Gold Dinar to
Buy Dinar etc.
 
Daftar Harga Gerai Dinar
   09 - Feb - 2010 Jam 18 : 30  
  (Rupiah/Unit)
Item Jual Beli
Dinar/Dirham
Dinar 1,401,660 1,345,594
Dirham 32,969 31,650
Emas *
24 K 324,788 311,797
22 K 297,723 279,859
20 K 270,657 249,004
18 K 243,591 219,232
   
*Diluar Biaya Cetak

Catatan:
1. Penjelasan Harga Emas/Dinar di Gerai Dinar

2. Jam Transaksi : 07:00 - 17:00 BBWI (Kecuali Hari Libur)

GoldCheck; Emas Pro Pastikan dan Produktifkan

Monday, April 21, 2008

Dow/Gold Ratio – Cara Lain Untuk Melihat Nilai Investasi Emas/Dinar Anda...

Dalam berbagai kesempatan saya sering mendapatkan pertanyaan seputar investasi di saham; penjelasan saya mungkin subjektif tetapi memang saya secara pribadi menghentikan investasi di Saham sejak 10 tahun yang lalu ketika terjadi krisis moneter di Indonesia.

Investasi di saham – masih terlalu sulit bagi kita-kita yang awam di bidang per-sahaman. Belakangan memang ada cara lain yang lebih mudah yaitu menggunakan reksa dana, Tahun lalu saya-pun hampir tergiur juga tetapi tidak saya teruskan karena tidak terlalu mudah untuk memilih reksadana yang mana.

Dari belasan reksa dana yang saya review tahun lalu saya hanya menemukan satu reksa dana yang kinerjanya melebihi appresiasi emas terhadap Rupiah dalam lima tahun terakhir.

Ada cara lain yang lebih baku dalam membandingkan kinerja saham dengan emas, cara ini sudah sangat luas diketahui dan dipakai di dunia yaitu menggunakan apa yang disebut Dow/Gold Ratio sebut saja DGR untuk mudahnya. DGR membandingkan harga saham-saham di Dow dengan harga Emas, atau dengan cara lain menghitung berapa ounces emas dibutuhkan untuk membeli satu saham-saham Dow. DGR diperkenalkan karena memang diakui secara luas bahwa sebenarnya emas-lah satu-satunya timbangan (uang) yang tidak bias sepanjang sejarah peradaban manusia.

Sebagai contoh apabila Dow pada angka 10,000 dan emas US$ 500/troy oz maka DGR = 20. Pagi ini Dow berada pada kisaran angka 12850 dan emas berada pada US$ 920/troy oz. Jadi DGR=13.96, lebih rendah ketimbang angka GDR diawal terjadinya Great Deppression 1929 (DGR saat itu 18.4) dan the 1966 Financial Crisis (GDR saat itu =27.9).

Grafik disamping menunjukkan trend penurunan DGR terus menerus sejak tahun 2001; artinya apa ? artinya dengan jumlah emas yang sama kita bisa membeli jumlah saham yang semakin banyak – atau sebaliknya, dengan jumlah saham yang sama apabila ditukar dengan emas akan mendapatkan jumlah emas yang semakin sedikit.

Makna kedua adalah, apabila kita percayai bahwa emaslah yang nilainya stabil (sebenarnya diakui atau tidak pelaku ekonomi dunia mengakui keadilan timbangan emas ini – kalau tidak mengapa mereka repot-repot memperkenalkan DGR) , maka kita tahu bahwa untuk rata-rata pasar , apabila Anda memiliki saham, portfolio saham Anda saat ini nilai sebenarnya mungkin jauh lebih rendah dari yang Anda duga.

Dow/Gold Ratio memang bukan untuk mengukur saham yang ada di Indondonesia Stock Exchange (IDX), tetapi kita tahu bahwa IHSH di IDX-pun sangat dipengaruhi oleh gerakan pasar saham Global. Jadi seandainya DGR kita buat pula untuk saham-saham yang ada di IDX, maka hasilnya tidak akan jauh berbeda dengan yang terjadi di pasar lain di Dunia.
Dengan mengatakan ini, tidak berarti juga bahwa seluruh investasi di bursa saham akan memberikan hasil yang lebih buruk daripada emas, mungkin-mungkin saja Anda beruntung memilih saham atau reksa dana yang sangat baik sehingga bisa mengungguli emas. Tetapi untuk ini, Anda perlu memiliki proefsionlisme da pengalaman yang sangat baik atau Anda sangat beruntung.

Sedangkan investasi emas, nenek-nenek kitapun melakukannya dengan aman sejak zaman baheula , kita yang hidup di zaman sekarang tentu akan dengan mudah bisa mengikutinya dengan baik dan dengan cara yang sangat modern – karena informasi harga emas bisa kita peroleh kapan saja dimana saja for free – seperti yang kita sajikan di blog ini. Wallahu A’lam.


Disclaimer :

Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.

Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya.

Labels: , , ,

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home