
25 Artikel Terbaru
- Biomimicry …
- Pain at the Pump…
- Natural Capital…
- Harga Emas Turun, Bagaimana Daya Belinya ?
- Desertification : Ketika Lahan Berproses Menjadi Gurun…
- Ctrl+Alt+Delete
- Food, Forests & Fuels…
- Isra’ Mi’raj…
- Mencari Berkah Yang Hilang…
- Sakinah 3.0
- Berkunjung Ke Negeri Akhir Zaman…
- Belajar Bertani Dari Negeri Perang…
- Solusi Dengan Berbagi…
- Saya ‘Bermimpi Lagi’ Pak Kyai Di Sidang Kabinet…
- Ketika Orange Florida Menjadi Pahit…
- Budidaya Tanaman Yang Penuh Berkah…
- Beijing Yang Mengambil Tempe Dari Piring Kita…
- Sustainable Development and Poverty Eradication…
- Entrepreneurship ‘Pak Ogah’…
- Ketahanan Pangan A La Nabi Yusuf ‘Alaihi Salam…
- Yang Berdampingan Dan Yang Diunggulkan...
- NEET : Penyakit Generasi Pemuda…
- Beyond AEC : Pelajaran Dari Kiwi…
- Kebunku Kebun Al-Qur’an…
- Pemerintah Selalu Bisa Menurunkan Harga BBM…
Harga Dinar per 6 jam
Belajar dari Rupiah, Dollar dan Emas Dalam Empat Dasawarsa…
- Details
- Kategori : Berita
- Published on Friday, 21 November 2008 22:40
- Oleh : Muhaimin Iqbal
Banyak lagi sebenarnya pelajaran yang bisa diambil dari grafik diatas; misalnya kecenderungan adanya koreksi yang tajam terhadap daya beli Rupiah (dan juga Dollar) di setiap dasawarsa.
Pada dasawarsa 70-an, terjadi di tahun 1979 ketika Rupiah didevaluasi lebih dari 40 % dari Rp 442/US$ menjadi Rp 623/US$. Pada dasawarsa 80-an terjadi pada tahun 1984, ketika Rupiah di devaluasi lagi 13% dari Rp 909/US$ menjadi Rp 1,026/US$.
Paling parah kita tahu semua yaitu dasawarsa 90-an; tepatnya 1998 ketika Rupiah terdevaluasi sekitar 70% dari nilai tahun sebelumnya yaitu dari Rp 2,909/US$ (2007) menjadi Rp 10,014/US$ (2008).
Untuk dasarawsa 2000-an; kita dapat melihat tahun ini Rupiah telah mengalami penurunan nilai sekitar 19% dibandingkan dengan rupiah tahun lalu – yaitu dari Rp 9,349/US$ (2007) menjadi Rp 11.150/US$ (2008). Dasawarsa ini masih akan berlangsung 2 tahun lebih; mudah-mudahan dasawarsa ini tidak semakin memburuk.
Sebenarnya saya ingin menulis lebih panjang untuk mengantisipasi siklus 10 tahunan berikutnya…; tetapi karena ini hari libur insyaallah saya tulis lain waktu saja. Wallahu A’lam.
Bagikan ke teman:
By A Web design Company