Gold Dinar to
Buy Dinar etc.
 
Daftar Harga Gerai Dinar
   03 - Sep - 2010 Jam 06 : 30  
  (Rupiah/Unit)
Item Jual Beli
Dinar/Dirham
Dinar 1,556,760 1,494,490
Dirham 21,000 20,160
Emas *
24 K 360,728 346,299
22 K 330,667 310,827
20 K 300,606 276,558
18 K 270,546 243,491
   
*Diluar Biaya Cetak

Catatan:
1. Penjelasan Harga Emas/Dinar di Gerai Dinar

2. Jam Transaksi : 07:00 - 17:00 BBWI (Kecuali Hari Libur)

GoldCheck; Emas Pro Pastikan dan Produktifkan

Wednesday, August 27, 2008

Ironi di Pasar Emas...

Dalam teori penawaran dan permintaan (Supply and Demand), bila barang yang ditawarkan lebih banyak tersedia di bandingkan permintaan maka harga akan turun; sebaliknya bila barang yang ditawarkan sedikit namun permintaannya banyak maka harga akan naik. Dengan catatan bahwa semua hal diluar penawaran dan permintaan tersebut sama – ceteris paribus .

Teori ini berlaku di barang apapun baik di pasar benda riil seperti beras, jagung , kedelai – maupun di pasar modal dan pasar uang.

Teori inipun harusnya berlaku di pasar emas. Kalau permintaan emas tetap tinggi sedangkan supply-nya tidak bertambah atau malah berkurang, mestinya harga emas naik. Mengapa kok kenyataannya tidak ? . Banyak yang berusaha merumuskan teori-nya tentang ini, termasuk teori saya sendiri sebagai berikut ;

Pertama; naiknya permintaan dan tidak tersedia dengan cukupnya supply ini nampaknya benar adanya, setidaknya hal ini tercermin dari situs pedagangan emas besar di Amerika yaitu Kitco.Com dan BullionDirect.Com yang keduanya membuat pengumuman resmi di halaman utamanya bahwa supply mereka kemungkinan terganggu oleh permintaan yang tinggi – mereka minta kliennya bersabar untuk ini.

Kedua adalah adanya indikasi lain dari sempat dihentikannya penjualan koin emas American Eagle oleh US Mint karena alasan tidak tersedianya supply emas yang cukup. Penghentian penjualan yang untuk pertama kalinya dilakukan oleh US Mint sejak 20 tahun terakhir ini aneh; mengingat US Mint adalah bagian dari US Treasury – kalau mereka sampai sempat kesulitan stock – lantas dimana atau siapa yang pegang emas yang katanya lagi murah ini ?. Bukankah stock emas mereka banyak ?, lantas mengapa mereka tidak menjualnya ? mungkinkah sebenarnya mereka tahu bahwa harga emas tidak serendah yang di bursa ?..

Dari dua poin diataslah teori saya tentang harga emas adalah sederhana : Permana adalah Harga Emas secara fisik sebenarnya tetap bernilai tinggi, dan ini sejalan dengan sejarah peradaban manusia. Tidak pernah dalam peradaban manusia dimanapun dan kapanpun dimana emas dianggap barang yang tidak berharga. Bahkan ketika barang lain dianggap tidak berharga, emas dan perak tetap dianggap berharga.

Sampai-sampai ada Hadits Rasulullah SAW tentang hal ini yang diriwayatkan oleh Abu Bakar ibnu Abi Maryam bahwa beliau mendengar Rasulullah SAW bersabda, ”Masanya akan tiba pada umat manusia, ketika tidak ada apapun yang berguna selain Dinar dan Dirham.” (Masnad Imam Ahmad Ibn Hanbal).

Kedua adalah rendahnya harga emas di bursa karena memang hampir keseluruhan transaksi di bursa hanya diatas kertas belaka, sangat-sangat sedikit yang berujung pada transaksi riil atau fisik. Inilah ilusi bursa dmanapun dan untuk komoditi apapun.

Harga di bursa tidak harus mencerminkan harga riil dari barang yang diperdagangkan di bursa tersebut.

Dari 21 tahun karir saya di industri financial - 6 tahun diantaranya sebagi direksi di perusahaan public – kita ngalami betul masa-masa dimana perusahaan kita lagi baik tetapi harganya di lantai bursa jatuh karena adanya sentimen pasar tertentu; sebaliknya pas lagi buruk harga di bursa bisa saja membaik karena adanya sentimen tertentu pula.

Jadi informasi harga di bursa baik dan perlu kita pantau agar kita tahu business environment kita secara keseluruhan; namun keputusan business harus tetap berdasarkan kinerja riil kita di lapangan. Wallahu A’lam.

Disclaimer :

Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.

Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya.

Labels: , ,

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home