Gold Dinar to
Buy Dinar etc.
 
Daftar Harga Gerai Dinar
   09 - Feb - 2010 Jam 12 : 30  
  (Rupiah/Unit)
Item Jual Beli
Dinar/Dirham
Dinar 1,404,750 1,348,560
Dirham 32,978 31,659
Emas *
24 K 325,504 312,484
22 K 298,379 280,476
20 K 271,254 249,553
18 K 244,128 219,715
   
*Diluar Biaya Cetak

Catatan:
1. Penjelasan Harga Emas/Dinar di Gerai Dinar

2. Jam Transaksi : 07:00 - 17:00 BBWI (Kecuali Hari Libur)

GoldCheck; Emas Pro Pastikan dan Produktifkan

Wednesday, August 6, 2008

Harga Emas Turun Terus...Sampai Kapan ?

Pekan ini adalah pekan kedua harga emas mengalami serangkaian penurunan yang cukup tajam; sejak pekan lalu banyak pembaca yang menanyakan hal ini ke saya. Sebagian sudah saya response langsung, sebagian lain saya respon secara umum melalui tulisan ini.

Saya tidak membuat respon umum lebih awal tentang penurunan ini karena ingin mendahulukan tampilan dashboard harga Dinar dari serangkaian grafik mingguan, bulanan, tahunan dan sepuluh tahunan. Grafik-grafik ini saya pentingkan untuk didahulukan tampilnya karena dengan grafik ini pembaca dapat memperoleh wawasan yang lebih luas tentang posisi harga emas/Dinar saat ini.

Sebagai contoh, betul per pagi ini harga Dinar telah mengalami penurunan sampai 3.09% dibanding minggu lalu, atau 3.7 % dibandingkan sebulan lalu – namun kalau kita lihat jangka yang lebih panjang harga Dinar sekarang masih 22.33% dibandingkan dengan harga setahun lalu dan 279.67 % dibandingkan harga sepuluh tahun lalu !.

Ok, realitanya untuk jangka pendek harga emas dan otomatis Dinar saat ini lagi rendah-rendahnya. Pertanyaan pertama, “Mengapa Demikian ?” ; menurut saya setidaknya ada tiga penyebab untuk ini :

Pertama adalah karena emas secara umum di pasar international dihargai dalam US$, harga emas berbanding terbalik dengan kekuatan US$ . Hari-hari ini US$ lagi perkasa yang diindikasikan dari US$ Index mencapai 73.92.

Kedua adalah kaitanya dengan harga komoditi lainnya yang terutama terwakili dengan harga minyak mentah dunia. Sejak pekan lalu pula harga minyak mentah dunia turun, saat saya menulis artikel ini harga minyak mentah dunia berada pada angka US$ 118.47 per barrel.

Ketiga adalah situasi geopolitik dunia terutama terkait dengan perkembangan di Iran ; situasi yang lebih kondusif hari-hari ini ikut menurunkan kecemasan pasar terhadap harga-harga komoditi minyak dlsb.

Tiga hal tersebutlah yang sekali lagi menurut saya menjadi pendorong utama turunnya harga emas dan Dinar sejak pekan lalu.

Lantas pertanyaan selanjutnya adalah “Sampai Kapan ?” . Ini pertanyaan yang lebih sulit untuk dijawab karena tidak ada seorangpun yang tahu masa depan. Kalau berdasarkan statistik beberapa tahun terakhir seharusnya bulan ini sudah mulai naik lagi – lihat tulisan saya pekan lalu untuk ini. Jadi bisa-bisa saja emas naik kembali dalam satu dua bulan kedepan atau bahkan lebih cepat.

Namun saya bisa saja keliru, posisi harga emas dan Dinar yang rendah bisa saja berlangsung lebih lama dari yang dapat saya perikirakan melalui statistik.

Kalau toh yang terakhir ini yang terjadi; kita dapat melihatnya dari dua sudut pandang.

Dari sudut pandang penyebaran Dinar di masyarakat luas akan baik, karena Dinar akan murah cukup lama – selagi uang kertas masih berharga baik; ini menjadi kesempatan yang baik pula untuk menukarnya dengan Dinar.

Kedua dari sudut pandang investasi; emas ditimbang dengan emas sebenarnya bukan investasi karena harganya akan tetap. Emas ditimbang dengan Rupiah bisa dianggap investasi karena harganya bisa naik (tetapi tentu bisa juga turun).

Meskipun demikian berbeda dengan uang kertas yang nilainya bisa habis sama sekali seperti yang terjadi di Zimbabwe baru-baru ini – dalam sejarah manusia emas selalu tetap berharga; tidak pernah terjadi dalam sejarah manusia dimana emas menjadi barang yang tidak berharga. Jadi dengan daya beli riil yang stabil ‘investasi’ emas insyaallah juga tidak pernah keliru. Wallhu A’lam.

Disclaimer :

Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.

Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya.

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home