Gold Dinar to
Buy Dinar etc.
 
Daftar Harga Gerai Dinar
   09 - Sep - 2010 Jam 18 : 30  
  (Rupiah/Unit)
Item Jual Beli
Dinar/Dirham
Dinar 1,566,520 1,503,859
Dirham 21,000 20,160
Emas *
24 K 362,989 348,470
22 K 332,740 312,776
20 K 302,491 278,292
18 K 272,242 245,018
   
*Diluar Biaya Cetak

Catatan:
1. Penjelasan Harga Emas/Dinar di Gerai Dinar

2. Jam Transaksi : 07:00 - 17:00 BBWI (Kecuali Hari Libur)

GoldCheck; Emas Pro Pastikan dan Produktifkan

Thursday, June 5, 2008

Likwiditas Dinar : Dimana Anda Bisa Menukarkan Dinar Anda …?

four layers Dinar Liquidity Pertanyaan yang paling sering muncul dari masyarakat yang baru mengenal atau membeli Dinar adalah dimana menukarnya kembali ke Rupiah bila dibutuhkan dananya. Berikut adalah jawaban yang hampir selalu saya berikan – tergantung apakah penanya puas dengan jawaban pendek atau jawaban panjang.

Kita tahu (lewat penjelasan sebelumnya) bahwa Dinar adalah emas 22 karat seberat 4.25 gram, yang di Indonesia diproduksi langsung oleh produsen emas paling terpercaya yaitu Unit Bisnis Logam Mulia – PT. Aneka Tambang, Tbk (BUMN). Jadi baik bendanya maupun siapa yang memproduksinya sangat dapat dipercaya.

Sejak ribuan tahun lalu sampai sekarang seluruh peradaban manusia di muka bumi mengakui tingginya nilai emas ini. Beda dengan uang kertas yang hanya berlaku di negara/wilayah tertentu dalam kurun waktu tertentu. Emas berlaku secara universal dan tidak mengenal istilah kadaluwarsa.

Karena sifatnya yang universal inilah emas/koin emas juga dahulu dipakai sebagai perbekalan dalam perjalanan perang, pengembaraan, da’wah dan perjalanan menuju negeri yang baru lainnya.

Dewasa inipun koin emas masih digunakan sebagai salah satu perbekalan survival kit bagi pilot tempur negara modern apabila mereka mulai perjalanan on mission -nya. Bekal mereka bukan uang kertas negaranya, melainkan koin emas yang bisa di -‘uang’-kan di manapun mereka mendarat atau tertembak jatuh.

Meskipun sifat koin emas yang universal tadi, tentu ada tempat-tempat terbaik untuk menjualnya. Berikut adalah urut-urutan tempat menjual terbaik apabila Anda membutuhkan uang kertas tunai dari Dinar Anda.

1) Sesama Pengguna : Karena tidak memerlukan biaya operasi, pajak dlsb. maka jual beli Dinar antar sesama pengguna adalah yang paling menguntungkan kedua belah pihak. Penjual dapat menikmati harga yang baik, pembeli pun dapat memperoleh Dinar dengan harga yang baik. Tepatnya berapa ? tergantung kesepakatan diantara keduanya – yang cukup sering terjadi sekitar pertengahan antara harga jual/beli Gerai Dinar.

2) Gerai Dinar : Karena secara resmi Gerai Dinar beroperasi dengan Ijin (SIUP) toko emas, maka GeraiDinar terkena peraturan perpajakan untuk toko emas – yaitu pajak netto 2% (pajak keluaran dikurangi pajak masukan). Pajak netto ini ikut menjadi factor dalam menentukan harga jual dan harga beli Gerai Dinar. Terdapat perbedaan harga 4 % antara harga jual dan harga beli Gerai Dinar . 2 % dipakai untuk alokasi pajak, dan 2 % untuk fee Gerai Dinar.

3) Logam Mulia : Bila sesama pengguna dan Gerai Dinar menghargai Dinar sebagai Dinar – termasuk ongkos-ongkos cetak/pengadaan dan unsur pajaknya; tidak demikian dengan Logam Mulia. Sebagai produsen Dinar mereka tentu mau membeli Dinar dari masyarakat kembali, tetapi karena kemungkinan Dinar tersebut akan dilebur kembali menjadi emas – maka ongkos cetak dan pajak yang merupakan komponen pembentuk harga awal Dinar tidak termasuk dalam harga pembelian kembali mereka.

4) Toko/Tukang Emas : Sama halnya dengan Logam Mulia; Toko atau tukang emas akan melihat Dinar sebagai emas biasa. Mereka akan bersedia membeli Dinar Emas karena melihat emasnya bukan karena bentuk Dinarnya. Dengan demikian ongkos pembuatan, pajak dan lain sebagainya tidak menjadi bagian dari perhitungan harga beli mereka.

Dengan urut-urtan tersebut, Insyaallah Anda akan selalu dapat meng-‘uang’-kan Dinar Anda dimanapun berada. Hanya akan lebih baik harganya apabila Anda meng-‘uang’-kannya ke sesama pengguna, atau kalau tidak ketemu ke Gerai Dinar/Agennya; nggak ketemu juga ke Logam Mulia ---baru alternatif terakhir ke toko atau tukang emas. Wallahu A’lam.

Labels:

2 Comments:

Blogger evron's diary said...

assalaamu'alaikum
1.pak Iqbal, ana mau tanya, kalo ga salah pernah dengar bahwa nilai 1 dinar = 10 dirham, benar ga pak?
padahal kalo kita rupiahkan nilai antara 1 dinar tidak setara dengan 10 dirham saat ini.
2. apakah benar bahwa toko emas biasa jika membeli dinar maka tidak menghitung nilai emas perkeping seberat 4.25 gr, melainkan hanya (22/24) karat X 4.25 gr X harga emas per gram?
mohon jawabannya ya pak, terimakasih banyak.
wassalaamu'alaikum.

June 21, 2008 9:07 AM  
Blogger M. Iqbal said...

Waalaykum salam Pak;

Nilai tukar Dinar terhadap Dirham memang berfluktuasi - bahkan ketika duni belum mengenal nilai tukar mengambang - Dinar vs Dirham inilah nilai tukar mengambang tersebut. Pernah 1 : 10 ( zaman nabi); pernah 1 : 12 zaman zaman sahabat dan tabi'in; sekarang dikisaran 1:32.

Tetapi berdasarkan trend sekarang dan juga kenyataan bahwa perak tidak bisa diproduksi independen dan berbagai penggunaan perak untuk kepentingan teknologi; memang trendnya naik lebih cepat. Artinya bukan tidak mungkin nantinya perbandingan Dirham akan kembali ke zaman nabi 1 : 10.

2) Toko emas pada umumnya membeli emas dalam bentuk appun, gelang, kalung dan juga Dinar - tidak memperhitungkan ongkos pembuatannya; karena mereke kemungkinan akan melebur menjadi bentuk perhiasan lainnya. Itulah sebabnya di tulisan ini saya buat urut-urutan penjualan Dinar yang harganya terbaik, mulai dari antar pengguna dan geraiDinar (karena keduanya memperhitungkan seluruh ongkos cetak dlsb), ke Logam Mulia baru alternatif terakhirnya ke Toko Emas.

June 23, 2008 7:38 AM  

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home