Gold Dinar to
Buy Dinar etc.
 
Daftar Harga Gerai Dinar
   12 - Mar - 2010 Jam 06 : 30  
  (Rupiah/Unit)
Item Jual Beli
Dinar/Dirham
Dinar 1,412,820 1,356,307
Dirham 32,711 31,403
Emas *
24 K 327,374 314,279
22 K 300,093 282,088
20 K 272,812 250,987
18 K 245,531 220,978
   
*Diluar Biaya Cetak

Catatan:
1. Penjelasan Harga Emas/Dinar di Gerai Dinar

2. Jam Transaksi : 07:00 - 17:00 BBWI (Kecuali Hari Libur)

GoldCheck; Emas Pro Pastikan dan Produktifkan

Wednesday, April 30, 2008

Makna Emas Sebagai Timbangan Yang Adil...

Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan) .Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu . Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu . (QS Ar-Rakhman 7-9)


Hari-hari ini harga emas turun significant karena US$ yang masih terus menguat (pagi ini US$ Index berada pada 72.83) dan harga minyak mulai menurun ke angka US$ 115.4/barrel. Penurunan ini juga didorong oleh spekulasi hasil pertemuan para petinggi the Fed yang akan diumumkan malam ini waktu kita.

Sebagaimana saya tulis sebelumnya bahwa fluktuasi harga emas yang terus terjadi di pasar akan terus berlangsung, tetapi yang perlu diingat adalah fungsi emas sebagai alat ukur atau timbangan yang adil dalam bermuamalah akan terus terjaga.

Seperti yang diungkapkan ulama besar Imam Ghazali (1058 M—1111 M) dalam bukunya yang legendaris Ihya Ulumuddin bahwa Allah menciptakan emas dan perak agar keduanya menjadi ‘Hakim’ yang adil dalam memberikan nilai atau harga, dengan emas dan perak pula manusia bisa memperoleh barang-barang yang dibutuhkannya.

Allah-pun memerintahkan kita untuk menegakkan timbangan/keadilan antara lain seperti dalam ayat tersebut diatas, maka tidak mungkin Allah tidak membekali kita dengan sarananya. Dan dalam hal bermuamalah sarana apalagi yang lebih Adil selain emas ?.

Dari konteks timbangan yang adil inilah batasan fluktuasi harga emas bisa kita antisipasi sampai sejauh mana naik/turunnya. Harga emas bisa naik terus atau turun terus – tetapi harga satu Dinar akan tetap setara dengan satu ekor kambing seperti yang sudah terbukti selama lebih dari 14 Abad terakhir.

Jadi naiknya harga emas tidak akan menjadikannya satu Dinar setara dengan seekor sapi atau seekor unta. Demikian pula sebaliknya turunnya harga emas seperti yang sekarang sedang terjadi, tidak akan menjadikannya satu Dinar setara dengan seekor ayam atau sebutir telur.

Hal ini sangat berbeda dengan uang kertas; ketika nilainya hancur – bisa benar-benar hancur – sehingga uang kertas bisa-bisa saja turun nilainya tinggal fisiknya yang setara kayu bakar seperti yang terjadi di Jerman tahun 1923. Wallhu A’lam bi Showab.

Disclaimer :

Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.

Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya.

Labels: ,

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home