Dalam Jangka Panjang Dollar Akan Terus Melemah dan Emas Akan Terus Naik… (Tulisan 1 dari Insyallah 4 tulisan)
Ketika minggu lalu saya menulis persepsi yang mempengaruhi naik turunnya Dollar sesaat, saya menjanjikan akan menulis alasan yang lebih bersifat fundamental yang mempengaruhi trend daya beli Dollar terhadap emas. Perlu waktu beberapa hari untuk saya mengumpulkan referensi yang bisa diandalkan sehingga tulisan saya bisa dipertanggung jawabkan.
Alhamdulillah pencarian saya tidak sia-sia, karena setidaknya saya menemukan 12 alasan yang mendukung hipotesa saya bahwa Dollar akan jatuh - dan juga seluruh mata uang kertas lainnya yang tidak bisa dipisahkan dari system keuangan dunia yang didominasi oleh Dollar.
Berikut adalah ringkasan 3 dari 12 hal yang akan menghancurkan US Dollar dari dalam mereka sendiri. Sembilan yang lain masih perlu saya dalami dan cari supporting datanya agar saya tidak salah ngomong; pada waktunya insyaallah akan saya share 9 alasan lainnya.
1) The federal government’s fiscal exposures yaitu kewajiban/hutang langsung maupun tidak langsung pemerintah Federal Amerika terus membengkak sejak tahun 2000. Fiscal exposure ini ‘hanya’ US$ 20 trilyun tahun 2000; membengkak menjadi US$ 46 trilyun tahun 2005 ; dan membengkak lagi menjadi US$ 53 trilyun tahun 2007. Jadi kalau Anda warga negara Amerika, maka setiap diri Anda berhutang US$ 156,000 tahun 2005; dan membengkak menjadi US$ 175,000 tahun 2007 lalu. Apakah ini bukan gejala kehancuran ? Anda bisa telusuri sendiri datanya dari sumber resmi di link yang saya berikan tersebut. Anda tidak perlu ragu tentang data ini, karena sumbernya dapat dipercaya. Salah satunya malah pernyataan dari United States Government Accountability Office yaitu berupa surat dari Comptroller General of United States kepada Presiden Amerika – yang mengingatkan situasi yang tidak mengenakkan ini.
2) Apakah orang bisa menjadi tambah kaya dengan menambah hutang ?; yang ada malah sebaliknya – orang yang dari waktu kewaktu bertambah hutangnya – dia akan menuju kebangkrutan. Bagi kita umat Islam bahkan dianjurkan melalui doa yang matsur untuk berdoa pagi petang – agar dijauhkan dari lilitan hutang. Lagi-lagi di Amerika; random survey dari sekitar 3 juta konsumen Amerika, 51%-nya memiliki minimal 2 kartu kredit dan sekitar 14% memiliki lebih dari 10 kartu kredit. Dari yang memiliki 10 kartu kredit ini – mereka menggunakan lebih dari separuh masing-masing limit. Yang mengkawatirkan lagi, ternyata kartu kredit mereka bukan digunakan untuk keperluan darurat, tetapi untuk menutupi kebutuhan sehari-hari. Kersimpulan dari riset ini adalah dalam dua tahun terakhir warga negara Amerika lebih banyak menambah hutangnya dibandingkan waktu-waktu yang lampau.
3) Ketergantungan Amerika Serikat terhadap supply minyak dunia makin besar. Produksi minyak mereka menurun, Impor minyak makin hari makin membengkak tidak dibarengi dengan export secara memadai untuk membelinya. Saat ini 75% konsumsi minyak Amerika adalah Impor. Lihat grafik yang mencemaskan terlampir. Ketergantungan terhadap minyak impor inilah yang mendorong politik luar negeri mereka terhadap Negara-negara penghasil minyak. Dari sini pula kita bisa mudah paham inyaallah betapa kawatirnya mereka terhadap kenaikan harga minyak Dunia.
Dari tiga hal tersebut diatas, insyaallah kita dapat memahami akan kemana kira-kira ekonomi Amerika yang berarti juga US Dollar. Sedangkan US$ bergerak berlawanan arah dengan harga Emas atau Dinar; jadi bisa perkirakan akan kemana harga emas/Dinar kedepan.
Agar Anda tidak bingung; dalam jangka pendek bisa saja US$ menguat yang berarti harga emas dan Dinar menurun seperti yang terjadi dalam dua pekan terakhir; tetapi alasan-alasan yang lebih fundamental seperti 3 butir yang saya uraikan diatas-lah yang akan lebih dominan mempengaruhi daya beli US Dollar dalam jangka menengah dan panjang.
Sebagai upaya manusia biasa, tentu kajian untuk masa depan seperti ini bisa jadi salah karena hanya Allah-lah yang tahu apa yang belum terjadi. Namun mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan paceklik dimasa depan, juga dicontohkan dalam Al-Qur'an yaitu di Surat Yusuf 47-48 yang bahasannya saya muat di artikel tanggal 25 Desember 2007. Wallahu A'lam
Alhamdulillah pencarian saya tidak sia-sia, karena setidaknya saya menemukan 12 alasan yang mendukung hipotesa saya bahwa Dollar akan jatuh - dan juga seluruh mata uang kertas lainnya yang tidak bisa dipisahkan dari system keuangan dunia yang didominasi oleh Dollar.
Berikut adalah ringkasan 3 dari 12 hal yang akan menghancurkan US Dollar dari dalam mereka sendiri. Sembilan yang lain masih perlu saya dalami dan cari supporting datanya agar saya tidak salah ngomong; pada waktunya insyaallah akan saya share 9 alasan lainnya.
1) The federal government’s fiscal exposures yaitu kewajiban/hutang langsung maupun tidak langsung pemerintah Federal Amerika terus membengkak sejak tahun 2000. Fiscal exposure ini ‘hanya’ US$ 20 trilyun tahun 2000; membengkak menjadi US$ 46 trilyun tahun 2005 ; dan membengkak lagi menjadi US$ 53 trilyun tahun 2007. Jadi kalau Anda warga negara Amerika, maka setiap diri Anda berhutang US$ 156,000 tahun 2005; dan membengkak menjadi US$ 175,000 tahun 2007 lalu. Apakah ini bukan gejala kehancuran ? Anda bisa telusuri sendiri datanya dari sumber resmi di link yang saya berikan tersebut. Anda tidak perlu ragu tentang data ini, karena sumbernya dapat dipercaya. Salah satunya malah pernyataan dari United States Government Accountability Office yaitu berupa surat dari Comptroller General of United States kepada Presiden Amerika – yang mengingatkan situasi yang tidak mengenakkan ini.
2) Apakah orang bisa menjadi tambah kaya dengan menambah hutang ?; yang ada malah sebaliknya – orang yang dari waktu kewaktu bertambah hutangnya – dia akan menuju kebangkrutan. Bagi kita umat Islam bahkan dianjurkan melalui doa yang matsur untuk berdoa pagi petang – agar dijauhkan dari lilitan hutang. Lagi-lagi di Amerika; random survey dari sekitar 3 juta konsumen Amerika, 51%-nya memiliki minimal 2 kartu kredit dan sekitar 14% memiliki lebih dari 10 kartu kredit. Dari yang memiliki 10 kartu kredit ini – mereka menggunakan lebih dari separuh masing-masing limit. Yang mengkawatirkan lagi, ternyata kartu kredit mereka bukan digunakan untuk keperluan darurat, tetapi untuk menutupi kebutuhan sehari-hari. Kersimpulan dari riset ini adalah dalam dua tahun terakhir warga negara Amerika lebih banyak menambah hutangnya dibandingkan waktu-waktu yang lampau.
3) Ketergantungan Amerika Serikat terhadap supply minyak dunia makin besar. Produksi minyak mereka menurun, Impor minyak makin hari makin membengkak tidak dibarengi dengan export secara memadai untuk membelinya. Saat ini 75% konsumsi minyak Amerika adalah Impor. Lihat grafik yang mencemaskan terlampir. Ketergantungan terhadap minyak impor inilah yang mendorong politik luar negeri mereka terhadap Negara-negara penghasil minyak. Dari sini pula kita bisa mudah paham inyaallah betapa kawatirnya mereka terhadap kenaikan harga minyak Dunia.Dari tiga hal tersebut diatas, insyaallah kita dapat memahami akan kemana kira-kira ekonomi Amerika yang berarti juga US Dollar. Sedangkan US$ bergerak berlawanan arah dengan harga Emas atau Dinar; jadi bisa perkirakan akan kemana harga emas/Dinar kedepan.
Agar Anda tidak bingung; dalam jangka pendek bisa saja US$ menguat yang berarti harga emas dan Dinar menurun seperti yang terjadi dalam dua pekan terakhir; tetapi alasan-alasan yang lebih fundamental seperti 3 butir yang saya uraikan diatas-lah yang akan lebih dominan mempengaruhi daya beli US Dollar dalam jangka menengah dan panjang.
Sebagai upaya manusia biasa, tentu kajian untuk masa depan seperti ini bisa jadi salah karena hanya Allah-lah yang tahu apa yang belum terjadi. Namun mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan paceklik dimasa depan, juga dicontohkan dalam Al-Qur'an yaitu di Surat Yusuf 47-48 yang bahasannya saya muat di artikel tanggal 25 Desember 2007. Wallahu A'lam
Labels: Debt, fiscal exposures, Foreign Debt, Oil Consumption, Oil Production, US$










1 Comments:
Ass Wr Wb P
Pak saya prediksi Guncangan ekonominya akan terlalu besar buat negara berkembang....hari ini saja di lansir ANTARA ...sbg preliminary Goncangan Global ada 5 jt org Nganggur...bayangkan ?
Jika berlanjut goncangan turbulen ini maka guncangan kelaparan menyusul.. seiring menurunya daya beli..rakyat...
Sistem ekonomi Dajjal/pembohong besar mulai menunjukan wajah yg sebenarnya yg asli...
Wasalam
Sellbuydinar.blogspot.com
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home