|
|
|
Do’s and Don’ts : Agar Yang Sedikit Bisa Menang… |
|
|
|
|
Oleh Muhaimin Iqbal
|
|
Jum'at, 02 July 2010 07:39 |
|
Dampak dari hidup di alam ‘demokrasi’ khususnya dalam dasawarsa terakhir – ternyata tidak semuanya baik bagi keyakinan kita. Pikiran kita – termasuk pikiran para pemimpin umat yang tadinya kita sangat hormati - bisa terbawa arus karena berpikir bahwa banyaknya pengikut-lah yang akan membawa kemenangan. |
|
Di-update pada Jum'at, 02 July 2010 07:45 |
|
Lanjutnya...
|
|
Memaknai Kemerdekaan : Belajar Swasembada Ala Gandhi... |
|
|
|
|
Oleh Muhaimin Iqbal
|
|
Senin, 09 August 2010 08:48 |
|
Mumpung ini bulan Agustus, saya ingin menulis lagi tentang makna kemerdekaan bagi saya. Ini terkait dengan salah satu sebab mengapa rata-rata penduduk negeri ini bertambah miskin justru di era reformasi khususnya sepuluh tahun terakhir . Hal ini antara lain karena kita menjadi bangsa konsumtif, ekonomi kita lebih banyak didorong oleh konsumsi ketimbang produksi. Kita lebih banyak menjadi pasar dari produk orang lain, ketimbang pemasar bagi produk-produk kita sendiri. |
|
Di-update pada Senin, 09 August 2010 09:07 |
|
Lanjutnya...
|
|
|
Menduga Harga Emas Dari Pergerakan Barang Di Laut... |
|
|
|
|
Oleh Muhaimin Iqbal
|
|
Jum'at, 30 July 2010 08:45 |
|
Diluar data-data resmi pemerintah yang umumnya digunakan untuk indikator ekonomi seperti angka inflasi, tingkat pengangguran, indeks harga konsumen dlsb., para ekonom juga sering menggunakan data lain yang tidak biasa digunakan sebagai indikator ekonomi - namun tidak kalah akurat atau bahkan sering lebih akurat dalam menggambarkan situasi ekonomi global yang sesungguhnya. Diantara data yang tidak biasa ini adalah indeks biaya pengangkutan laut yang dikeluarkan oleh Baltic Exchange - London. |
|
Lanjutnya...
|
|
Investasi di Era Competitive Devaluation : Jangan Mau Jadi Pelanduk... |
|
|
|
|
Oleh Muhaimin Iqbal
|
|
Selasa, 24 August 2010 05:40 |
|
Dahulu di waktu Sekolah Dasar kita belajar pepatah yang kurang lebih berbunyi “gajah bertarung dengan gajah, pelanduk mati di tengah”. Apes bener jadi pelanduk, dia tidak tahu menahu tentang urusan apa gerangan yang membuat para gajah tersebut bertarung – tetapi dia berada di tempat yang salah pada waktu yang salah pula – maka matilah dia karena pertarungan ini. Sebuah artikel di The Wall Street Journal kemarin yang diberi judul Getting Ready for A Dollar Collapse ? bercerita tentang pertarungan gajah US Dollar melawan gajah-gajah Yuan, Euro, Yen dan berbagai mata uang kuat lainnya – yang membuat mati para pelanduk, yaitu para penabung atau pemegang uang kertas dunia. |
|
Lanjutnya...
|
|
|
Tulisan-tulisan sebelumnya...
|
|
|
Page 3 of 75 |