Kinerja Dinar Sepanjang January 2008
Bulan Januari 2008 yang baru kita lewati merupakan bulan yang luar biasa bagi kinerja Dinar terhadap Dollar Amerika. Dinar mengalami kenaikan nilai yang mencapai 11 % dan merupakan kenaikan tertinggi sejak terjadinya gejolak yang sama di bulan April 2006. Dengan kenaikan yang sangat tinggi ini secara keseluruhan Dinar mengalami kenaikan 42 % selama 12 bulan terakhir.Sekali lagi, ini bukan karena harga emasnya yang bergejolak, melainkan harga referensinya yaitu utamanya US Dollar yang terus mengalami penurunan. Di bulan Januari 2008 saja The Fed – pihak yang berwenang meng-kotak-katik nilai uang di Amerika menurunkan suku bunganya sampai dua kali. Pertama di awal minggu ke empat sebesar 0.75% kemudian akhir bulan 0.50%. Nilai Dollar juga turiun 1.8% terhadap enam mata uang besar lainnya.
Sepanjang tahun ini kemungkinan besar nilai Dollar Amerika masih akan terus turun – atau paling tidak di persepsikan akan turun – karena pemerintah Amerika harus terus memilih antara resesi atau inflasi, dan yang selama ini selalu dipilih adalah inflasi. Seluruh kebijakan The Fed tersebut diatas menunjukkan hal ini.
Meskipun dalam jangka panjang dan jangka menengah-pun saya yakin Dinar akan terus menguat secara significant terhadap seluruh mata uang kertas, saya juga ingin sekali lagi mengingatkan saya dan pembaca untuk tidak berspekulasi akan hal ini. Kalau dasar kita pindah ke Dinar adalah spekulasi nilai, maka kita bisa menyesal – karena dalam jangka pendek bisa saja nilainya turun – dan ini selalu terjadi.
Kalau niat kita pindah ke Dinar adalah untuk pindah dari uang yang tidak adil ke uang yang adil sepanjang zaman; untuk membangun ketahanan ekonomi kita dari tindakan orang jahat yang mempermainkan nilai uang kertas – maka insyaallah kita tidak akan pernah sesali langkah kita tersebut. Wallahu A’lam bi Showab.















0 Comments:
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home