Gold Dinar to
ORDER FORM
 
Daftar Harga Gerai Dinar
   22 - Aug - 2008 Jam 01 : 00  
  (Rupiah/Unit)
Item Jual Beli
Dinar/Dirham
Dinar 1,143,670 1,097,923
Dirham 33,004 31,684
Emas *
24 K 265,008 254,407
22 K 242,924 228,348
20 K 220,840 203,173
18 K 198,756 178,880
   
*Diluar Biaya Cetak

Catatan:
1. Penjelasan Harga Emas/Dinar di Gerai Dinar

2. Jam Transaksi : 07:00 - 17:00 BBWI (Kecuali Hari Libur)

GoldCheck; Emas Pro Pastikan dan Produktifkan

Friday, June 27, 2008

Gejolak Mata Uang dan Kehancuran Riba...

Emas mencatatkan lonjakan tertinggi dalam perdagangan di New York Mercantile Exchange (NYMEX) kemarin, lonjakan ini mencapai US$ 32.8 /troy oz ; dari US$ 882.3 ke US$ 915.10.

Sama ketika bergejolak turun, gejolak naik inipun sebenarnya bukan didorong oleh sesuatu yang riil. Pasalnya adalah pengumuman the Fed sehari sebelumnya yang memicu kenaikan ini. Inti dari pengumuman the Fed tersebut sebenarnya datar-datar saja yaitu tidak merubah tingkat suku bunga-nya yang saat ini berada pada angka 2.0%.

Namun pasar menterjemahkan pesan yang datar tersebut sebagai kebimbangan yang sangat dari the Fed untuk memilih antara dua simalakama yaitu pilih resesi atau inflasi, keduanya menakutkan bagi pasar. Apabila the Fed menaikkan suku bunga, inflasi mungkin bisa sedikit di rem tetapi resesi akan serius mengancam.

Sebaliknya, apabila suku bunga diturunkan – maka inflasi yang sudah tinggi sekarang akan semakin menjadi-jadi. Harga minyak yang sudah selangit saat ini (US$ 138.8/barrel saat artikel ini saya tulis) akan terus melangit, demikian pula harga bahan pangan.

Dalam dua kebimbangan yang sangat tersebutlah langkah status quo mempertahankan tingkat bunga tetap pada tempatnya yang sekarang dipandang the Fed sebagai langkah yang paling aman bagi mereka sendiri, tetapi tidak bagi pasar dunia.

Bagi kita bukan naik turunnya sesaat harga emas – yang berarti juga harga Dinar – ini yang penting, selama ekonomi kita mengandalkan mekanisme bunga (baca : Riba , yang masih mengkikuti pola ekonomi ribawi ala barat) maka ekonomi kita akan selalu terombang-ambing antara satu kehancuran ke kehancuran yang lain.

Mengapa demikian ?, karena ini janji Allah : Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa. (QS 2 :276).

Kalau ayat yang inipun belum cukup, dan kita tidak juga segera meninggalkan system ribawi ini, maka beranikah kita berperang melawan Allah ? karena Allah sudah menyatakan perangnya dalam ayat : Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertobat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya. (QS 2: 279). Maha Benar Allah Dengan Segala FirmanNya.

Labels: ,

1 Comments:

Blogger Fahmi Idris said...

Assalamualaikum

Kejadian ini cerminan Teori Butterfly Effect, semakin cair dan turbulen kondisi keuangan dunia , maka semakin nyata efeknya....kepak kupu-kupu di Brazil dapat membuat Tornado di Texas....

gara-gara ucapan kepak kupu-kupnya Presiden OPEC Khelil bilang harga minyak bisa USD 170/barel akhir tahun ...maka di respon pasar Spekulan minyak yg memang sudah Turbulen ...menjadi perfect Storm harga Minyak....140.9 /barel

wasalam
sellbuydinar.blogspot

June 27, 2008 3:11 PM  

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home