Update Harga Minyak Kaitannya Dengan Harga Emas...
Dalam tulisan saya hampir 2 bulan lalu tepatnya 19 Mei 2008 saya sudah bahas mengenai Gold Oil Ratio pada harga emas dan minyak saat itu.
Karena perkembangan harga minyak yang menggila akhir-akhir ini ( pagi ini pada angka US$ 144.13, lebih tinggi dibandingkan dengan harga dua bulan lalu yang berada pada US$ 125.65), maka rasanya saya perlu memperbarui tulisan saya sebelumnya tersebut.
Per pagi ini rata-rata Gold Oil Ratio (GOR) berada pada angka terendahnya yaitu 6.83; lebih rendah dari dua bulan lalu yang masih berada pada angka 7.15; jauh lebih rendah dari rata-rata sejak tahun 2000 yang berada pada angka 10.36 – dan tentu saja amat jauh dari rata-rata 40 tahun terakhir yang berada pada kisaran angka 15.
‘Ketertinggalan’ harga emas dari harga minyak ini yang oleh sebagian pengamat pasar dianggap akan menjadi pendorong naiknya harga emas secara luar biasa ketika harga emas kembali ‘normal’.
Ian Williams, Charteris Treasury Portfolio Managers dalam tulisannya yang dimuat di The Telegraph London pekan lalu misalnya, mengungkapkan bahwa harga emas bisa mencapai US$ 2,500/troy oz kalau dibiarkan menyesuaikan dengan tingkat inflasi. Artinya harga yang sekarang (pagi ini US$ 925/troy oz) menurutnya adalah harga yang kelewat rendah dibandingkan harga teoritis emas.
Ian William mendasarkan perhitungannya pada harga emas tertinggi tahun 1980 yang mencapai US$ 650/troy oz, kemudian di adjust dengan tingkat inflasi sekarang dibandingkan dengan tahun 1980.
Kalau saya gunakan pendekatan yang beberbeda, misalnya dengan menggunakan GOR rata-rata sejak tahun 2000 maka harga emas teoritis saat ini adalah 10.36xUS$ 144.13 = US$ 1493.20.
Sedangkan apbila kalau saya gunakan angka GOR rata-rata 40 tahun terakhir, maka harga emas secara teoritis saat ini adalah 15xUS$144.13 = US$ 2,161.95.
Waktulah yang akan membuktikan benar/salahnya perhitungan saya ataupun perhitungan Ian William. Wallahu A’lam.
Disclaimer :
Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.
Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya.
Karena perkembangan harga minyak yang menggila akhir-akhir ini ( pagi ini pada angka US$ 144.13, lebih tinggi dibandingkan dengan harga dua bulan lalu yang berada pada US$ 125.65), maka rasanya saya perlu memperbarui tulisan saya sebelumnya tersebut.
Per pagi ini rata-rata Gold Oil Ratio (GOR) berada pada angka terendahnya yaitu 6.83; lebih rendah dari dua bulan lalu yang masih berada pada angka 7.15; jauh lebih rendah dari rata-rata sejak tahun 2000 yang berada pada angka 10.36 – dan tentu saja amat jauh dari rata-rata 40 tahun terakhir yang berada pada kisaran angka 15.‘Ketertinggalan’ harga emas dari harga minyak ini yang oleh sebagian pengamat pasar dianggap akan menjadi pendorong naiknya harga emas secara luar biasa ketika harga emas kembali ‘normal’.
Ian Williams, Charteris Treasury Portfolio Managers dalam tulisannya yang dimuat di The Telegraph London pekan lalu misalnya, mengungkapkan bahwa harga emas bisa mencapai US$ 2,500/troy oz kalau dibiarkan menyesuaikan dengan tingkat inflasi. Artinya harga yang sekarang (pagi ini US$ 925/troy oz) menurutnya adalah harga yang kelewat rendah dibandingkan harga teoritis emas.
Ian William mendasarkan perhitungannya pada harga emas tertinggi tahun 1980 yang mencapai US$ 650/troy oz, kemudian di adjust dengan tingkat inflasi sekarang dibandingkan dengan tahun 1980.
Kalau saya gunakan pendekatan yang beberbeda, misalnya dengan menggunakan GOR rata-rata sejak tahun 2000 maka harga emas teoritis saat ini adalah 10.36xUS$ 144.13 = US$ 1493.20.
Sedangkan apbila kalau saya gunakan angka GOR rata-rata 40 tahun terakhir, maka harga emas secara teoritis saat ini adalah 15xUS$144.13 = US$ 2,161.95.
Waktulah yang akan membuktikan benar/salahnya perhitungan saya ataupun perhitungan Ian William. Wallahu A’lam.
Disclaimer :
Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.
Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya.
Labels: Gold Oil Ratio











1 Comments:
Pak selain GOR (Gold Oil Ratio), apakah ada analisa tentang SOR (Silver Oil Ratio) ?
Atau kalau mau drastis MIOR (Metal Index Oil Ratio)...kalau ternyata Oil terhadap Harga Metal Index naik, maka memang benar ada anomali terhadap harga emas yg tetap stagnan...sedangkan metal yg lain kecenderungan naik bersama dg Oil ....
wallahu alam
Sellbuydinar.blogspot
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home