|
Kali Ini Bukan PIG FLU, Tetapi PIIGS ‘FLU’ Yang Mewabah... |
|
|
|
|
Oleh Muhaimin Iqbal
|
|
Rabu, 12 May 2010 06:32 |
 Tahun lalu wabah flu babi (Swine Flu atau Pig Flu) sempat membuat panik dunia setelah ditemukannya flu ini menjalar ke manusia di Amerika, Mexico dan Canada. Hari –hari ini dunia kembali dibuat panik tetapi bukan oleh PIG tetapi oleh PIIGS, acronym dari Portugal, Ireland, Italy, Greece dan Spain. ‘Flu’ di pasar uang dunia begitu terasa dalam beberapa hari perdagangan terakhir, bahkan ketika bailout senilai 750 Milyar Euro terhadap Yunani atau Greece sudah di commit oleh European Union dan IMF. Komitmen raksasa untuk mengatasi kebolongan di epicentrum krisis tersebut nampaknya tidak membuat para pemain pasar lega. Hanya dua hari setelah bailout tersebut diumumkan, para pemain pasar kembali memburu jaring penyelamat untuk investasinya – yaitu antara lain emas. Karena permintaan yang melonjak inilah maka pagi ini – saat artikel ini saya tulis - harga emas berada di atas US$ 1,230/Oz atau dalam US$ telah mengalami peningkatan lebih dari 34% dibanding harga emas dunia tahun lalu. Harga ini memecahkan rekor tertinggi sebelumnya yang berada di kisaran US$ 1,226 yang tercapai di awal Desember tahun lalu. |
|
Di-update pada Kamis, 27 May 2010 23:17 |
|
Lanjutnya...
|
|
|
Viva Palestina : Mereka Bertekad Untuk Sampai Gaza Walau Harus Berenang… |
|
|
|
|
Oleh Muhaimin Iqbal
|
|
Minggu, 23 May 2010 06:03 |
|
Karena bukan situs berita, tidak biasanya GeraiDinar secara spesifik memuat suatu berita dari peristiwa-peristiwa penting dunia. Namun kali ini lain, saudara-saudara kita yang beruntung diberi kemudahan Allah untuk beramal baik secara maksimal – meninggalkan seluruh urusan duniawinya, saat ini sedang mencari keridloan Allah semata dengan berusaha menolong saudara-saudara kita yang teraniaya di bumi palestina khususnya Gaza. |
|
Di-update pada Jum'at, 28 May 2010 19:47 |
|
Lanjutnya...
|
|
Balon Yang Diputus Tali, Kemana Hendak Pergi...? |
|
|
|
|
Oleh Muhaimin Iqbal
|
|
Kamis, 15 July 2010 08:01 |
|
Selama 2500 tahun lebih emas adalah uang bagi seluruh peradaban manusia. Bahkan setelah Perang Dunia II-pun melalui Breton Wood Agreement 1945, uang masih dikaitkan dengan emas. Seperti dalam rangkaian balon dibawah, balon pertama US$ diikat dengan emas – 1 oz setara dengan US$ 35. Kemudian rangkaian balon berikutnya (Rupiah, Yen dlsb) diikat dengan US$ atau langsung terhadap emas. |
|
Lanjutnya...
|
|
|
Oleh Muhaimin Iqbal
|
|
Senin, 05 July 2010 07:35 |
|
Tahun 80-an ada film seri boneka yang sangat terkenal di TVRI yaitu Si Unyil. Selain tokoh-tokohnya yang terkenal seperti Si Unyil sendiri dan teman-temannya, ada tokoh lain yang kemudian sampai kini melahirkan sebuah ‘profesi’ tersendiri di masyarakat yaitu yang disebut Pak Ogah. |
|
Lanjutnya...
|
|
Pergeseran Paradigma Dalam Penggunaan Emas... |
|
|
|
|
Oleh Muhaimin Iqbal
|
|
Senin, 02 August 2010 09:09 |
|
Mungkin ada yang luput dari pengamatan para ekonom secara umum, bahwa dalam sepuluh tahun terakhir (2000-2009) ternyata ada pergeseran paradigma yang luar biasa dalam penggunaan emas dunia. Berdasarkan data yang dikumpulkan secara rutin oleh World Gold Council (WGC) atau Dewan Emas Dunia , permintaan emas di seluruh dunia untuk kebutuhan perhiasan telah mengalami penurunan terus menerus dari 3,204 ton tahun 2000, tinggal 1,747 ton tahun 2009 lalu atau turun 45 %. |
|
Lanjutnya...
|
|
|
Tulisan-tulisan sebelumnya...
|
|
|
Page 8 of 75 |