GeraiDinar.com

Gerai Dinar

Sumber Daya Bebas Bea Untuk Pendidikan, Pelatihan dan Pendampingan Usaha dan Kewirausahaan.
Ahad, 9 Agustus 2020

Harga Dinar per 6 jam

Harga Dinar

Harga Dinar
  • Harga Dinar Emas per Mon, 10 Aug 2020 00:30:00 +0700 Jual Rp. 3,804,313 Beli Rp. 3,652,140

  • Harga Dinar Emas per Sun, 09 Aug 2020 18:30:00 +0700 Jual Rp. 3,804,313 Beli Rp. 3,652,140

  • Harga Dinar Emas per Sun, 09 Aug 2020 12:30:00 +0700 Jual Rp. 3,804,313 Beli Rp. 3,652,140

  • Harga Dinar Emas per Sun, 09 Aug 2020 06:30:00 +0700 Jual Rp. 3,804,313 Beli Rp. 3,652,140

  • Harga Dinar Emas per Sun, 09 Aug 2020 00:30:00 +0700 Jual Rp. 3,804,313 Beli Rp. 3,652,140

Badai Di Cakrawala…

Apakah orang-orang pinter dunia moneter tidak tahu masalah ini sehingga tetap menjadikan Dollar sebagai uang pegangannya untuk cadangan devisa dlsb. ?  Oh, yang bener-bener pinter tentu tahu dengan sangat jelas masalah ini, itulah sebabnya BRIC (Brasil Rusia, India dan China) sedang memikirkan pengganti US$.

 

China bahkan sudah mengambil langkah kongkrit dengan menurunkan pembelian US$ bulanannya; bila pada Oktober tahun lalu pembelian US$ bulanan ini mencapai lebih dari US$ 60 milyar, Februari tahun ini pembelian bulanan tinggal dibawah US$ 10 milyar.

 

Jepang sebagai pemegang US$ terbesar kedua, partai oposisinya telah mengancam bahwa bila partai ini berkuasa – mereka tidak akan mau lagi membeli US Bond bila masih dalam denominasi US $ - mereka hanya mau bila denominasinya uang mereka sendiri yaitu Yen.

 

Saya hanya berharap, mudah-mudahan siapapun yang terpilih dalam pemilu presiden mendatang – dapat menyikapi dengan kritis potensi masalah global yang akan ditimbulkan oleh krisis US$ seperti yang diprediksi oleh orang mereka sendiri – Richard W Fisher - tersebut diatas. Kalau toh mereka enggan belajar dari sumber ilmu yang sesungguhnya yaitu Al-Qur’an dan al Hadits; setidaknya belajarlah dari China (atau Rusia atau Jepang…pokoknya membuka wawasan).

 

Bagi kita masyarakat awam-pun sebaiknya mulai mewaspadai asset-asset kita yang berdenominasi US$, baik itu berupa tabungan, deposito, asuransi atau asset apapun yang angkanya menggunakan US$.

 

Bagi pemegang invesatsi Dinar atau emas; jangan tergoda keuntungan atau transaksi sesaat, insyaallah Dinar atau Emas inilah yang akan menjadi jaring penyelamat yang paling efektif ketika badai kehancuran US$ melanda. Amin.