|
Menduga Sisa Nilai Uang Kertas Dengan Teori Peluruhan… |
|
|
|
|
Oleh Muhaimin Iqbal
|
|
Selasa, 30 March 2010 06:47 |
 Para scientist telah lama menggunakan teori peluruhan eksponensial (exponential decay theory) untuk menduga usia benda-benda purbakala, fosil dan lain sebagainya. Konsep yang mudah untuk dipahami bersamaan dengan teori ini adalah adanya konsep waktu paruh (half-life), yaitu waktu yang diperlukan materi subjek peluruhan eksponensial untuk menjadi tinggal separuhnya dari materi semula. Apabila teori ini berlaku untuk benda-benda yang ada di alam, apakah teori ini juga berlaku untuk kreasi manusia modern yang namanya uang kertas ?. Well, setahu saya belum ada yang membuat studi ilmiah tentang hal ini – namun dengan melihat statistik harga emas dunia dalam berbagai mata uang kertas selama 40 tahun terakhir – saya menduga bisa jadi teori peluruhan eksponensial ini juga berlaku untuk uang kertas. Coba kita perhatikan fakta berikut ini : Pada tahun 1970, ketika emas masih dijadikan standar mata uang dunia dalam perjanjian Breton Woods harga emas dunia saat itu berada pada angka US$ 35.94/Oz. Dengan nilai tukar Rupiah Rp 415/US$; maka harga emas saat itu di Indonesia berada di kisaran Rp 480/gram. |
|
Di-update pada Kamis, 27 May 2010 23:29 |
|
Lanjutnya...
|
|
|
Saudaraku, Apakah Engkau Sedang Tamasya Di Surga ...? |
|
|
|
|
Oleh Muhaimin Iqbal
|
|
Selasa, 01 June 2010 06:02 |
|
Sampai pagi ini saya belum mendapat update dari dua sahabat sangat dekat yang berada dalam perjalanan Freedom Flotilla To Gaza. Bila pembaca melihat kembali tulisan mereka di awal perjalanan yang saya muat di situs ini dan up-date-up-date-nya merekalah Dzikrullah (Wisnu Pramudya) dan Santi Sukanto. Keduanya wartawan professional yang saat ini bekerja di media asing. |
|
Di-update pada Selasa, 01 June 2010 11:56 |
|
Lanjutnya...
|
|
Tauhid Dalam Mencari Rizki, Belajar Dari Bapaknya Para Nabi... |
|
|
|
|
Oleh Muhaimin Iqbal
|
|
Senin, 26 July 2010 08:16 |
|
Hari kemarin adalah hari yang luar biasa bagi kami di Pesantren Wirausaha Daarul Muttaqiin, hari dimana kami kembali memanen padi yang kami tanam sendiri – setelah empat puluh tahun saya sendiri tidak melakukannya, karena sebelum ini panen padi terakhir yang saya ingat adalah panen padi semasa kecil di tahun 1970-an. Namun bukan panen padi-nya sendiri yang menjadikan ini luar biasa, tetapi pelajaran yang bisa kami peroleh dari padi-padi yang kami tuai tersebut. |
|
Lanjutnya...
|
|
|
Pengalaman Seorang Mujahidah Di Penjara Israel... |
|
|
|
|
Oleh Muhaimin Iqbal
|
|
Rabu, 09 June 2010 11:03 |
|
Alhamdulillah, kita semua bersyukur bahwa para sukarelawan Indonesia dalam misi Freedom Flotilla to Gaza akhirnya selamat. Termasuk sahabat-sahabat dekat saya Dzikrullah dan istrinya Santi Soekanto. Karena kecintaannya untuk berjuang bersama saudara-saudara kita semua di Gaza khususnya dan Palestina pada umumnya, kedua sahabat ini memilih untuk tidak pulang dahulu ke Indonesia meskipun kesempatan untuk ini sudah terbuka lebar-lebar - agar dapat melanjutkan misinya semula. Berikut saya sajikan 'oleh-oleh' bu Santi Soekanto dari penjara Israel sebelum akhirnya dibebaskan pekan lalu; maaf saya sajikan dalam bahasa aslinya - karena keindahan cerita ini terdapat pada bahasa pejuang yang digunakannya. |
|
Di-update pada Rabu, 09 June 2010 11:13 |
|
Lanjutnya...
|
|
Target Puasa Tahun Ini : Ketakwaan dan Kemakmuran... |
|
|
|
|
Oleh Muhaimin Iqbal
|
|
Rabu, 11 August 2010 05:48 |
|
Pada bulan Ramadhan seperti ini, ayat yang paling banyak kita dengar dari ceramah-ceramah adalah ayat “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (QS 2:183). Lantas sekian puluh tahun kita berpuasa di bulan Ramadhan, adakah kita sudah mencapai derajat orang-orang yang bertakwa ini ?. |
|
Di-update pada Rabu, 11 August 2010 07:59 |
|
Lanjutnya...
|
|
|
Tulisan-tulisan sebelumnya...
|
|
|
Page 1 of 75 |