jun 2008 02:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-06-27T09:41:26.943+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>NYMEX</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Riba</category><title>Gejolak Mata Uang dan Kehancuran Riba...</title><description>Emas mencatatkan lonjakan tertinggi dalam perdagangan di &lt;I&gt;New York Mercantile Exchange &lt;/I&gt; (NYMEX) kemarin, lonjakan ini mencapai US$ 32.8 /&lt;I&gt;troy oz &lt;/I&gt;; dari  US$ 882.3 ke US$ 915.10.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama ketika bergejolak turun, gejolak naik inipun sebenarnya bukan didorong oleh sesuatu yang riil. Pasalnya adalah pengumuman &lt;I&gt;the Fed &lt;/I&gt; sehari sebelumnya yang memicu kenaikan ini. Inti dari pengumuman &lt;I&gt;the Fed &lt;/I&gt; tersebut sebenarnya datar-datar saja yaitu tidak merubah tingkat suku bunga-nya yang saat ini berada pada angka 2.0%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pasar menterjemahkan pesan yang datar tersebut sebagai kebimbangan yang sangat dari &lt;I&gt;the Fed&lt;/I&gt; untuk memilih antara dua simalakama yaitu pilih resesi atau inflasi, keduanya menakutkan bagi pasar. Apabila &lt;I&gt;the Fed&lt;/I&gt; menaikkan suku bunga, inflasi mungkin bisa sedikit di rem tetapi resesi akan serius mengancam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, apabila suku bunga diturunkan – maka inflasi yang sudah tinggi sekarang akan semakin menjadi-jadi. Harga minyak yang sudah selangit saat ini (US$ 138.8/barrel saat artikel ini saya tulis)  akan terus melangit, demikian pula harga bahan pangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dua kebimbangan yang sangat tersebutlah langkah  &lt;I&gt;status quo&lt;/I&gt;   mempertahankan tingkat bunga tetap pada tempatnya yang sekarang dipandang &lt;I&gt;the Fed &lt;/I&gt; sebagai langkah yang paling aman bagi mereka sendiri, tetapi tidak bagi pasar dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita bukan naik turunnya sesaat harga emas – yang berarti juga harga Dinar – ini yang penting, selama ekonomi kita mengandalkan mekanisme bunga (baca : Riba , yang masih mengkikuti pola ekonomi ribawi ala barat)  maka ekonomi kita akan selalu terombang-ambing antara satu kehancuran ke kehancuran yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa demikian ?, karena ini janji Allah : &lt;I&gt; Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa. &lt;/I&gt; (QS 2 :276).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ayat yang inipun belum cukup, dan kita tidak juga segera meninggalkan system ribawi ini, maka beranikah kita berperang melawan Allah ? karena Allah sudah menyatakan perangnya dalam ayat : &lt;I&gt;Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertobat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.&lt;/I&gt; (QS 2: 279). Maha Benar Allah Dengan Segala FirmanNya.</description><link>http://geraidinar.com/2008/06/gejolak-mata-uang-dan-kehancuran-riba.php</link><author>noreply@blogger.com (M. Iqbal)</author></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-4200319583859124482.post-7