Harga Minyak Mungkin Masih Akan Turun...
Dalam tulisan sebelumnya antara lain tanggal 9 Maret 2008 , saya menyajikan betapa erat kaitan antara naik turunnya emas dengan naik turunnya harga komoditi utama khususnya minyak.
Hari-hari ini harga minyak kemungkinan masih akan turun – sehingga demikian pula dengan harga emas. Pemicu penurunan harga minyak ini antara lain adalah hal-hal berikut ;
1) Negara pengkonsumsi energi terbesar dunia yaitu Amerika Serikat mengalamai penurunan pertumbuhan ekonomi, sehingga kebutuhan energinya juga turun. Laporan terakhir akhir pekan lalu menunjukkan tingkat konsumsi ini selama empat pekan terakhir turun 3.2% dibanding periode yang sama tahun lalu.
2) Timbunan stok minyak Amerika Serikat lagi tinggi-tingginya; selama tahun ini saja diperkirakan mereka berhasil menambah timbunannya sebesar 1.5 juta barrel menjadi sekitar 311.8 juta barrel.
3) Pernyataan dari King Abdullah – Arab Saudi Ahad lalu bahwa Arab Saudi akan bekerjasama dengan negara-negara OPEC maupun penghasil minyak diluar OPEC untuk menjamin kecukupan minyak dunia dalam upaya menghindari spekulasi yang merusak. Pernyataan ini dikeluarkan King Abdullah sehari setelah kunjungan wakil presiden Amerika Serikat Dick Cheney.
Bagi kita semua, penurunan harga minyak ini akan baik karena harga kebutuhan pokok kita sehari-hari juga sangat dipengaruhi harga minyak ini. Jadi kita berharap mudah-mudahan berlanjut sehingga beban biaya hidup kita berkurang.
Bagi penyebar luasan Dinar hal ini juga baik karena Dinar akan semakin terjangkau; saya melihat ada kenaikan pembelian Dinar beberapa hari terakhir sejak harga mengalami penurunan yang significant.
Yang sementara ini terkesan ‘rugi’ adalah bagi yang mulai membelinya pada saat harga tinggi khususnya dua minggu lalu; insyaallah tidak perlu kawatir karena Anda bisa perhatikan di grafik harga emas setahun terakhir, sepuluh tahun terakhir bahkan empat puluh tahun terakhir yang terus cenderung naik.
Jadi penurunan harga minyak, dan penurunan harga emas ini akan bersifat sementara, bisa seminggu- dua minggu, sebulan dua bulan, lalu selanjutnya harga minyak akan naik kembali mengikuti trend utamanya yaitu naik.
Demikian pula dengan emas, penurunan yang sifatnya sementara ini dapat kita manfaatkan secara optimal untuk menyebar luaskan Dinar ke masayarakat – sebelum harga emas akan kembali ke trend utamanya yang cenderung naik terus dalam rentang waktu yang panjang. Wallahu A’lam.
Hari-hari ini harga minyak kemungkinan masih akan turun – sehingga demikian pula dengan harga emas. Pemicu penurunan harga minyak ini antara lain adalah hal-hal berikut ;
1) Negara pengkonsumsi energi terbesar dunia yaitu Amerika Serikat mengalamai penurunan pertumbuhan ekonomi, sehingga kebutuhan energinya juga turun. Laporan terakhir akhir pekan lalu menunjukkan tingkat konsumsi ini selama empat pekan terakhir turun 3.2% dibanding periode yang sama tahun lalu.
2) Timbunan stok minyak Amerika Serikat lagi tinggi-tingginya; selama tahun ini saja diperkirakan mereka berhasil menambah timbunannya sebesar 1.5 juta barrel menjadi sekitar 311.8 juta barrel.
3) Pernyataan dari King Abdullah – Arab Saudi Ahad lalu bahwa Arab Saudi akan bekerjasama dengan negara-negara OPEC maupun penghasil minyak diluar OPEC untuk menjamin kecukupan minyak dunia dalam upaya menghindari spekulasi yang merusak. Pernyataan ini dikeluarkan King Abdullah sehari setelah kunjungan wakil presiden Amerika Serikat Dick Cheney.
Bagi kita semua, penurunan harga minyak ini akan baik karena harga kebutuhan pokok kita sehari-hari juga sangat dipengaruhi harga minyak ini. Jadi kita berharap mudah-mudahan berlanjut sehingga beban biaya hidup kita berkurang.
Bagi penyebar luasan Dinar hal ini juga baik karena Dinar akan semakin terjangkau; saya melihat ada kenaikan pembelian Dinar beberapa hari terakhir sejak harga mengalami penurunan yang significant.
Yang sementara ini terkesan ‘rugi’ adalah bagi yang mulai membelinya pada saat harga tinggi khususnya dua minggu lalu; insyaallah tidak perlu kawatir karena Anda bisa perhatikan di grafik harga emas setahun terakhir, sepuluh tahun terakhir bahkan empat puluh tahun terakhir yang terus cenderung naik.
Jadi penurunan harga minyak, dan penurunan harga emas ini akan bersifat sementara, bisa seminggu- dua minggu, sebulan dua bulan, lalu selanjutnya harga minyak akan naik kembali mengikuti trend utamanya yaitu naik.
Demikian pula dengan emas, penurunan yang sifatnya sementara ini dapat kita manfaatkan secara optimal untuk menyebar luaskan Dinar ke masayarakat – sebelum harga emas akan kembali ke trend utamanya yang cenderung naik terus dalam rentang waktu yang panjang. Wallahu A’lam.
Labels: Arab Saudi, Harga Minyak, OPEC















1 Comments:
Ass Pak
Pak menurut pendapat Bapak bagaimana jika ternyata kebijakan USA kali ini gagal lagi menahan laju merosotnya dollar ? jikalau skenarionya mereka ternyata akhirnya kembali ke Gold Standard, maka akan terjadi crash terhadap pemegang Dollar, pasar Finansial(forex,treasury dll) bisa kacau balau luar biasa...
...terutama negara2 yg tidak punya Sumber daya Alam yang dapat di jual belikan dg medium Gold standard ini...?
Negara2 Tim-Teng dg Minyaknya dapat aman-aman saja
Negara2 maju mungkin dapat bertahan dg High teknologinya yg dapat di barter...tapi kalau negara2 Afrika Sub sahara..akan berat sekali
Wasalam
Sellbuydinar.blogspot
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home